5 Jebolan Akademi MU yang Digadang-gadang Jadi Bintang, Eh Malah Zonk dan Menghilang

Bola.com, Jakarta - Akademi Manchester United (MU) terkenal sebagai salah yang bergengsi di dunia sepak bola. Dari akademi ini muncul pemain-pemain hebat dunia.

Sebut saja David Beckham, Ryan Giggs, dan Marcus Rashford. Bahkan Akademi Manchester United (MU) angkatan 1992 sukses mengguncang dunia.

Jebolan dari angkatan tersebut seperti Beckham, Giggs hingga Paul Scholes menjadi pilar kejayaan MU pada era 1990-an hingga 2000-an. Setan Merah berjaya di level domestik hingga Eropa.

Akan tetapi tidak jarang, para pemain jebolan akademi Manchester United, gagal saat promosi ke tim senior. Mereka yang digadang-gadang bakal menjadi bintang malah menghilang.

Berikut lima calon bintang jebolan akademi MU yang namanya menghilang. Ada yang kemudian meninggalkan Inggris untuk melanjutkan karirnya.

 

1. Tyler Blackett

Aksi Tyler Blackett (kiri) di tur pramusim bersama MU (RODGER BOSCH / AFP)
Aksi Tyler Blackett (kiri) di tur pramusim bersama MU (RODGER BOSCH / AFP)

Tyler Blacker membuka jalan di sepak bola dari Fletcher Moss Rangers, tim muda yang sama dengan Wes Brown, Jesse Lingard, Danny Welbeck, dan Marcus Rashford. Dia kemudian menandatangani kontrak dengan United pada usia delapan tahun, lalu memulai debut profesional pada 2012.

Sayangnya pemain yang berposisi sebagai bek tersebut hanya memainkan 11 laga di Liga Inggris. Setelah berpindah-pindah klub, Tyler Blacket kini bermain di Liga Amerika Serikat.

 

2. Adnan Januzaj

Gelandang Manchester United asal Belgia, Adnan Januzaj. (AFP/John Thys)
Gelandang Manchester United asal Belgia, Adnan Januzaj. (AFP/John Thys)

Adnan Januzaj mencetak dua gol pada debut penuhnya untuk memastikan kemenangan 2-1 Manchester United atas Sunderland. Namun pemain yang mewarisi nomor 11 dari Ryan Giggs ini gagal bersinar di bawah Louis van Gaal.

Setelah menjalani karier yang suram di Borussia Dortmund, Januzaj gabung ke Sunderland dengan status pinjaman. Kini, Januzaj berkarir di Liga Spanyol bersama Sevilla.

 

3. Dong Fangzhuo

Dong Fangzhuo. Striker Cina yang kini berusia 37 tahun dan telah pensiun pada Januari 2016 bersama HB Zhongji ini pernah menjadi bagian dari Manchester United saat didatangkan dari Dalian Shide pada pertengahan musim 2003/2004 dengan nilai transfer 725 ribu euro. (AFP/Alexander Joe)
Dong Fangzhuo. Striker Cina yang kini berusia 37 tahun dan telah pensiun pada Januari 2016 bersama HB Zhongji ini pernah menjadi bagian dari Manchester United saat didatangkan dari Dalian Shide pada pertengahan musim 2003/2004 dengan nilai transfer 725 ribu euro. (AFP/Alexander Joe)

Bergabung dengan MU saat remaja, Dong Fangzhou mengejutkan Liga Inggris. Sayangnya dia hanya memainkan satu laga di Liga Inggris.

Fangzhou diturunkan saat Manchester United sudah memastikan gelar juara Premier League. Dia akhirnya kembali ke China dan pensiun pada 2014.

 

4. Kieran Richardson

Lulus dari Akademi pada 2001, Kieran Richardson membuat debut tim pertamanya di Liga Champions. Setelah itu, pemain berposisi sebagai bek kiri tersebut mencetak gol debut di Piala Liga sepekan kemudian.

Richardson sempat membukukan 60 penampilan besama Manchester United. Kehadiran Patrice Evra membuatnya tersingkir hingga pindah ke Sunderland.

 

5. Federico Macheda

Federico Macheda. Produk akademi yang menjalani debut fantastis di awal musim 2008/2009 sebagai penentu kemenangan 3-2 atas Aston Villa. Akhirnya performanya semakin menurun akibat kalah bersaing dengan para striker senior dan sering dilanda cedera. (AFP/Andrew Yates)
Federico Macheda. Produk akademi yang menjalani debut fantastis di awal musim 2008/2009 sebagai penentu kemenangan 3-2 atas Aston Villa. Akhirnya performanya semakin menurun akibat kalah bersaing dengan para striker senior dan sering dilanda cedera. (AFP/Andrew Yates)

Setelah promosi ke tim senior, Macheda sempat jadi bintang saat Manchester United sukses comeback 3-2 atas Aston Villa. Sayangnya Federico Macheda hanya mencetak lima gol dalam 36 laga untuk Red Devils.

Dia sering dipinjamkan namun penampilannya tidak makin bersinar. Hingga akhirnya striker asal Italia ini berkarier di Liga Yunani maupun Liga Turki.

Sumber:Daily Star

Selama tiga tahun ke depan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group menjadi pemegang hak siar English Premier League (EPL). Kompetisi bergengsi ini akan ditayangkan secara gratis di stasiun televisi SCTV dan bisa dinikmati secara live streaming dengan berlangganan di Vidio. Sobat Bola.com mau tahu detailnya? Klik tautan ini.