5 Fakta yang Menegaskan Juventus Bakal dengan Gampang Menghancurkan Ferencvaros

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Juventus akan bersua Ferencvaros pada matchday ketiga Grup G Liga Champions 2020-2021 di Puskas Arena, Hungaria, Kamis (5/11/2020) dini hari WIB. Tim berjulukan I Bianconeri itu diprediksi bakal menang mudah atas tuan rumah. Apa alasannya?

Ada sejumlah faktor mengapa Juventus pantas diunggulkan untuk memenangkan pertandingan meski laga bakal berlangsung di markas lawan. Salah satu faktornya adalah kembalinya Cristiano Ronaldo.

Pemain asal Portugal itu sudah bisa diturunkan oleh Juventus setelah absen pada matchday kedua kontra Barcelona karena ia terpapar COVID-19. Tanpa Ronaldo, Si Nyonya Tua dipaksa menyerah 0-2.

Selain kembalinya Ronaldo, Ferencvaros juga belum mendapatkan penampilan terbaik di Liga Champions musim ini. Mereka nyaris kalah di kandang sendiri dari Dynamo Kiev pekan lalu sebelum Franck Boli menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-90.

Berikut 5 alasan Juventus akan menang mudah lawan Ferencvaros.

Cristiano Ronaldo

5. Juventus - Bianconeri merupakan klub yang paling sering dibobol Cristiano Ronaldo di Liga Champions. Dari tujuh pertandingan melawan Si Nyonya Tua, Ronaldo berhasil mencetak 10 gol. (AP/Gregorio Borgia)
5. Juventus - Bianconeri merupakan klub yang paling sering dibobol Cristiano Ronaldo di Liga Champions. Dari tujuh pertandingan melawan Si Nyonya Tua, Ronaldo berhasil mencetak 10 gol. (AP/Gregorio Borgia)

Kembalinya Cristiano Ronaldo ke dalam tim memang sangat terasa. Akhir pekan kemarin, Juventus berhasil mengalahkan Spezia pada laga lanjutan Serie A 2020/21 dengan skor telak 4-1, dan Ronaldo langsung mencetak brace alias dua gol.

Tanpa Ronaldo, Juventus seperti kehilangan taringannya. Mereka ditahan imbang Verona 1-1 pada laga lanjutan Serie A, dan kalah 0-2 dari Barcelona pada matchday kedua Grup G Liga Champions di kandang sendiri.

Dengan bisa bermainnya Ronaldo, peluang Juventus untuk mengalahkan Ferencvaros lebih besar. Mantan pemain Manchester United dan Real Madrid itu bisa jadi penentu kemenangan Juventus atas tim asal Hungaria tersebut.

Tren Kebangkitan

Para pemain Juventus melakukan pemanasan dalam sesi latihan di 'Juventus Training Center' di Turin (3/11/2020). Juventus akan bertanding melawan Ferencvaros pada Grup G Liga Champions di Puskas Arena. (AFP/Marco Bertorello)
Para pemain Juventus melakukan pemanasan dalam sesi latihan di 'Juventus Training Center' di Turin (3/11/2020). Juventus akan bertanding melawan Ferencvaros pada Grup G Liga Champions di Puskas Arena. (AFP/Marco Bertorello)

Setelah mengalami dua hasil buruk, yaitu seri dengan Verona (1-1) dan kalah dari Barcelona (0-2), Juventus mulai bangkit dan kembali ke jalur kemenangan. Akhir pekan kemarin, tim asuhan Andrea Pirlo berhasil menang telak 4-1 atas Spezia di kandang lawan.

Kemenangan itu tentu memulihkan kepercayaan diri para pemain Juventus. Kini, mereka telah kembali siap meraih kemenangan demi kemenangan lainnya.

Apalagi, kemenangan atas Ferencvaros tentu akan berefek besar. Pasalnya, kemenangan ini diraih di ajang Liga Champions.

Ambisi Memimpin Klasemen

Cristiano Ronaldo melepaskan tendangan penalti saat Juventus mengalahkan Lazio 2-1 pada pekan ke-34 Liga Italia di Allianz Stadium, Selasa (21/7/2020) dini hari WIB.(Marco Alpozzi/LaPresse via AP)
Cristiano Ronaldo melepaskan tendangan penalti saat Juventus mengalahkan Lazio 2-1 pada pekan ke-34 Liga Italia di Allianz Stadium, Selasa (21/7/2020) dini hari WIB.(Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Juventus saat ini menempati posisi dua klasemen sementara Grup G dengan nilai tiga. Jawara Serie A 2019/20 tersebut terpaut tiga poin dari pimpinan klasemen sementara, Barcelona.

Dengan sisa empat laga, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Juventus tentu harus bisa mengamankan poin penuh dalam setiap laga sisa di Grup G jika ingin lolos ke fase knock out.

Lolos ke fase knock out tentu jadi harga mati bagi Juventus. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan masih berambisi untuk mengangkat trofi si 'Kuping Besar' pada musim ini.

Kubu Lawan Tengah Terpuruk

Presiden Juventus, Andrea Agnelli dan Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, memantau sesi latihan jelang laga Liga Champions di Turin, Selasa (27/20/2020). Juventus akan berhadapan dengan Barcelona. AFP/Marco Bertorello)
Presiden Juventus, Andrea Agnelli dan Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, memantau sesi latihan jelang laga Liga Champions di Turin, Selasa (27/20/2020). Juventus akan berhadapan dengan Barcelona. AFP/Marco Bertorello)

Lawan Juventus, Ferencvaros sedang dalam penampilan yang tidak terlalu bagus dalam empat laga terakhir. Tim asuhan Serhiy Rebrov itu hanya meraih kemenangan sekali, dua kali imbang, dan sisanya kalah.

Bahkan di ajang Liga Champions, Somalia dan kawan-kawan belum mampu meraih kemenangan. Setelah dibantai Barcelona 1-5 pada laga perdana, mereka ditahan imbang 2-2 oleh Dynamo Kiev di kandang sendiri.

Hasil yang didapat Ferencvaros tentu harus dimanfaatkan Juventus. Apalagi, I Bianconeri juga butuh tambahan poin penuh untuk menyegel satu tempat di babak knock out.

Pembuktian Pirlo

Pelatih Juventus, Andrea Pirlo menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan Hellas Verona pada pertandigan lanjutan Liga Serie A Italia di Allianz Stadium di Turin (25/10/2020). Juventus bermain imbang 1-1 atas Verona. (AFP/Marco Bertorello)
Pelatih Juventus, Andrea Pirlo menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan Hellas Verona pada pertandigan lanjutan Liga Serie A Italia di Allianz Stadium di Turin (25/10/2020). Juventus bermain imbang 1-1 atas Verona. (AFP/Marco Bertorello)

Allenatore Juventus, Andrea Pirlo bisa menjadikan laga ini sebagai momen pembuktian dirinya pantas menangani Juventus. Kemenangan atas Ferencvaros tentu bisa membuka jalan timnya lolos ke fase knock out.

Setelah tampil inkonsisten di Serie-A, Pirlo bisa menjadikan ajang Liga Champions sebagai arena pembuktian kapasitasnya sebagai juru taktik Juventus. Jika kalah, tentu ambisi I Bianconeri untuk merengkuh trofi si kuping besar pada musim ini bisa terancam.

Hal itu tentu tidak diinginkan Pirlo. Setelah membawa Juventus juara Serie-A musim lalu, ia pasti ingin memboyong trofi Liga Champions ke Turin, hal yang tidak bisa dilakukan beberapa pendahulunya seperti Maurizio Sarri hingga Massimiliano Allegri.

Sumber asli: Berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Fitri Apriani, Published 4/11/2020)

Video