5 Hal yang Terjadi jika Terus Menyesali Sesuatu di Masa Lalu

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Apa penyesalan terbesar dalam hidupmu? Masing-masing dari kita memiliki penyesalan di masa lalu. Setidaknya ada satu hal atau kejadian di masa lalu yang terus menghantui kita dan terus membuat kita merasa bersalah hingga kini.

Memang tidak mudah untuk berdamai dengan yang sudah terjadi di masa lalu. Tidak mudah untuk menepis penyesalan yang ada. Bahkan ketika hidup saat ini sudah tampak baik-baik saja, ketika rasa penyesalan itu kembali ke permukaan rasanya hati ini bisa kembali terluka. Namun, terus hidup dalam penyesalan juga tidak baik.

1. Sulit Menemukan Kebahagiaan Baru

Kita masih dibayangi oleh penyesalan. Hal ini pun membuat kita kesulitan menemukan kebahagiaan baru. Rasanya setiap kali berusaha untuk menemukan kebahagiaan baru, kita tertahan dan tertarik kembali ke masa lalu yang kelam. Sulit rasanya untuk menghadirkan warna baru, jika yang selama ini kita simpan dalam hati hanya warna gelap penyesalan.

2. Berisiko Mengalami Gangguan Kesehatan

Melansir laman Prevention, perasaan menyesal bisa memengaruhi kondisi fisik tubuh. Saat kita terus tenggelam dalam rasa penyesalan, kita makin berisiko mengalami gangguan kesehatan seperti peningkatan detak jantung, peningkatan tekanan darah, gangguan pencernaan, otot-otot yang tegang, penumpukan kolesterol di aliran darah, dan penurunan kemampuan berpikir jernih. Penyakit seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, dan depresi pun bisa jadi momok tersendiri.

3. Kehilangan Harapan Hidup

ilustrasi./Photo by Destiawan nur agustra from Pexels
ilustrasi./Photo by Destiawan nur agustra from Pexels

Terus dibayangi masa lalu, kita kesulitan untuk melangkah ke depan. Kita kehilangan harapan hidup karena terus tenggelam dan dibayangi oleh kejadian di masa lalu. Bahkan rasa pesimis senantiasa membayangi keseharian. Tak ada lagi motivasi atau semangat untuk menjalani hidup yang lebih baik ke depannya.

4. Sangat Rentan Mengalami Stres

Kalau belum benar-benar berdamai dengan masa lalu dan memaafkan semuanya, kita akan sangat rentan mengalami stres dan tertekan ke depannya. Banyak hal yang mudah sekali kita pandang secara negatif karena kita merasa tidak layak atau berhak mendapatkan hal yang lebih baik. Jika stres terus meningkat dan menjadi sangat intens sampai mengarah ke depresi misalnya, ada baiknya untuk mencari bantuan profesional, ya.

5. Rentan Melukai Orang Lain

Ini bisa terjadi saat kita kesulitan untuk mengontrol diri sendiri. Misalnya, kita jadi melukai perasaan pasangan karena kita terus mengungkit penyesalan soal dulu yang pernah berkata kasar padanya. Bukannya fokus untuk membangun hubungan yang lebih baik, kita malah terus mengungkit penyesalan di masa lalu. Jangan sampai kita malah membuat orang lain ikut menderita karena persoalan yang perlu kita sudahi sendiri.

Memang tidak selalu mudah untuk berdamai dengan penyesalan dan memaafkan diri sendiri. Namun, selalu ada ruang untuk berproses memperbaiki diri. Semoga bagi yang saat ini masih dibayangi oleh penyesalan di masa lalu bisa menemukan kedamaian dan ketenangan hati, ya.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel