5 Kegiatan Gratis dan Praktis yang Bikin Bahagia

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Masa-masa sulit secara ekonomi di tengah pandemi menuntut sebagian besar orang untuk senantiasa memprioritaskan kegiatan yang menghasilkan uang di atas segalanya.

Padahal, menurut Ashley Whillans, asisten profesor administrasi bisnis di Harvard Business School dan penulis "Time Smart" telah menemukan bahwa menghargai waktu daripada uang, bahkan hanya untuk sejumlah aktivitas yang memakan waktu beberapa menit dalam sehari, dapat mengarah pada peningkatan kebahagiaan dan kesehatan.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa mereka yang mampu memprioritaskan waktu melaporkan kebahagiaan yang lebih besar daripada orang yang lebih memprioritaskan uang.

“Ada strategi kecil yang dapat kita ambil, terlepas dari posisi kita dalam hidup, terlepas dari tujuan keuangan kita, yang tidak melibatkan banyak waktu, bahkan mungkin tidak melibatkan uang, tetapi dapat membantu kita semua menjalani hidup yang lebih bahagia, lebih bermakna, dan tidak terlalu stres," ujar Whillans.

Kabar baiknya adalah pergeseran pola pikir juga dapat meningkatkan kondisi keuangan Anda. Para peneliti telah menemukan bahwa pola pikir yang lebih optimis membantu membentuk situasi finansial yang lebih sejahtera.

Berikut adalah lima aktivitas gratis dan praktis yang disarankan Whillans untuk dapat meningkatkan kebahagiaan Anda sebagaimana dilansir dari CNBC, Selasa (23/03/2021).

1. Atur tugas Anda (5 menit)

Jika Anda memiliki waktu luang sebesar 5 menit saja di antara aktivitas lainnya, Whillans dalam bukunya menyarankan untuk mengatur susunan tugas yang perlu diselesaikan dan mulailah memeriksa sudah sejauh apa perkembangannya.

“Merencanakan apa yang harus kita lakukan dan kapan kita akan melakukannya dapat mengurangi kebiasaan menunda dan membantu kita mengurangi stres,” jelas Whillans.

“Saat kita merasa stres, kita sering terpaku pada gambaran besar sehingga sangat membantu untuk memandang masalah besar dengan memecahnya menjadi langkah-langkah kecil yang dapat ditindaklanjuti,” tambah dia.

2. Kirim pesan kepada seseorang yang dinilai berarti (5 menit)

Pilihan lain jika Anda memiliki beberapa menit waktu luang adalah mengirim pesan kepada seseorang yang penting bagi Anda dan sudah lama tidak Anda ajak bicara.

“Kirimkan foto lucu kepada seseorang atau kirimkan gambar hewan peliharaan atau kenangan menyenangkan yang Anda miliki. Salah satu manfaat dari pengalaman atau aktivitas sosial adalah Anda dapat menghidupkannya kembali, jadi cobalah untuk menghidupkan kembali pengalaman positif yang Anda alami dengan teman atau anggota keluarga melalui gambar atau video pendek,” saran Whillans.

3. Periksa jatah hari libur Anda (5 menit)

Ilustrasi liburan sesuai dengan kepribadian Anda (dok.pixabay)
Ilustrasi liburan sesuai dengan kepribadian Anda (dok.pixabay)

“Mengetahui ada berapa hari yang Anda miliki (untuk berlibur) dan memikirkan tentang apa yang mungkin Anda lakukan dengan itu dapat membantu Anda memvisualisasikan (dan) benar-benar menindaklanjuti dan mengambil jatah berlibur Anda,” kata Whillans.

Di Amerika Serikat, sebagian besar pekerja diketahui berhemat menggunakan jatah cuti mereka. "75 persen orang Amerika (saat pra-pandemi) tidak menggunakan seluruh waktu liburan mereka," katanya.

“Kita perlu memvisualisasikan dan merencanakan untuk mengambil liburan kita untuk membantu mendorong kita menindaklanjuti, karena memutuskan hubungan kerja mampu meningkatkan kebahagiaan dan mengurangi stres,” jelas dia.

4. Tonton video alam yang menenangkan (hingga 10 menit)

Jika Anda memiliki waktu luang 10 menit, Whillans menyarankan untuk menonton video alam santai yang banyak beredar di internet dan bisa diakses secara gratis.

Orang-orang yang menonton konten dari "Planet Earth II", sebuah serial BBC tentang satwa liar, diakui merasakan peningkatan kepuasan, kegembiraan, hiburan, dan keingintahuan.

Hasil ini berdasarkan studi yang dilakukan oleh University of California, Berkeley di tahun 2017. Video tersebut juga mampu mengurangi perasaan lelah, marah, dan stres.

5. Biasakan menulis jurnal (hingga 10 menit)

"Menulis jurnal dapat meningkatkan kebahagiaan," tulis Whillans dalam bukunya. Menulis jurnal juga dinilai efektif menjadi cara untuk mengendalikan emosi.

Menurut University of Rochester, jurnal dapat membantu mengelola kecemasan, mengurangi stres, dan mengatasi depresi.

Jurnal juga dapat membuat Anda merasa lebih baik dengan membantu memprioritaskan masalah, memberikan kejelasan tentang pemicu emosional, dan mengungkapkan beberapa pola pikir negatif Anda.

“Memprioritaskan waktu (nyatanya) memiliki keterkaitan erat dengan kebahagiaan lebih dari apa yang dipikirkan kebanyakan orang,” pungkas Whillans.

Pada akhirnya, meraih kebahagiaan tidak selalu melibatkan keputusan besar dalam hidup, seperti berhenti dari pekerjaan atau pindah ke kota lain. Terkadang, hanya perlu melakukan sejumlah aktivitas yang tepat selama beberapa menit dalam sehari.

Reporter: Priscilla Dewi Kirana