5 Jenis Makanan yang Berkhasiat Meningkatkan Ketajaman Daya Ingat

·Bacaan 2 menit

Menurunnya daya ingat atau pelupa sering dialami oleh orang usia dewasa. Seiring bertambahnya usia, fungsi organ pada tubuh kian melemah. Banyak faktor yang bisa menyebabkan orang menjadi pelupa.

Seperti kurang tidur, faktor genetik, lingkungan, aktivitas fisik, dan gaya hidup. Makanan yang dikonsumsi juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan otak.

Beberapa makanan sehat tertentu memiliki manfaat yang baik untuk fungsi otak. Hal itu telah terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan daya ingat. Dikutip dari berbagai sumber, berikut Fimela.com akan mengulas 5 jenis makanan yang berkhasiat meningkatkan ketajaman daya ingat. Simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Sayuran

Ilustrasi Sayuran Credit: pexels.com/Xena
Ilustrasi Sayuran Credit: pexels.com/Xena

Sayuran telah terbukti memiliki manfaat yang berlimpah untuk tubuh. Sayuran juga kaya akan vitamin dan kandungan lain yang dibutuhkan oleh tubuh. Mengonsumsi sayuran yang cukup, terutama kubis, brokoli, dan sayuran berdaun gelap dapat membantu meningkatkan daya ingat.

Buah Beri

Ilustrasi Buah Beri Credit: pexels.com/PhotoMIX
Ilustrasi Buah Beri Credit: pexels.com/PhotoMIX

Kelompok buah beri, seperti blueberry, blackberry, dan ceri adalah buah yang kaya flavonoid dan antosianin. Kandungan tersebut memiliki manfaat terhadap fungsi memori pada otak. Buah ini dapat dimakan dalam kondisi kering, segar, atau beku.

Daging Ikan Salmon

Ilustrasi Ikan Salmon Credit: pexels.com/Helen
Ilustrasi Ikan Salmon Credit: pexels.com/Helen

Salmon mengandung banyak asam lemak omega-3. Kandungan itu sangat penting untuk kesehatan otak, terutama dalam meningkatkan daya ingat.

Lemak sehat itu dapat menurunkan tingkat beta-amiloid, sebuah protein yang membentuk plak di otak pasien penyakit Alzheimer. Omega-3 tidak hanya ditemukan di ikan salmon, tetapi makanan laut seperti ganggang, ikan sarden, dan tuna sirip biru.

Kopi

Ilustrasi Kopi Credit: pexels.com/Kevin
Ilustrasi Kopi Credit: pexels.com/Kevin

Kopi memiliki dua komponen utama, yaitu antioksidan dan kafein. Keduanya memiliki manfaat dalam membantu otak manusia bekerja, seperti meningkatnya rasa waspada dan mempertajam konsentrasi.

Seseorang yang minum kopi sebelum beraktivitas diyakini dapat lebih fokus saat mengerjakan tugas. Minum kopi dalam jangka panjang juga dipercaya dapat menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan Parkinson.

Kunyit

Ilustrasi Kunyit Credit: pexels.com/Martha
Ilustrasi Kunyit Credit: pexels.com/Martha

Kunyit memiliki bahan aktif bernama kurkumin yang memiliki manfaat untuk sel-sel otak. Senyawa anti-inflamasi dan antioksidan ini dapat meningkatkan kinerja memori dan membantu sel-sel otak baru tumbuh.

Kurkumin dapat membantu membersihkan plak amiloid, yang terdapat pada penyakit alzheimer. Sehingga membantu meningkatkan daya ingat pada penderita penyakit alzheimer. Tak hanya baik untuk meningkatkan daya ingat, bahan aktif ini ternyata bisa menurunkan gejala depresi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel