5 Jenis Rempah yang Digunakan untuk Pengganti Garam

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Garam adalah salah satu penyedap rasa, yang digunakan untuk memberikan rasa asin dan gurih di sebuah masakan. Mengonsumsi garam tidak boleh terlalu kebanyakan, karena bisa menyebabkan penyakit yang membahayakan untuk tubuh.

Sayangnya, sebuah masakan rasanya akan menjadi hambar kalau tidak menggunakan penyedap rasa seperti garam. Tetapi garam bisa diganti dengan rempah-rempah lainnya, yang bisa memberikan rasa gurih dan menyehatkan untuk tubuh.

Rempah rempah alami seperti bawang putih, merica atau oregano juga bisa digunakan sebagai pengganti garam, karena bisa memberikan cita rasa yang lezat untuk masakan. Berikut jenis rempah pengganti garam.

Bahaya Kelebihan Garam

Ilustrasi Garam Credit: pexels.com/Lorena
Ilustrasi Garam Credit: pexels.com/Lorena

Tanpa menggunakan garam, rasa makanan akan menjadi sangat hampar dan tidak lezat. Garam memiliki kandungan sodium yang baik untuk manusia, karena bisa membantu menjaga cairan yang ada di dalam tubuh.

Sebenarnya mengonsumsi garam itu boleh, tetapi tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi garam, karena bisa membahayakan kesehatan tubuh dan menyebabkan penyakit yang serius.

Bahayanya mengonsumsi garam yang berlebihan adalah sistem kinerja otak bisa menurun, menyebabkan gangguan pada organ ginjal, tekanan darah meningkat dan menyebabkan penyakit jantung, menyebabkan stroke, beresiko terkena osteoporosis, bahkan bisa menyebabkan kanker perut.

Anjuran Mengonsumsi Garam

ilustrasi garam/ cottonbro/pexels
ilustrasi garam/ cottonbro/pexels

Walaupun garam memiliki manfaat yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, menjaga kadar elektrolit di dalam tubuh, mencegah penyakit gondok, mengobati sariawan dan menyehatkan sistem pencernaan, tetapi terlalu banyak mengonsumsi garam bisa menyebabkan penyakit untuk tubuh.

Untuk itu, saat mengonsumsi garam tidak boleh melebihi anjuran asupan garam di dalam tubuh. Maksimal asupan garam haram bisa dibedakan sesuai usianya. Kalau usianya kurang dari 1 tahun bisa mengonsumsi maksimal 1 gram garao per hari, untuk usia 1–3 tahun maksimal 2 gram garam per hari.

Kemudian anjuran mengonsumsi garam untuk usia 4–6 tahun maksimal 3 gram atau setara dengan 1/2 sendok teh garam per hari, untuk usia 7–10 tahun maksimal 5 gram per hari, dan untuk usia 11 tahun hingga dewasa maksimal 6 gram atau setara dengan 1 sendok teh garam per hari.

Jenis Rempah Pengganti Garam

ilustrasi garam/ monicore/pexels
ilustrasi garam/ monicore/pexels

1. Bawang Putih

Jenis rempah pengganti garam yang pertama adalah bawang putih. Bawang putih memiliki rasa yang gurih dan menyehatkan untuk di konsumsi, karena bawang putih memiliki kandungan vitamin, mineral, antioksidan tinggi, anti inflamasi dan diuretik alami yang dibutuhkan tubuh.

2. Merica

Memiliki rasa yang pedas dan menghangatkan tubuh, merica juga bisa digunakan sebagai pengganti garam. Merica memiliki kandungan anti inflamasi dan antioksidan, yang bisa menjaga sistem kekebalan tubuh dan mengontrol tekanan darah.

3. Oregano

Oregano adalah rempah atau bumbu masakan yang berasal dari Italia. Oregano bisa dijadikan sebagai rempah pengganti garam, karena memiliki rasa yang gurih dengan kandungan vitamin, mineral dan minyak esensial, dengan sifat sebagai antiseptik, anti jamur dan antiinflamasi.

4. Kunyit

Jenis rempah yang selanjutnya adalah kunyit. Kunyit bisa membuat warna masakan menjadi kuning dan rasanya lebih gurih. Makanan ini cocok untuk dijadikan untuk pengganti garam, karena memiliki sifat sebagai antiinflamasi dan anti bakterial yang baik untuk tubuh.

5. Jahe

Jenis rempah yang terakhir adalah jahe. Jahe merupakan rempah yang bisa dijadikan sebagai pengganti garam, karena mengandung antiinflamasi dan bisa membantu menghangatkan tubuh, serta membantu membuat cita rasa makanan menjadi lebih gurih dan lezat.