5 Klub Top Eropa yang Belum Pernah Merasakan Trofi Liga Champions

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Meraih gelar juara Liga Champions merupakan impian klub-klub Eropa. Tak heran jika setiap klub mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya demi bisa merengkuh trofi Si Kuping Besar.

Real Madrid tercatat sebagai klub yang paling banyak mengoleksi trofi Liga Champions. Klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu telah 13 kali menjadi juara.

AC Milan menempati posisi kedua dengan tujuh titel juara Liga Champions. Sementara itu, Bayern Munchen dan Liverpool sama-sama memenangkan enam gelar.

Chelsea menjadi juara Liga Champions musim lalu. Mereka meraih kesuksesan itu setelah mengalahkan Manchester City dengan skor 1-0, pada partai final di Estadio do Dragao.

Tetapi, ada beberapa klub top Eropa yang belum pernah mengangkat trofi Liga Champions. Siapa saja? Berikut ini adalah lima klub top Eropa yang belum pernah juara Liga Champions.

Arsenal

Striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang, mengontrol bola saat melawan Manchester City pada laga Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (18/7/2020). Arsenal menang 2-0 atas Manchester City. (AP Photo/Matt Childs,Pool)
Striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang, mengontrol bola saat melawan Manchester City pada laga Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (18/7/2020). Arsenal menang 2-0 atas Manchester City. (AP Photo/Matt Childs,Pool)

Arsenal belum pernah menjadi juara Liga Champions. Meski begitu, klub berjuluk The Gunners itu pernah tampil di final kompetisi Eropa tersebut.

Arsenal menembus final Liga Champions pada 2006. Akan tetapi, The Gunners gagal menjadi juara karena kalah dari Barcelona asuhan Frank Rijkaard.

Arsenal menjadi klub yang secara konsisten lolos ke Liga Champions hingga 2017. Sayangnya, setelah itu prestasi mereka menurun drastis.

Valencia

(kiri-kanan) Pemain Valencia Maxi Gomez, Ferran Torres, Ruben Sobrino, dan Kangin Lee saat sesi latihan di Paterna Sports City, Paterna, Spanyol, Selasa (18/2/2020). Valencia akan menghadapi Atalanta pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, 20 Februari 2020 dini hari WIB. (JOSE JORDAN/AFP)
(kiri-kanan) Pemain Valencia Maxi Gomez, Ferran Torres, Ruben Sobrino, dan Kangin Lee saat sesi latihan di Paterna Sports City, Paterna, Spanyol, Selasa (18/2/2020). Valencia akan menghadapi Atalanta pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, 20 Februari 2020 dini hari WIB. (JOSE JORDAN/AFP)

Klub La Liga telah mendominasi Liga Champions lebih dari tim lainnya dari lima liga top Eropa. Meski begitu, Valencia belum pernah memenangkan trofi Si Kuping Besar.

Valencia pernah menjadi klub yang tangguh selama akhir 1990-an dan awal 2000-an. Mereka mampu menembus final Liga Champions.

Di bawah kepemimpinan Gaizka Mendieta, The Bats lolos ke final Liga Champions berturut-turut pada musim 1999-00 dan 2000-01. Sayangnya, Valencia harus merasakan kekalahan di kedua kesempatan itu.

Atletico Madrid

Para pemain Atletico Madrid merayakan kemenangan atas Real Valladolid pada laga Liga Spanyol di Stadion Jose Zorrilla, Sabtu (22/5/2021). Atletico Madrid menang dengan skor 2-1. (AP/Manu Fernandez)
Para pemain Atletico Madrid merayakan kemenangan atas Real Valladolid pada laga Liga Spanyol di Stadion Jose Zorrilla, Sabtu (22/5/2021). Atletico Madrid menang dengan skor 2-1. (AP/Manu Fernandez)

Di bawah asuhan Diego Simeone, Atletico Madrid meraih prestasi yang bagus di kompetisi Eropa. Mereka memenangkan dua trofi Liga Europa dan dua trofi Piala Super Eropa.

Atletico juga pernah menembus final Liga Champions pada 2014 dan 2016. Namun, mereka selalu gagal mengangkat trofi tersebut.

Atletico kalah dari musuh bebuyutan Real Madrid pada kedua final tersebut. Terlepas dari itu, Atletico dianggap sebagai salah satu favorit untuk memenangkan trofi dalam waktu dekat.

PSG

PSG - Ilustrasi Bintang-bintang Mahal PSG (Bola.com/Adreanus Titus)
PSG - Ilustrasi Bintang-bintang Mahal PSG (Bola.com/Adreanus Titus)

PSG menjadi klub yang disegani di Eropa setelah diakuisi Qatar Sports Investments pada 2011 silam. Mereka mampu merekrut banyak pemain bintang ke Paris.

Dengan skuad bertabur bintang, PSG berhasil mendominasi liga domestik. Namun, hal yang sama belum bisa ditiru di Liga Champions sejauh ini.

PSG baru sekali tampil di final Liga Champions pada tahun 2020. Sayangnya, mereka gagal menjadi juara karena kalah dari Bayern Munchen.

Manchester City

Para pemain Manchester City tampak kecewa usai ditaklukkan Chelsea pada laga final Liga Champions di Stadion Dragao, Porto, Minggu (30/5/2021). City takluk dengan skor 1-0. (Jose Coelho/Pool via AP)
Para pemain Manchester City tampak kecewa usai ditaklukkan Chelsea pada laga final Liga Champions di Stadion Dragao, Porto, Minggu (30/5/2021). City takluk dengan skor 1-0. (Jose Coelho/Pool via AP)

Manchester City mendominasi Premier League dalam satu dekade terakhir. The Citizens menjadi juara sebanyak lima kali dalam kurun waktu 10 tahun.

Terlepas dari dominasi di liga domestik, Manchester City tidak mampu berbuat banyak di Liga Champions. Padahal, mereka tidak kekurangan pemain bintang di skuadnya.

Pasukan Josep Guardiola berhasil mencapai final Liga Champions musim lalu. Namun, mereka gagal menjadi juara setelah kalah dari Chelsea.

Sumber: Sportskeeda

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta/Published: 26/8/2021)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel