5 Fungsi Sentrosom Pada Sel Hewan, Bantu Pembelahan

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Pada dasarnya fungsi sentrosom pada sel hewan berkaitan dengan proses pembelahan. Pembelahan sel yang dimaksud berupa pembelahan mitosis.

Pembelahan mitosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anakan dengan karakteristik persis sel induknya. Di sinilah fungsi sentrosom pada sel hewan akan memainkan peran.

Nah, sebelum fungsi sentrosom pada sel hewan memainkan peran, sentrosom harus dibentuk terlebih dahulu. Pembentukan sentrosom ini berasal dari dua sentriol yang saling berpasangan.

Berikut Liputan6.com ulas fungsi sentrosom pada sel hewan dari berbagai sumber, Selasa (10/11/2020).

Sel Menurut Ahli

Ilustrasi sel | Pixabay
Ilustrasi sel | Pixabay

Robert Hooke (1665)

Sel itu sebagai tempat-tempat kecil yang dibatasi oleh dinding. Pernyataan itu dikemukakan oleh Robert Hooke setelah mengerjakan penelitian yang sederhana dengan sebuah gabus dengan menggunakan mikroskop sederhana. Pada waktu Hooke melakukan penelitian ia mengamati sebuah gabus dan bahan tumbuhan lain di bawah mikroskop.

Robert Brown (1831)

Robert Brown adalah orang pertama kali yang menyatakan bahwa nukleus merupakan bagian dari makhluk hidup. Penelitian yang Brown kerjakan diketahui bahwa suatu inti sel selalu terdapat dalam sel hidup dan kehadiran inti sel itu sangat penting, yaitu untuk mengukur segala proses terjadi di dalam sel.

Matthias Jacob Schleiden (1838) dan Theodor Schwann (1839)

Schleiden melakukan penelitian pada tumbuhan, sedangkan Schwann melakukan penelitiannya pada hewan. Dia menemukan bahwa banyak sel yang tumbuh dalam tubuh tumbuhan dan Schwann juga menemukan hal serupa pada hewan, bahwa tubuh hewan tersusun dari banyak sel.

Felix Durjadin dan Johannes Purkinye

Mereka melakukan penelitian pada tahun 1835. Sesudah melakukan penelitian struktur sel, Felix dan Johannes melihat cairan di dalam suatu sel, cairan itu yang sekarang diberi nama protoplasma.

Max Schultze (1825 – 1874)

Menurut Max, menyatakan protoplasma adalah suatu dasar-dasar fisik kehidupan, dimana protoplasma merupakan tempat terjadinya proses hidup.

Pengertian sel pada dasarnya terdiri dari 3 prinsip, yaitu :

- Semua makhluk hidup tersusun dari satu sel atau lebih.

- Sel merupakan unit dasar dari struktur dan fungsi pada makhluk hidup.

- Sel-sel lainnya berasal dari proses penggandaan (replikasi) sel yang telah ada sebelumnya.

Sel Hewan

Ilustrasi sel hewan | Wikimedia Commons
Ilustrasi sel hewan | Wikimedia Commons

1. Sel hewan bisa mendapatkan energi dari organel sel mitokondria.

2. Sel hewan memiliki sentriol yang berperan besar untuk proses pembelahan sel, mitosis dan meiosis.

3. Sel hewan memiliki ukuran yang lebih kecil daripada sel tumbuhan, yaitu berkisar antara 10-30 mikrometer.

4. Sel hewan juga dikenal kaya organel lisosom dan memiliki sejumlah enzim untuk mencerna makromolekul.

Sentriol

Ilustrasi sentriol | Wikimedia Commons
Ilustrasi sentriol | Wikimedia Commons

Sentriol memiliki diameter sekitar 250 nm dan panjang mulai dari 150-500 nm pada vertebrata, sentriol adalah beberapa struktur berbasis protein terbesar. Sembilan mikrotubulus kembar tiga adalah beberapa fitur organel yang paling dikenal.

Sentriol dalam pembelahan sel secara langsung berkaitan dengan duplikasinya sendiri. Saat sel baru diproduksi, mereka mengandung dua sentriol yang mulai menggandakan dengan replikasi DNA. Saat pembelahan sel dimulai, sentrosom membelah menjadi dua yang juga menghasilkan pemisahan sentriol.

Selama fase S siklus sel, sentriol baru dirakit dari komponen protein dan disebut sebagai procentriole. Pada tahap ini, sentriol belum matang. Selama mitosis lanjut, sentriol remaja mulai sejajar pada sudut kanan dengan sentriol yang sudah ada sebelumnya.

Selama pembelahan sel, perkembangan yang tepat dari sentrosom dari sentriol sangat penting untuk pembelahan sel. Sementara pembelahan sel dapat terjadi tanpa adanya sentrosom pada hewan, prosesnya dapat menjadi berantakan mengingat pengorganisasian mikrotubulus membutuhkan lebih banyak waktu. Selain itu, kromosom mungkin akan hilang atau berada di sel yang salah.

Sentrosom

Ilustrasi sentrosom | Wikimedia Commons
Ilustrasi sentrosom | Wikimedia Commons

Sentrosom merupakan organel sel yang hanya ada pada sel hewan. Secara umum, fungsi sentrosom pada sel hewan adalah membantu pembelahan sel. Jika dibelah, sentrosom awalnya berasal dari sepasang sentriol.

Sentriol inilah asal muasal sentrosom. Pembelahan sel membuat sentriol mencari pasangan dan bergabung menjadi sentrosom. Tanpa adanya sentriol, sentrosom tidak akan terbentuk dan pembelahan sel tidak bisa terjadi.

Sentriol yang saling berpasangan untuk berubah menjadi sentrosom akan diatur sedemikian rupa. Tegak lurus dan diselimuti gumpalan material padat untuk menjadi dasar struktur persenyawaan.

Bisa dikatakan bahwa fungsi sentriol pada sel hewan adalah mengatur arah pembelahan sel. Sementara fungsi sentrosom pada sel hewan untuk pembelahan sel.

Fungsi Sentrosom Pada Sel Hewan

Ilustrasi sentrosom | Wikimedia Commons
Ilustrasi sentrosom | Wikimedia Commons

Pembelahan Sel Mitosis

Pembelahan sel yang dilakukan secara mitosis hanya bisa dibantu oleh sentrosom. Bisa dikatakan fungsi sentrosom pada sel hewan yang paling utama adalah membantu pembelahan sel. Pembelahan mitosis merupakan pembelahan yang akan menghasilkan 2 sel anakan. Sel anakan yang memiliki karakter identik secara genetik dengan sel induknya.

Mempertahankan Jumlah Kromosom

Ketika pembelahan sel hewan terjadi, proses mitosis membuat sel anakan terbagi menjadi dua. Keduanya harus memiliki karakter identik dengan sel indukan. Untuk bisa mempertahankan karakteristik ini, kuncinya ada pada kromosom.

Untuk bisa karakter sel identik, fungsi sentrosom pada sel hewan akan mengambil peran. Sentrosom inilah yang nantinya akan membantu mempertahankan jumlah kromsom yang ada pada sel hewan saat membelah.

Pusat Produksi Mikrotubulus

Sentrosom memiliki peran sebagai pusat produksi mikrotubulus. Mikrotubulus adalah struktur filamen tipis yang ada pada sel hewan. Selain itu, fungsi sentrosom pada sel hewan akan turut menentukan arah pertumbuhan sel.

Salah satunya pertumbuhan dari jenis sel hewan seperti neuron. Tepatnya ketika arah dan titik perbuhanan akson ditentukan oleh sel-sel intinya. Mereka dikenal sebagai kepala pusat pengelompokkan mikrotubulus dari sel hewan.

Inisiasi Sitokinesis

Fungsi sentrosom pada sel hewan selanjutnya terjadi pada proses inisiasi sitokinesis. Tepatnya ketika ada tanggung jawab memisahkan sel menjadi dua dan memastikan setiap nukleus ada pada setiap sel. Tanpa adanya sentrosom, maka sitokinesis tidak akan bisa terjadi ketika pembelahan mitosis terjadi.

Mengatur Kehadiran Silia Primer

Selain mengatur segala macam proses pembelahan sel, fungsi sentrosom pada sel hewan berkaitan pula dengan silianya. Tepatnya mengatur kehadiran silia primer karena silia primer tidak mampu bergerak.

Jika silia primer pada sel hewan tidak bisa hadir dan mengalami kerusakan maka masalah besar akan terjadi. Hal ini disebabkan karena silia primer seharusnya ada di sel-sel epitel ginjal, lapisan perut, reseptor penciuman dan sel-sel batang yang ada di mata.

Silia primer yang rusak telah dikaitkan dengan berbagai penyakit yang membuktikan bahwa mereka memiliki peran dalam tubuh. Berdasarkan pemeriksaan silia primer pada sel tubulus ginjal, terbukti bahwa silia primer bertindak sebagai sensor yang memungkinkan sel untuk merespons sesuai.