5 Kisah Sukses Penyandang Tunarungu yang Menjadikan Kekurangan Menjadi Kelebihan

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Keterbatasan penyandang disabilitas bukan menjadi hambatan untuk tetap berprestasi di berbagai bidang. Justru, penyandang tunarungu bisa menjadi orang yang hebat dan sukses.

TERKAIT: Tuai Kritik Paksa Tunarungu Berbicara, Berikut Klarifikasi Mensos Risma

TERKAIT: Dewi Sandra Rasakan Energi Berbeda Berteman dengan Penyandang Tunarungu

TERKAIT: Kesempatan Penyandang Tunarungu Ramaikan Fimelahood #MyGoalMatter

Kekerungan mereka justru menjadi kelebihan untuk menggapai impian. Hal ini pun dibuktikan oleh beberapa sosok penyandang tunarungu yang menjadi orang sukses dibidangnya, berikut ulasannya melansir Liputan6.com.

1. Angkie Yudistia

Nama Angkie Yudistia tidak asing lagi menjadi perempuan yang sukses. Meski ia memiliki keterbatasan pendengaran. Pada usia 10 tahun, Angkie mengalami demam tinggi, akibat kesalahan obat antibiotik, membuat dirinya kehilangan fungsi pendengarannya. Dirinya harus menerima kenyataan bahwa ia pun menjadi tunarungu.

Namun kini, ia menjadi salah satu staf khusus presiden, yang ditunjuk sendiri oleh Presiden Joko Widodo. Wanita kelahiran Medan ini juga dikenal sebagai pendiri Thisable Enterprise.

Banyak mencetak prestasi, ia didapuk menjadi salah satu finalis Abang None Jakarta pada 2008. Tak hanya itu, Angkie Yudistia juga menulis buku berjudul Perempuan Tunarungu, Menembus Batas.

2. Surya Sahetapy

Surya Sahetapy. (Foto: Dok. Instagram @suryasahetapy)
Surya Sahetapy. (Foto: Dok. Instagram @suryasahetapy)

Putra dari artis Dewi Yul ini seorang aktivis Tuli, juru bahasa isyarat dan aktor asal Indonesia. Ia pun menjadi salah satu penggerak organisasi GERKATIN (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia).

Divonis penyandang tungarungu sejak lahir, namun ia mampu menjadi pembicara di VII World Congress of The World Federation of The Deaf di Istanbul, Turki.

Kemudian pada 2018, Presiden Joko Widodo merekrut Surya Sahetapy sebagai salah satu staf khusus kepresidenan. Namun, saat sudah diterima, Surya ternyata meraih beasiswa studi di Amerika Serikat.

3. Rafi Ridwan

Desainer muda dan tuna rungu, Rafi Ridwan, di show Mercedes-Benz El Paso Fashion Week 2017, Texas-Amerika Serikat.
Desainer muda dan tuna rungu, Rafi Ridwan, di show Mercedes-Benz El Paso Fashion Week 2017, Texas-Amerika Serikat.

Pemilik nama lengkap Rafi Abdurrahman Ridwan itu dikenal sebagai desainer yang namanya telah mendunia. Rafi sendiri merupakan seorang penyandang tungarungu yang jadi desainer termuda di Indonesia dan dunia.

Meski memiliki keterbatasan, laki-laki berusia 18 tahun itu mampu membawa dirinya menuju kesuksesan. Bahkan, karyanya pernah dipakai oleh Tyra Banks pada America's Next Top Model hingga Michelle Obama.

Pada 2017 saat usianya masih 15 tahun, Rafi ikut turut serta memamerkan koleksinya pada El Paso Fashion Week 2017 di Texas Amerika Serikat. Rafi Ridwan menghadirkan busana dengan sentuhan motif dan kain tradisional yaitu tenun NTT dan Papua. Lewat koleksi ini, Rafi Ridwan memamerkan kekayaan heritage Indonesia ke mancanegara.

4. Mandy Harvey

Bikin mewek, nyanyian peserta America's Got Talent ini viral di dunia maya.
Bikin mewek, nyanyian peserta America's Got Talent ini viral di dunia maya.

Meski harus kehilangan pendengarannya ketika berusia 18 tahun, ia mampu menjadi seorang musisi, Wanita kelahiran 2 Januari 1988 ini awalnya dikenal karena penampilannya yang memukau di panggung America’s Got Talent (AGT).

Mandy mampu menunjukkan kemampuannya yang mengagumkan. Ditemani ukulele, Mandy yang saat itu berusia 29 tahun memukau empat juri, yakni Simon Cowell, Heidi Klum, Mel B, dan Howie Mandel. Kendati memiliki kekurangan, Mandy Harvey dapat membuktikan dirinya bisa menyanyi dengan indah hingga mendapat banyak pujian.

Kala itu, ia mengalami connective tissue disorder atau penyakit pada jaringan ikat. Penyakit tersebut membuat sarafnya memburuk hingga akhirnya kehilangan pendengaran.

Kini, ia telah menelurkan berbagai karya yang dapat dinikmati banyak orang. Mandy pun telah menjadi musisi dan penyanyi jazz yang sukses.

5. Scott Tankersley

Twitter Scott Tankersley (@CoachTankersly)
Twitter Scott Tankersley (@CoachTankersly)

Seorang pelatih olahraga di salah satu sekolah menengah Texas telah melawan stigma disabilitas sebagai seorang yang tuli sejak berumur 3 tahun. Bagi seorang tuli, sejak berumur tiga tahun Scott Tankersley sering menyerah pada impiannya.

Namun dengan sebuah peluang, ia sukses membawa kejuaraan tim dari lima olahraga berbeda dalam 40 tahun terakhir ia menjabat sebagai kepala pelatih softball Bushland.

Bahkan setelah setiap kejuaraan yang ia menangkan dalam 40 tahun terakhir itu, ia masih mengingat semua orang yang meragukannya, mengatakan kepadanya bahwa ia tidak akan pernah menjadi pelatih. Namun penolakan dan hinaan yang menimpa dirinya, ia jadikan sebagai motivasi.

Kini Scott Tankersley merupakan salah satu dari beberapa pelatih paling sukses dalam rekor menang dan memberi dampaknya di berbagai olahraga.

#elevate women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel