5 Fakta yang Menegaskan Piala Eropa 2020 Spesial

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Euro 2020 yang tertunda penyelenggaraannya selama setahun karena pandemi corona mulai berputar. Sajian laga pembuka mempertemukan Turki versus Italia pada babak penyisihan Grup A di Stadion Olimpico, Roma, Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB. Selanjutnya, rentetan duel-duel seru penyisihan bakal tersaji.

Pesta sepak bola Eropa itu baru bisa digelar tahun ini karena tantangan global pandemi COVID-19. Dalam penyelenggaraannya juga diterapkan protokol kesehatan (protkes) yang ketat.

Euro 2020 pastinya sayang untuk dilewatkan. Sebab, ada banyak alasan mengapa tidak boleh sampai ketinggalan mengikuti turnamen ini.

Berikut setidaknya lima alasan mengapa kamu tidak boleh melewatkan Euro 2020. Beragam alasan ini Bola.net rangkum dari berbagai sumber:

Melibatkan 24 Kontestan, Persaingan Makin Sengit

Logo Piala Eropa 2020 terlihat di sebelah pintu masuk Markas UEFA, Nyon, Swiss, Selasa (17/3/2020). Penundaan Piala Eropa 2020 oleh UEFA dilakukan agar liga-liga di Eropa bisa merampungkan kompetisi di tengah pandemi virus corona COVID-19. (Jean-Christophe Bott/Keystone via AP)
Logo Piala Eropa 2020 terlihat di sebelah pintu masuk Markas UEFA, Nyon, Swiss, Selasa (17/3/2020). Penundaan Piala Eropa 2020 oleh UEFA dilakukan agar liga-liga di Eropa bisa merampungkan kompetisi di tengah pandemi virus corona COVID-19. (Jean-Christophe Bott/Keystone via AP)

Ini merupakan kali kedua Piala Eropa diselenggarakan dengan 24 negara peserta. Edisi pertamanya pada 2016, dan berlangsung di Prancis.

Sebelum diputuskan diikuti 24 negara, UEFA menggelar Piala Eropa dengan 16 peserta. Euro 2012 di Ukraina dan Polandia jadi edisi terakhir yang digelar dengan 16 tim.

Perubahan jumlah negara peserta ini dilakukan agar persaingan menjadi lebih sengit. Selain itu juga memperbesar peluang negara-negara kecil di Benua Biru untuk bisa lolos ke Piala Eropa.

Imbasnya, persaingan menjadi lebih sengit dan dramatis. Sebab, jumlah pertandingan yang ada di turnamen ini bertambah.

Meski begitu, format turnamen tetap fase grup, kemudian 16 besar, perempat final, semifinal, dan final. Pada edisi pertama Piala Eropa yang diikuti 24 negara, Portugal keluar sebagai juara.

Pesta Akbar yang Tertunda

Piala Eropa 2020 (UEFA)
Piala Eropa 2020 (UEFA)

Penundaan Euro 2020 selama satu tahun membuat pencinta sepak bola Eropa menjadi tidak sabar untuk menonton turnamen ini. Penggemar dibuat penasaran dengan persaingan yang akan terjadi.

Apalagi, undian grup Euro 2020 sudah selesai dilakukan pada 30 November 2019. Itu artinya, fans berbagai timnas peserta sudah tahu bakal satu grup dengan siapa, dan penasaran menantikan pertandingan seru yang bakal tersaji.

Dalam penyelenggaraan Euro 2020 ini, penonton sudah boleh masuk ke stadion. Tapi, ada limitasi jumlah, dan ditetapkan berbeda-beda di setiap venue.

Namun jangan khawatir karena semua pertandingan bakal bisa dinikmati lewat layar kaca. Di Indonesia bahkan ada banyak laga yang disiarkan langsung lewat berbagai platform, satu di antaranya melalui siaran berlangganan di Mola TV.

Aksi Generasi Emas Juara Piala Dunia Prancis

Didier Deschamps menegaskan bahwa kembalinya Karim Benzema ke timnas Prancis tak perlu dirayakan. Ia menegaskan status Benzema sama dengan pemain lain. (Foto: AFP/Franck Fife)
Didier Deschamps menegaskan bahwa kembalinya Karim Benzema ke timnas Prancis tak perlu dirayakan. Ia menegaskan status Benzema sama dengan pemain lain. (Foto: AFP/Franck Fife)

Dalam penyelenggaraan Euro 2020 ini ada juara bertahan Piala Dunia. Mereka adalah Timnas Prancis yang berhasil menjadi juara dunia di Rusia pada 2018.

Di Euro 2020 ini, diyakini skuad Timnas Prancis adalah generasi terbaik. Bahkan, bisa jadi lebih kuat dibandingkan saat menjuarai Piala Dunia 2018.

Alasannya karena banyak pemain angkatan 2018 lalu yang sekarang tambah matang di klub masing-masing. Contohnya seperti Paul Pogba, N'Golo Kante, Antoine Griezmann, hingga pemain sarat pengalaman Olivier Giroud.

Jangan lupakan pula comeback Karim Benzema di Timnas Prancis. Pada Euro 2020 ini, striker Real Madrid itu sudah baikan dengan pelatih Didier Deschamp sehingga diyakini bakal mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Format Baru yang Kompetitif

Penyerang Timnas Belgia, Christian Benteke (kanan)  berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Siprus pada laga Grup I Kualifikasi Piala Eropa 2020 di Cardiff City Stadium, Selasa (19/11/2019). Timnas Belgia memetik kemenangan telak dengan skor 6-1 kala menjamu Siprus. (JOHN THYS / AFP)
Penyerang Timnas Belgia, Christian Benteke (kanan) berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Siprus pada laga Grup I Kualifikasi Piala Eropa 2020 di Cardiff City Stadium, Selasa (19/11/2019). Timnas Belgia memetik kemenangan telak dengan skor 6-1 kala menjamu Siprus. (JOHN THYS / AFP)

Euro 2020 menjadi sejarah dalam hal tuan rumah penyelenggaraan. Untuk pertama kalinya, ajang ini diselenggarakan di lebih dari satu atau dua negara.

Tak tanggung-tanggung, ada 11 negara yang menjadi tuan rumah. Jumlah itu malah dikurangi dari sebelumnya 13 negara karena pandemi COVID-19.

Dengan banyaknya negara yang menjadi tuan rumah, kita akan disuguhi atmosfer pertandingan yang berbeda-beda. Hal itu akan menambah keseruan kita dalam menikmati semua laga di Euro 2020.

Keseruan lainnya adalah banyak tim yang akan melakukan perjalanan lintas negara. Hal itu menjadi tantangan pelatih dalam menjaga kebugaran pemain, ditambah sekarang masih dalam masa pandemi COVID-19.

Timnas Inggris yang Memesona

Striker Inggris, Marcus Rashford (kanan) bersama Tyron Mings merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Rumania dalam laga uji coba menjelang berlangsungnya Euro 2020 di Riverside Stadium, Middlesbrough, Minggu (6/6/2021). Inggris menang 1-0 atas Rumania. (AP/Paul Ellis/Pool)
Striker Inggris, Marcus Rashford (kanan) bersama Tyron Mings merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Rumania dalam laga uji coba menjelang berlangsungnya Euro 2020 di Riverside Stadium, Middlesbrough, Minggu (6/6/2021). Inggris menang 1-0 atas Rumania. (AP/Paul Ellis/Pool)

Pada Euro 2020 ini, Inggris bisa dikatakan adalah tuan rumah sesungguhnya. Itu karena pertandingan finalnya diselenggarakan di Stadion Wembley.

Stadion yang terletak di London itu juga paling banyak menggelar pertandingan Euro 2020. Dari fase grup hingga final, venue berkapasitas 90.000 tempat duduk itu hanya absen saat babak perempat final.

Semua pertandingan semifinal bahkan diselenggarakan di Stadion Wembley. Ini adalah kabar baik buat Timnas Inggris, karena mereka bisa banyak bermain di rumah.

Maka dari itu, tidak salah menempatkan Inggris menjadi salah satu negara favorit untuk menjadi kampiun Euro 2020. Dukungan publik Inggris dan bermain di rumah memberikan tambahan motivasi untuk mengejar gelar juara.

Sumber asli: Berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Fitri Apriani, Published 11/6/2021)

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel