5 Juta Dosis Vaksin IndoVac Sudah Disebar ke Masyarakat, 2 Juta Sudah Disuntikkan

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Bio Farma mengaku sudah mendistribusikan 5 juta dosis vaksin IndoVac ke seluruh wilayah Indonesia. Sampai saat ini, sudah 2 juta dosis vaksin yang disuntikkan ke masyarakat.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengungkapkan, pendistribusian ini dilakukan setelah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Oktober 2022 lalu. Hingga akhir 2022, penyaluran sudah dilakukan sebanyak 5 juta dosis vaksin.

"2022 juga kita luncurkan vaksin baru IndoVac yang diluncurkan Presiden pada 13 Oktober, dan sampai akhir tahun kami sudah suplai ke pemerintah kurang lebih 5 juta dosis IndoVac," kata dia dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (24/1).

Dari jumlah itu, 3 juta dosis vaksin yang belum disuntikkan. Kemudian, dari jumlah tersebut juga, sebanyak 4 juta dosis di sebar ke daerah-daerah yang membutuhkan.

"Masih ada inventori itu 3 juta (dosis), sekitar hampir 4 juta itu sudah didistribusikan ke daerah sebagai bagian dari booster terutama booster lansia, karena memang baru dimulai program booster kedua itu untuk lansia," paparnya.

"Tapi per 24 Januari ini akan dibuka booster kedua untuk segala usia terutama remaja dan lansia sendiri," sambung Honesti.

Untuk diketahui, Vaksin IndoVac merupakan garapan BUMN Bio Farma menggandeng Baylor College of Medicine asal Amerika Serikat (AS). Produk ini digadang jadi tumpuan vaksin Covid-19 di Indonesia ke depannya.

Reporter: Arief Rahman

Sumber: Liputan6.com [lia]