5 Isu Stategis PBSI Bangkitkan Prestasi Bulutangkis Indonesia

Ridho Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Agung Firman Sampurna menyampaikan lima isu strategis yang merupakan faktor kunci yang menjadi rumusan visi dan misi kepengurusan PBSI yang dipimpinnya.

Menurut Agung, terdapat lima isu strategis yang merupakan faktor kunci dalam pengelolaan organisasi serta menjadi rumusan visi dan misi PBSI untuk empat tahun ke depan. Kelima faktor tersebut adalah, pertama, organisasi, akuntabilitas, dan transparansi. Kedua, rekrutmen atlet, pelatihan, dan prestasi. Ketiga, kemitraan. Keempat, partisipasi masyarakat dan pengembangan klub bulutangkis. Yang kelima, industri olahraga.

"Rekrutmen atlet, pelatihan, dan prestasi adalah tiga bagian penting yang selalu dibicarakan. Seperti ingin adanya rekrutmen atlet yang lebih terbuka, lebih disiplin, dan memberikan ruang bagi semua, baik untuk pengurus provinsi kabupaten dan kota, juga untuk semua klub yang ada di seluruh Republik Indonesia," ujar Agung saat menjadi narasumber Webinar yang diselenggarakan oleh Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (Siwo PWI) Jaya dilansir VIVA Bulutangkis, Kamis 4 Februari 2021.

Agung menuturkan, soal pelatihan perlu didorong sport psychology. Tak cukup hanya sport science saja.

"Untuk pelatihan, tidak hanya terkait metode latihan atau sport science saja, tapi saya juga mendorong sport psychology. Termasuk chemistry antara kebutuhan kompetensi atlet dan karakter pelatih apa yang dibutuhkan di dalamnya," ucap Agung.

"Tentunya untuk prestasi, kita punya harapan. Bulutangkis ini adalah olahraga yang sangat populer di Republik ini. Selain sepakbola, lewat olahraga ini juga lagu Indonesia Raya bisa berkumandang di forum internasional," kata dia.