5 Jurus Atasi Kabut pada Kacamata Saat Pakai Masker

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menggunakan masker bagi seseorang yang memakai kacamata adalah sebuah masalah, seperti dilansir Popular Science, sejak awal pandemi COVID-19 164 juta orang dewasa AS menyatakan hal tersebut. Beberapa orang menyatakan, hal ini membuat kabut pada lensa saat menggunakan masker.

Hal yang membuat kacamata berkabut saat mengenakan masker, yaitu ketika Anda menghembuskan napas dan molekul air dalam napas Anda mengenai penutup wajah Anda. Bergantung pada seberapa berpori materialnya, beberapa molekul akan melewatinya, tetapi sisanya akan keluar melalui jalan keluar terdekat yang sering kali ruang di bagian atas, antara masker dan pipi Anda.

Kacamata Anda akan selalu lebih dingin daripada udara di dalam masker Anda, yang tetap hangat oleh napas Anda. Saat embusan napas yang sarat kelembapan mengenai lensa, perubahan suhu secara tiba-tiba menyebabkan pengembunan dan menghasilkan kabut yang mengganggu penglihatan.

Solusi terbaik untuk mencegah kacamata berkabut saat mengenakan masker adalah menggunakan masker yang pas di wajah Anda, tetapi tentu hal ini sulit didapatkan. Maka dari itu, seperti dilansir dari Popular Science, Kamis (16/9/2021), berikut ini lima jurus yang akan membantu Anda untuk membuat masker lebih nyaman ketika dipakai:

Jika satu metode tidak bekerja di Anda, maka cobalah secara bersamaan menggunakan metode yang lainnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Metode 1 : Sesuaikan pengikat pada hidung di masker

Sumber: Unsplash
Sumber: Unsplash

Dalam hal masker, kecocokan masker yang disediakan dengan tali pengikat tidak hanya aman terhadap COVID-19, tetapi juga membantu memerangi kabut. Sebagian besar masker bedah memiliki pengikat pada hidung. Tetapi hal ini, sangat mudah untuk Anda memasang pita pada penutup masker kain, Anda bisa mendapatkan dari pengikat lilitan atau pembersih pipa. Kencangkan di antara lapisan kain, tepatnya di tepi atas masker.

Masalah utama dengan metode ini adalah pita pada hidung yang dapat disesuaikan umumnya memiliki beberapa perlawanan, ketika Anda mencoba membuatnya pas pada hidung Anda, masker tersebut akan selalu sedikit memantul kembali ke bentuk aslinya. Hal ini lah yang menyisakan ruang bagi udara untuk masuk, dan akan membuat kacamata Anda berkabut.

Metode 2 : Gunakan sabun dan air

Ilustrasi sabun (sumber: Pixabay)
Ilustrasi sabun (sumber: Pixabay)

Mencuci lensa dengan air sabun, beberapa orang melakukan hal ini untuk mencegah kacamata berkabut. Anda bisa melakukan saat mencuci tangan, beri sedikit busa pada lensa, bilas, singkirkan kelebihan air, lalu biarkan mengering.

Metode ini bekerja karena sabun meninggalkan lapisan film di atas kacamata yang mencegah kacamata berkabut, gunakan sabun tangan, tetapi jika tidak berhasil dapat dicoba dengan sabun pencuci piring, jangan khawatir hal ini tidak akan merusak lapisan lensa atau engsel bingkai.

Metode 3 : Gunakan pemanjang masker

Ilustrasi mask connector rajut/Sumber: instagram.com/fathaart
Ilustrasi mask connector rajut/Sumber: instagram.com/fathaart

Mengenakan pemanjang masker yang menghubungkan lingkaran telinga di bagian belakang kepala Anda akan membuat wajah Anda lebih pas saat menggunakan masker. Jika Anda seorang perajut, Anda dapat membuatnya sendiri, jika tidak, Anda dapat membelinya secara online atau bahkan berimprovisasi dengan beberapa penjepit kertas.

Ekstrender akan mempersempit ruang antara kulit dan bagian atas masker. Untuk hasil yang maksimal, gabungkan metode ini dengan metode no 1.

Metode 4 : Gunakan tisu sebagai penyangga

Ilustrasi tisu. (dok. Unsplash.com/@kellysikkema)
Ilustrasi tisu. (dok. Unsplash.com/@kellysikkema)

Mirip dengan no 1 dan 3, metode ini bertujuan untuk meblokir bukaan pada atas masker Anda untuk mencegah udara keluar, sementara pada saat yang sama menyerap sebagian kelembapan sebelum mengenai kacamata Anda.

Gunakan tisu, dan lipat menjadi dua, letakkan di bagian dalam masker bagian atas, sehingga berada tepat di atas pangkal hidung dan menempel di pipi Anda. Pastikan tisu terlipat sehingga menempel sepenuhnya di bagian hidung.

Metode 5 : Rekatkan masker ke hidung Anda

Ilustrasi (Freepik)
Ilustrasi (Freepik)

Jika pengikat pada hidung tidak berfungsi bagi Anda, Anda dapat memaksa masker tersebut untuk tetap ditempatnya dengan menempelkannya.

Gunakan perban perekat dalam keadaan darurat, tetapi jika Anda ingin melakukan secara maksimal, Anda dapat memilih pita bedah yang aman pada kulit sensitif dan sangat tahan. Menggunakan selotip yang lebih panjang menutupi sebagian ruang di atas pipi Anda. Pilihan lainnya adalah gunakan produk khusus seperti Masktite, selotip dua sisi yang menempel pada masker dan kulit Anda.

Hindari penggunaan selotip transparan biasa, karena minyak pada kulit Anda akan membuat susah untuk menempel dengan benar, selain itu dapat merusak kulit atau menyebabkan reaksi alergi.

Penulis : Alicia Salsabila

Infografis 5 Strategi Pengendalian Covid-19 Saat Berubah Jadi Endemi.

Infografis 5 Strategi Pengendalian Covid-19 Saat Berubah Jadi Endemi. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 5 Strategi Pengendalian Covid-19 Saat Berubah Jadi Endemi. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel