5 Kata Ma'ruf Amin soal Upaya Mencapai Target Herd Immunity

·Bacaan 2 menit
Wapres Ma'ruf Amin (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan, herd immunity atau kekebalan kelompok baru bisa terwujud jika target vaksinasi Covid-19 nasional menyentuh angka 70 persen.

Namun, bila dilihat data capaian vaksinasi per 3 Oktober 2021 secara nasional, dosis pertama adalah 45,03 persen dan dosis kedua baru 25,29 persen. Menyikapi hal ini, Wapres Ma'ruf mengajak semua pihak bekerja keras.

"Artinya masih diperlukan kerja keras untuk mencapai herd immunity 70 persen cakupan vaksinasi pertama dan kedua," kata Ma’ruf saat memberikan arahan dalam seminar sekolah sespimti Polri Dikreg ke-20 dan Sespimen Polri ke-61 T.A 2021 dalam siaran virtual, Rabu, 6 Oktober 2021.

Pada kesempatan yang sama, Ma'ruf Amin turut mengajak TNI-Polri memperkuat sinergi dengan pemerintah baik pusat maupun daerah sehingga bisa mempercepat vaksinasi.

Berikut lima pernyataan Wapres Ma’ruf Amin soal agar target herd immunity bisa terwujud dihimpun Liputan6.com:

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

1. Tetap Genjot Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 dan 2

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, capaian vaksinasi Covid-19 nasional perlu dikejar. Hal tersebut lantaran per 3 Oktober 2021 secara nasional dosis pertama mencapai 45,03 persen dan dosis kedua baru 25,29 persen.

"Artinya masih diperlukan kerja keras untuk mencapai herd immunity 70 persen cakupan vaksinasi pertama dan kedua," kata Ma'ruf.

2. Upayakan Herd Immunity 70 Persen Tercapai di Pertengahan 2022

Ma'ruf Amin juga membeberkan catatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dikatakan, rata-rata vaksinasi harian per minggu telah mencapai 1,4 juta dosis per hari.

Dengan kecepatan vaksinasi tersebut, lanjut Ma'ruf maka dibutuhkan 7 bulan dari sekarang untuk mencapai 70 persen.

"Diperkirakan masih dibutuhkan 7 bulan dari sekarang atau sekitar pertengahan tahun 2022 untuk mencapai cakupan 70 persen. Bila kita menginginkan proses vaksinasi selesai pada akhir tahun 2021 ini juga, maka kecepatan vaksinasi perlu ditingkatkan menjadi 2,5 juta vaksinasi per hari," tutur Ma'ruf Amin.

3. Vaksinasi Lansia Diprioritaskan

Ma'ruf menjelaskan, prioritas sasaran vaksinasi juga perlu diberikan kepada kelompok lansia. Menurut laporan yang diterimanya, per Minggu, 3 Oktober 2021, jumlah lansia yang sudah divaksin baru mencapai 6,6 juta orang untuk dosis pertama.

"Dosis lengkap baru 4,4 juta orang dari jumlah sasaran lansia sebanyak 21,5 juta orang," pungkasnya.

4. Ajak TNI-Polri Tetap Proaktif

Guna membantu percepatan vaksinasi Covid-19 di daerah yang angkanya masih rendah, Wapres Ma'ruf meminta TNI-Polri terus membantu peningkatan percepatan, khususnya di wilayah aglomerasi.

"Pemerintah mengharapkan TNI dan Polri agar terus membantu peningkatan percepatan vaksinasi di daerah yang masih rendah capaian vaksinasinya termasuk di daerah aglomerasi," kata Ma'ruf saat memberikan arahan dalam seminar sekolah sespimti Polri Dikreg ke-20 dan Sespimen Polri ke-61 T.A 2021 dalam siaran virtual, Rabu, 6 Oktober.

5. Apresiasi Babinsa dan Babinkamtibmas

Ma'ruf pun menyampaikan terima kasihnya kepada TNI-Polri atas dharma bakti dalam program vaksin nasional yang telah berperan secara signifikan. Sehingga bisa membantu meningkatkan cakupan vaksin.

"Saya juga mengapresiasi pengabdian dan kerja keras para Babinsa dan Babinkamtibmas yang telah dilatih menjadi tracer. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan tracing atau pelacakan penularan virus Covid-19 di masyarakat," pungkas Ma'ruf Amin.

Cindy Violeta Layan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel