5 Kebiasaan yang Buruk untuk Kesehatan Jiwa dan Menghambatmu Bahagia

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Banyak hal yang berubah selama pandemi, dan mungkin perubahan buruk yang diakibatkan pandemi ikut membawa efek buruk bagi kesehatan jiwa/mental setiap orang. Tapi kesehatan jiwa akan semakin tak baik jika kamu juga memiliki kebiasaan buruk. Tanpa disadari, sekian kebiasaan ini yang buruk untuk kesehatan jiwa, seperti dilansir dari Health.com.

TERKAIT: 5 Cara Seimbangkan Kedamaian Pikiran dan Jiwa agar Bahagia

TERKAIT: 5 Cara agar Tidak Menyalahkan Diri Sendiri dan Dapatkan Damainya Hati

TERKAIT: Penelitian Membuktikan, Sakit Hati Juga Bisa Timbulkan Rasa Sakit Fisik

1. Tak pernah keluar rumah

Mengurung diri di rumah saja memiliki efek yang sangat buruk apalagi setelah kamu mengalami hal buruk atau menyedihkan. Pergilah keluar rumah agar mendapatkan sinar matahari dan udara segar karena itu efektif membuatmu tidak stres.

2. Berjalan membungkuk

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/PRImageFactory
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/PRImageFactory

Berjalan membungkuk bukan hanya buruk untuk tulang belakang namun juga untuk psikologismu. Ketika kamu berjalan tegap dengan menegakkan kepala dan badan, secara alami sikap positif ini akan membantumu menumbuhkan pikiran positif terhadap diri sendiri.

3. Sering memfoto segala hal

Kebiasan jeprat-jepret apa pun di sekitar, entah itu makanan, tempat dan lain sebagainya tanpa alasan membuat banyak orang lupa menikmati momen yang ada saat itu di depannya. Fokuslah pada momen membahagiakan yang saat itu kamu alami dan rekam momen itu di dalam ingatan.

4. Tak pernah olahraga

ilustrasi lelah olahraga/Prostock-studio/Shutterstock
ilustrasi lelah olahraga/Prostock-studio/Shutterstock

Tahukah kamu bahwa rajin olahraga bisa membuat pikiran bahagia? Banyak penelitian telah membuktikannnya bahwa semakin aktif dan rajin seseorang melatih fisiknya, semakin mudah ia merasa segar, bugar dan bahagia karena otak melepaskan hormon kebahagiaan secara alami.

5. Sering menunda-nunda

Suka menunda pekerjaan bukan hanya menjadi tanda kemalasan tapi juga menambah stres pikiran karena banyak hal yang harus diselesaikan sedangkan kita tak punya banyak waktu untuk itu. Semakin cepat selesai mengerjakan sesuatu semakin lega hati dan pikiran.

Itu sekian kebiasaan yang ternyata buruk untuk kesehatan jiwa.

#ElevateWoman with Fimela

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel