5 Kesalahan Fatal yang Kerap Dilakukan Usai Putus dari Kekasih

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Putus cinta itu memang sakit rasanya. Apalagi kalau lagi sayang-sayangnya. Namun, putus cinta itu dianggap sebagai hal yang biasa dalam kehidupan.

Anda akan belajar dari pengalaman agar ketika kembali menjalin hubungan Anda bisa memahami sisi baik dan buruk sehingga bisa awet hingga menikah dan hidup menua.

Namun, tak semua orang akan melakukan hal itu. Ada saja kebiasaan buruk seseorang yang mulai muncul apabila sudah mulai putus cinta.

Seperti dikutip dari laman Brightside.me, Jumat (14/8/2020), berikut 5 kesalahan terbesar seseorang apabila putus cinta:

1. Menjadi Lebih Histeris

ilustrasi perempuan jatuh cinta/Photo by jing xiu on Unsplash
ilustrasi perempuan jatuh cinta/Photo by jing xiu on Unsplash

Ketika putus cinta, suasana hati menjadi tidak menentu. Terkadang ada yang langsung muncul rasa marah dan mengeluarkan kata-kata kasar dan menyinggung orang lain, termasuk mantan.

Selain itu, ada pula seseorang yang sangking histerisnya mereka malah membuang atau mengembalikan barang-barang yang pernah diberikan oleh mantan tak lama setelah putus.

Mengapa ini berbahaya?

Kemarahan akan cepat hilang apabila Anda berusaha untuk selalu berpikiran positif. Jika kemarahan selalu menyelimuti diri Anda maka akan banyak orang terdekat yang akan hilang. Jadi berusaha kontrol kemarahan Anda dan jangan buat orang menderita dan sakit dengan ucapan yang keluar dari mulut kita.

2. Meminta Hadiah Kembali

Jangan terburu-buru, Ini tanda-tanda kamu belum siap memulai hubungan yang baru usai putus cinta. (Photo: Kelly Sikkema/ Unsplash)
Jangan terburu-buru, Ini tanda-tanda kamu belum siap memulai hubungan yang baru usai putus cinta. (Photo: Kelly Sikkema/ Unsplash)

Sama seperti mengembalikan pemberian mantan, meminta kembali hadiah yang telah Anda berikan itu juga tidaklah baik.

Hal ini bukan hanya membuat citra Anda sebagai sosok yang serakah, tetapi juga dapat menyinggung perasaan orang lain.

Mengapa ini berbahaya?

Setelah meminta barang yang telah diberikan untuk kembali, itu berarti Anda telah kehilangan harga diri. Orang yang mengetahui hal ini akan mencap Anda sebagai sosok yang tidak baik. Wanita dan pria ingin mendekati Anda pun pikir dua kali jika ingin pacaran dengan Anda.

3. Cari-Cari Alasan Untuk Berbicara

Ilustrasi Pertengkaran Hubungan Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Pertengkaran Hubungan Credit: pexels.com/pixabay

Tolong lupakan segala cerita lama. Apabila kata putus sudah terucap, dan mantan sudah jalan dengan kekasihnya yang baru, jangan berusaha untuk mengusik dan cari alasan untuk kembali.

Salah satu kesalahan fatal seseorang yang sudah putus adalah menyesal menutuskan hubungan dengan mantannya. Pura-pura bertanya ini itu dan mencari perhatian.

Mengapa ini berbahaya?

Apa yang Anda lakukan ini bisa merusak hubungan orang lain dan kebiasaan seperti ini harus dibuang jauh karena Anda harus belajar melupakan masa lalu.

4. Memaksa Orang Terdekat Mantan Untuk Balikan

Ilustrasi./Copyright unsplash.com/arif riyanto
Ilustrasi./Copyright unsplash.com/arif riyanto

Salah satu kebiasaan buruk lainnya ketika seseorang tak rela putus adalah mengadu kepada orang terdekat di mantan.

Mulai dari teman hingga orangtua mantan. Kerap kali hal yang disampaikan adalah keburukan mantan dan pembelaan diri Anda sendiri.

Mengapa ini berbahaya?

Jika hal ini dilakukan, maka seseorang akan merasa tertekan dengan ucapan Anda. Bukan simpatik tapi jadi ilfil.

5. Curhat di Media Sosial

ilustrasi bertengkar/copyright unsplash/Markus Spiske
ilustrasi bertengkar/copyright unsplash/Markus Spiske

Kebiasaan buruk lainnya seseorang apabila putus cinta adalah curhat di media sosial. Lagu sedih diputar dan diupdate untuk memberitahu 'seluruh dunia' soal suasana hati Anda.

Jika hanya sebatas itu, baiklah. Tetapi jika mengharap kasihan orang lain hingga merasa pihak yang paling dirugikan maka itu tidak lah baik.

Mengapa ini berbahaya?

Dari pada memelas dan ingin mendapat perhatian orang lain atau mantan, lebih baik Anda fokus pada hal lain dan mengambil pelajaran dari itu semua.