5 Hal yang Akan Terjadi Pada Tubuh Jika Minum Cukup Air

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tubuh yang dehidrasi berarti kekurangan air. Jika tubuh kita dehidrasi akan berakibat buruk pada kesehatan kita sehingga kita disarankan untuk mengonsumsi cukup air setiap harinya. Dengan mengonsumsi air dalam jumlah yang tepat bisa melancarkan sistem pencernaan Anda seperti teratur buang air besar, bahkan bisa mencegah terjadinya penyakit.

Dilansir dari Healthline, Kamis (05/11/20), tubuh kita terdiri dari sekitar 60 persen air. Sepanjang harinya tubuh kita akan terus menerus kehilangan air melalui urin dan keringat.

Dengan begitu kita perlu konsumsi air dengan cukup yaitu 2,7 liter air perhari untuk wanita dan 3,7 liter perhari untuk pria. Minum air putih dengan jumlah yang cukup bisa memberikan sejumlah kesehatan pada tubuh Anda.

Inilah yang akan terjadi pada tubuh Anda jika Anda mengonsumsi air putih dengan jumlah yang cukup, seperti melansir dari Brightside.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Mencegah terjadinya nyeri sendi

Ilustrasi sendi nyeri (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi sendi nyeri (Sumber: Pixabay)

Tulang rawan yang bisa ditemukan di cakram tulang belakang dan persendian, terdiri dari 80 persen air. Jika Anda tidak mengonsumsi air mineral dengan jumlah yang cukup, bisa menyebabkan terjadinya nyeri sendi.

Dengan asupan jumlah air yang cukup setiap harinya, bisa membantu meningkatkan kesehatan tulang rawan Anda, dan meningkatkan kemampuan menyerap goncangan sendiri. Selain itu, minum air yang cukup juga bisa meminimalisir terjadinya nyeri sendi.

Mencegah infeksi saluran kemih dan batu ginjal

Ilustrasi Mengonsumsi Air Putih Credit: pexels.com/Daria
Ilustrasi Mengonsumsi Air Putih Credit: pexels.com/Daria

Batu saluran kemih merupakan gumpalan yang menyakitkan yang terbentuk di sistem saluran kemih. Bentuk yang paling umum adalah batu ginjal. Untuk mencegah terkenanya batu ginjal, asupan air yang cukup dipercaya bisa membantu mencegah terjadinya gumpalan-gumpalan.

Melansir dari Healthline, Kamis (05/11/20), asupan cairan yang tinggi bisa meningkatkan volume urin yang melewati ginjal sehingga kecil kemungkinannya untuk membentuk gumpalan. Jadi, jika Anda tidak konsumsi cukup air, tubuh Anda akan dehidrasi dan menyebabkan batu ginjal dan infeksi saluran kemih.

Meningkatkan suasana hati dan konsentrasi

Ilustrasi Bekerja Credit: pexels.com/Lady
Ilustrasi Bekerja Credit: pexels.com/Lady

Tingkat hidrasi yang baik bisa berdampak besar terhadap otak kita. Asupan air dengan jumlah yang cukup bisa membantu Anda untuk lebih berkonsentrasi. Sementara itu, jika Anda dehidrasi ringan seperti minum kurang dari setengah jumlah air yang diperlukan pada tubuh, bisa mengganggu fungsi otak Anda.

Menurut sebuah penelitian, jika wanita kehilangan cairan sebesar 1,4 persen, bisa mengganggu konsentrasi dan suasana hati, bahkan bisa meningkatkan frekuensi sakit kepala. Sedangkan pada pria, jika mereka kekurangan cairan sebesar 1,6 persen, bisa membahayakan memori dan menyebabkan kelelahan dan kecemasan.

Dapat meningkatkan kesehatan jantung

Ilustrasi Penyakit Jantung Credit: pexels.com/Jonathan
Ilustrasi Penyakit Jantung Credit: pexels.com/Jonathan

Ketika Anda minum air putih dengan jumlah yang tepat, bisa membantu jantung Anda bekerja lebih baik. Sementara itu, jika tubuh Anda dehidrasi ringan, bisa menyebabkan jumlah darah dalam tubuh Anda berkurang. Kondisi ini akan meningkatkan detak jantung dan menurunkan tekanan darah Anda. Bila hal ini terjadi, tubuh Anda ada kemungkinan memiliki risiko syok.

Mencegah terjadinya sembelit

ilustrasi sembelit. Image by Anastasia Gepp from Pixabay
ilustrasi sembelit. Image by Anastasia Gepp from Pixabay

Sembelit umumnya terjadi karena kesulitan buang air besar. Dengan meningkatkan asupan air yang cukup bisa membantu Anda mencegah terjadinya sembelit, terutama pada orang yang biasanya mengonsumsi air dengan jumlah yang sedikit.

Dilansir dari Healthline, Kamis (05/11/20), konsumsi air yang rendah bisa meningkatkan risiko sembelit baik pada orang yang lebih muda atau orang yang lebih tua. Air mineral bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung natrium dan magnesium di dalamnya sehingga bisa meningkatkan frekuensi buang air besar.

Penulisan:

Stephanie

Universitas Multimedia Nusantara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel