5 Juta Masker Dibagikan Mendagri, DPR: Pesan Kuat bagi Paslon Pilkada Taati Prokes

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meluncurkan gerakan 5 juta masker untuk wujudkan Pilkada Sehat di Kepulauan Riau menjelang pemilihan kepala daerah 9 Desember 2020. Langkah itu dinilai DPR RI sebagai pesan kuat bagi para kandidat untuk menaati protokol kesehatan guna memastikan kontestasi ini aman dari Covid-19.

"Patut kita apresiasi apalagi pembagian masker tersebut adalah swadaya yang dibagikan dengan terkontrol dari tingkat RT sampai kecamatan. Semangat dan inisiatif kemanusiaan Mendagri Tito Karnavian dalam mencegah penyebaran Covid-19 sepatutnya ditiru oleh kementeriaan lain," ujar Anggota Komisi II DPR RI Junimart Girsang, Rabu (11/11/2020).

Menurut dia, kampanye antisipasi Covid-19 dengan pembagian masker oleh Tito harus dilakukan juga oleh para pasangan calon kepala daerah. Pasalnya, pilkada yang akan dilangsungkan 9 Desember merupakan untuk kepentingan bersama.

"Gerakan ini sebaiknya tidak hanya untuk protokol kesehatan menyangkut pilkada, juga harus menyentuh daerah yang memang sangat minim untuk mendapatkan masker standar sehat," katanya.

Ia mengatakan, kesadaran atas antisipasi Covid-19 mesti tertanam juga di setiap warga negara.

"Saya mengamati Mendagri ini paling getol untuk menyuarakan tertib protokol kesehatan dan mau berbuat tulus berbagi masker dan patut ditiru oleh kementerian atau lembaga tinggi negara," tegasnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Tidak Hanya Masker

Sementara itu, Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Khairunnisa Nur Agustiyati mengatakan, Pilkada 2020 harus berlangsung dengan ketaatan terhadap protokol kesehatan. Bukan hanya penggunaan masker, pesta demokrasi kali ini juga perlu menerapkan jaga jarak dan lainnya.

"Tentu yang tidak kalah penting adalah menjamin bahwa dalam setiap tahapan pilkada protokol kesehatan ditaati oleh semua pihak. Semua bentuk protokol kesehatan lainnya juga harus ditaati," pungkasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: