5 Final Piala Dunia yang Paling Menakjubkan: Italia Penuh Drama, Belanda yang Terempas

Bola.com, Jakarta - Setiap laga final Piala Dunia selalu menyajikan drama penuh kenangan yang pastinya masuk ke dalam catatan sejarah. Lalu, laga final apa yang masuk kategori paling menakjubkan dalam sejarah Piala Dunia?

Dua tim yang tampil di partai puncak Piala Dunia akan mengerahkan kemampuan terbaiknya. Tak sembarang tim bisa melenggang hingga puncak, dan sangat sulit mengulanginya.

Dari 21 edisi Piala Dunia yang sudah berlangsung, ada sejumlah laga final yang patut kita kenang hingga sekarang. Ada catatan sejarah yang wajib kita kenang lagi momentumnya.

Sejumlah laga final Piala Dunia terbaik ini menghadirkan sesuatu yang unik hingga kontroversai. Hal-hal ini mungkin saja bakal sulit terulang di edisi Piala Dunia selanjutnya.

Berikut lima laga final terbaik Piala Dunia yang patut kita kenang momennya. Langsung simak di artikel ini.

 

Piala Dunia 1994: Brasil Vs Italia

Romario (tengah) mengantarkan Timnas Brasil juara Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. (DANIEL GARCIA / AFP)
Romario (tengah) mengantarkan Timnas Brasil juara Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. (DANIEL GARCIA / AFP)

Laga final Piala Dunia 1994 antara Brasil versus Italia di Stadion Rose Bowl California, Amerika Serikat, tanggal 17 Juli, adalah laga final idaman saat itu. Kedua tim yang berisi para pemain bintang telah meraih masing-masing tiga gelar Piala Dunia dan mengincar trofi keempat.

Di kubu Brasil ada nama Romario, Carlos Dunga, Cafu hingga Bebeto. Lalu ada nama Roberto Baggio, Daniel Massaro, Franco Baresi hingga Paolo Maldini di skuad Azzurri.

Sayangnya dalam waktu normal kedua tim gagal mencetak gol hingga harus berakhir ke babak adu penalti. Tiga bintang Italia Baresi, Massaro dan Baggio gagal menyarangkan bola saat jadi eksekutor penalti yang membuat Brasil meraih gelar keempat Piala Dunia.

 

Piala Dunia 2006: Italia Vs Prancis

Italia. Timnas Italia mampu mencapai partai final Piala Dunia sebanyak 6 kali dalam 18 kali keikutsertaan mereka. Dari enam kali masuk final, Italia mampu 4 kali menjadi juara di edisi 1934, 1938, 1982 dan 2006. Mereka hanya gagal di edisi 1970 dan 1994, kalah dari Brasil. (AFP/Nicolas Asfouri)
Italia. Timnas Italia mampu mencapai partai final Piala Dunia sebanyak 6 kali dalam 18 kali keikutsertaan mereka. Dari enam kali masuk final, Italia mampu 4 kali menjadi juara di edisi 1934, 1938, 1982 dan 2006. Mereka hanya gagal di edisi 1970 dan 1994, kalah dari Brasil. (AFP/Nicolas Asfouri)

Tahun 2006 merupakan momen kelam bagi sepak bola Italia karena terungkapnya kasus pengaturan skor atau Calciopoli. Setelah kasus itu menggemparkan dunia, Timnas Italia harus berangkat ke Jerman untuk berlaga di Piala Dunia 2006.

Meski di dalam negeri ada kasus yang mengguncang, Italia mampu tampil trengginas. Azzurri bahkan mengalahkan tuan rumah Jerman di semifinal dan berhak ke final untuk menghadapi Prancis.

Di laga final ada insiden kontroversial saat kapten Prancis Zinedine Zidane yang mendapat kartu merah karena menanduk bek Italia Marco Matterazi. Hasilnya, Italia menang dan meraih gelar juara usai menang melalui babak adu penalti.

 

Piala Dunia 1974: Jerman Barat Vs Belanda

Belanda merupakan timnas yang paling dunia takuti pada awal tahun 1970-an karena punya permainan Total Football. Taktik yang dicetuskan pelatih Ajax Amsterdam Rinus Michels ini terbukti mampu mengantarkan Belanda dengan mudah ke final Piala Dunia 1974.

Belanda akan menghadapi tuan rumah Jerman Barat yang lolos ke final dengan susah payah. Laga final yang berlangsung di Stadion Olympia Munchen 7 Juli 1974 ini tampaknya akan menjadi milik De Oranje usai unggul 1-0.

Namun setelah gol tersebut, Belanda seperti bermain-main dan mencemooh Jerman. Hal ini membuat Jerman Barat marah hingga akhirnya mereka mampu membalikkan kedudukan menjadi 2-1 dan memenangkan Piala Dunia.

 

Piala Dunia 1954: Jerman Barat Vs Hungaria

Takdir antara Jerman Barat dan Hungaria terjadi di Piala Dunia 1954. Kedua tim sempat bertemu di laga pembuka dan Jerman Barat harus dibuat malu karena kalah telak 3-8 dari Hungaria.

Hungaria kemudian mampu lolos ke babak sistem gugur dan mengalahkan tim-tim kuat seperti Brasil hingga lolos ke laga final. Jerman Barat harus melalui laga play-off hingga akhirnya lolos ke final untuk bertemu Hungaria lagi.

Di final Hungaria sempat menganggap laga ini akan mudah lagi karena mampu unggul 2-0. Jerman Barat tidak menyerah dan akhirnya berhasil membalikkan kedudukan jadi 3-2 dan membuat mereka meraih gelar Piala Dunia pertamanya.

 

Piala Dunia 1950: Uruguay Vs Brasil

Laga final Piala Dunia 1950 antara Uruguay melawan tuan rumah Brasil menjadi pertandingan puncak Piala Dunia terbaik. Brasil dengan permainan samba berhasil lolos dengan mudah ke final setelah membantai lawan-lawannya.

Brasil terlalu jemawa karena akan menghadapi tim yang tidak diunggulkan yakni Uruguay. Sehari sebelum final, pemain Brasil bahkan menandatangani 2.000 kartu ucapan bertuliskan Brasil Juara.

Pada laga final di Stadion Maracana, 19 Juli 1950, Brasil memang unggul terlebih dahulu. Uruguay yang lebih sabar mampu mencetak dua gol balasan dan membawa trofi Piala Dunia keduanya, sedangkan Brasil harus mengubur impian meraih gelar dunia pertamanya.

Sumber: Bleacherreport 

 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel