5 Klub dengan Pemilik Sultan di Liga 1 2022 / 2023: Doyan Bakar Duit, Prestasi?

Bola.com, Jakarta - Beberapa musim terakhir, sepak bola Indonesia khususnya di Liga 1 mulai diramaikan oleh kehadiran segelintir 'sultan' yang berani berkecimpung di lapangan hijau. Beberapa memang sudah tajir dari sononye, tapi yang menarik adalah kemunculan pemilik atau petinggi klub kaya raya yang siap mendobrak hegemoni tim-tim tradisional.

Kekuatan uang merupakan satu di antara faktor penentu sukses sebuah tim. Contoh saja Man City, Chelsea, PSG, hingga RB Leipzig yang mampu bersaing di jajaran elite Eropa.

Real Madrid, Barcelona, hingga Juventus juga termasuk tim sultan. Hanya, yang membedakan adalah bahwa secara tradisi mereka telah sukses sebagai klub sepak bola sehingga DNA itulah yang membuat uang mengalir dengan caranya sendiri.

Di Liga 1 pun demikian. Klub-klub tradisional maupun yang baru-baru terbentuk mendapatkan sokongan dana melimpah dari pemilik klub, yang umumnya punya pengaruh kuat di sektor ekonomi.

Persis Solo, tim yang sarat sejarah, setelah tenggelam di kasta rendah sepak bola Indonesia, kini bangkit setelah diakuisisi oleh sejumlah 'konglomerat'. RANS Nusantara FC lebih nyentrik lagi, di mana kolaborasi Rudy Salim dan Raffi Ahmad membuat tim tersebut mengkrabkan istilah sportainment di Tanah Air.

Persija Jakarta

Persija Jakarta Logo (Bola.com/Adreanus Titus)
Persija Jakarta Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Nirwan Bakrie yang dikenal sebagai konglomerat papan atas Indonesia ini memang tak terlibat langsung dalam jajaran manajemen Persija Jakarta. Namun, ia memiliki saham penuh menunjuk sejumlah orang kepercayaannya untuk mengelola Persija secara profesional.

NDB, sapaan akrabnya, memulai petualangan panjang di sepak bola Indonesia dengan mendirikan Pelita Jaya yang berkiprah di Liga Sepak Bola Utama (Galatama), kompetisi semiprofesional pertama di Indonesia.

Belakangan, NDB menjadi figur penting di sepak bola nasional dengan berbagai program pembinaan yang didanainya seperti PSSI Primavera dan Baretti, tim anak-anak muda yang berlatih dan berkompetisi di Italia. Kemudian menyusul program sama yakni SAD Uruguay.

NDB juga pernah menjadi pengurus PSSI dengan menjadi Wakil Ketua Umum. Sebelum di Persija, NDB juga pernah mendanai Arema Cronus. Saat ini, selain Persija, NDB juga pemilik saham di klub A-league, Brisbane Roar.

Persib Bandung

Penampakan jersey terbaru Persib Bandung untuk Liga 1 2022/2023. (Bola.com/Erwin Snaz)
Penampakan jersey terbaru Persib Bandung untuk Liga 1 2022/2023. (Bola.com/Erwin Snaz)

Glenn Sugita menyulap Persib Bandung menjadi satu di antara klub paling mapan dan mandiri di jagad persepakbolaan Indonesia. Kerja keras Glenn Sugita membuat Maung Bandung bisa bertahan bahkan cenderung berkembang pada awal-awal larangan bantuan dari dana pemerintah (APBD).

Bersama sejumlah pengusaha kakap seperti Pieter Tanuri, Kiki Barki, Erick Thohir dan Patrick Waluyo, Glenn membentuk konsorsium untuk menopang pendanaan operasional tim. Setelah konsorsium terbentuk, Persib pun dibanjiri sponsor besar seperti Yomart, PT Daya Adira Mustika (Honda), Sozzis So Nice, Evalube, Bank BTPN, Alfamart, dan Corsa.

Sama seperti Nirwan Bakrie, Glenn lebih banyak berperan di belakang layar. Kendali manajemen PT PBB dijalankan oleh Direktur Operasional, Teddy Tjahyono. Saat kompetisi berjalan, selain pelatih, rekan media juga lebih sering mengutip komentar Umum Muchtar, eks manajer Persib yang kini menjadi komisaris di PT PBB.

Glenn merupakan Co-founder Northstar Group, perusahaan pengelola dana (private equity firm) yang cukup besar di level Asia Tenggara. Mengutip Gatra pada 22 April 2020, aset kelolaan Northstar mencapai 2 miliar USD.

Arema FC

Arema FC - Ilustrasi Logo (Bola.com/Adreanus Titus)
Arema FC - Ilustrasi Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Pada 6 Juni 2021, publik Malang dihebohkan dengan ditunjuknya Gilang Widya Pramana sebagai Presiden Arema FC yang baru. Gilang tak lain adalah pengusaha berjuluk Crazy Rich Malang yang sukses dengan bisnis Juragan 99 Trans, MS Glow, dan lainnya.

Sebenarnya kabar Gilang bakal jadi bos baru Arema mencuat sejak awal 2021. Dia mengaku ditawari saham Arema FC oleh Iwan Budianto, mantan CEO Arema. Ternyata jabatan yang diberikan kepada Gilang bukan pemegang saham, justru presiden klub.

Sebagai public figure dan pengusaha yang memiliki jejaring banyak, Gilang bisa bermanuver bebas dari sisi keungan atau sponsorship. Mendatangkan pemain-pemain bintang pun bisa dilakukannya dengan mudah.

Umur Sang Juragan 99 di Arema FC memang masih dini, tapi melihat antusiasmenya dalam menggerakkan roda klub, tampaknya Singo Edan bakal jadi tim yang disegani berbagai lapisan masyarakat.

 

Persis Solo

<p>Persis Solo - Ilustrasi Persis Solo (Bola.com/Adreanus Titus/Foto:Dok. Persis Solo)</p>

Persis Solo - Ilustrasi Persis Solo (Bola.com/Adreanus Titus/Foto:Dok. Persis Solo)

Kaesang Pangarep bersama pengusaha Kevin Nugroho dan Menteri BUMN, Erick Thohir, membeli saham Persis sebesar 90 persen pada 20 Maret 2021. Ketiganya berambisi membawa tim berjulukan Laskar Sambernyawa itu promosi ke Liga 1 pada musim depan.

Tentu siapa tidak mengenal sosok Kaesang Pangarep. Dia merupakan putra dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

"Sebetulnya waktu saya mau mengakuisisi Persis, Bapak cuma kasih satu kata dan bilang lanjut. Begitu saja," kata Kaesang Pangarep ketika mengunjungi Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, di Kantor PSSI, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).

Sejak diakuisisi oleh trio sultan tersebut, Persis Solo langsung lolos ke Liga 1. Pergerakan Laskar Sambernyawa tampaknya tak akan langsung berhenti di situ saja sebab perekrutan pemain berkelas dilakukan oleh tim yang bermarkas di Stadion Manahan tersebut.

RANS Nusantara FC

<p>Rans Cilegon FC - Ilustrasi Rans Cilegon FC (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Rans Cilegon FC - Ilustrasi Rans Cilegon FC (Bola.com/Adreanus Titus)

Raffi Ahmad selama ini dikenal cukup dekat dengan dunia sepak bola. Suami Nagita Slavina itu bersama beberapa artis lainnya aktif dalam komunitas sepak bola yang bernama Selebritis FC.

Kini Raffi Ahmad tidak sekadar aktif di sepak bola komunitas. Sosok yang acap kali disebut dengan julukan 'Sultan Andara' itu resmi memiliki klub sepak bola profesional setelah membeli Cilegon United, dan kini resmi berganti nama menjadi RANS Nusantara FC.

Raffi tidak sendiri, tapi ia ditemani oleh Rudy Salim yang paham betul bagaimana mengelola sebuah media bisnis. Jika Raffi punya RANS Entertainment, maka Rudy memiliki Prestige Corp yang mengelola banyak sayap bisnis, seperti Automo hingga Leslar Entertainment.

Dengan latar belakang showbiz dan otomotif, duet Rudy-Raffi sukses mengembangkan RANS Nusantara menjadi klub sepak bola yang lekat dengan istilah sportainment. Tapi bukan berarti keduanya tidak serius, sebab ini dibuktikan dengan sukses lolos ke Liga 1 dan mendatangkan banyak pemain bintang, sebut saja Septian Bagaskara dan Makan Konate.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel