5 Komplikasi Kehamilan pada Trimester Ketiga yang Paling Umum Terjadi

·Bacaan 2 menit

Trimester ketiga merupakan masa-masa krusial pada saat kehamilan. Kondisi perut yang semakin membesar serta dekatnya waktu kelahiran menyebabkan penting menjaga kesehatan di masa ini.

Secara umum, pada saat hamil sangat penting untuk menjaga kesehatan dengan hati-hati. Hal ini agar terhindar dari masalah kesehatan yang rentan terjadi.

Trimester ketiga kehamilan dimulai dari minggu ke-28 hingga tiba saat melahirkan. Pada saat ini, bayi yang kamu kandung bakal mengalami pertumbuhan berat badan setiap hari.

Pada trimester ketiga ini, sejumlah masalah rentan dialami dan perlu kamu perhatikan. Berikut sejumlah komplikasi kehamilan yang rentan terjadi pada trimester ketiga.

Preeklampsia

Ilustrasi Preeklampsia Credit: pexels.com/Demi
Ilustrasi Preeklampsia Credit: pexels.com/Demi

Preeklampsia merupakan komplikasi yang berisiko fatal dan mungkin terjadi pada trimester ketiga. Masalah kesehatan ini biasa ditandai dengan wajah, tangan, dan kaki bengkak, sakit kepala, serta pandangan berkunang-kunang. Ketika mengalami masalah kesehatan ini, sebaiknya berkonsultasi secepat mungkin ke dokter bisa berbahaya bagi dirimu dan buah hati di kandungan.

Terjadinya Pendarahan

Ilustrasi Kehamilan Credit: pexels.com/Sierra
Ilustrasi Kehamilan Credit: pexels.com/Sierra

Pendarahan bisa dialami ketika plasenta secara abnormal berada atau terpisah dari uterus secara dini. Hal ini 95 persen menjadi penyebab pendarahan yang dialami oleh seseorang.

Ketika pendarahan yang terjadi cukup parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Hal ini bisa menjadi masalah serius karena hilangnya darah bisa berarti bayi kurang mendapat nutrisi secara tepat.

Sakit Tiba-Tiba di Selangkangan

Ilustrasi Kehamilan Credit: pexels.com/Slada
Ilustrasi Kehamilan Credit: pexels.com/Slada

Kondisi ini sangat umum dialami dan terjadi ketika tubuh bersiap untuk mengandung dan melahirkan. Sendi pinggul menjadi longgar dan kamu bakal kesulitan untuk berdiri dalam waktu lama. Hal ini bukan kondisi serius, cukup normal, serta bakal menghilang setelah kamu melahirkan.

Heartburn

Ilustrasi Heartburn Credit: pexels.com/Mica
Ilustrasi Heartburn Credit: pexels.com/Mica

Kamu bisa mengalami heartburn karena asam lambung yang naik hingga kerongkongan. Semakin bayi membesar, tekanan pada perut juga semakin meningkat dan memaksa asam lambung untuk naik.

Masalah ini bisa dicegah dengan menghindari konsumsi gorengan dan menerapkan pola makan sehat. Kamu juga bisa makan dalam porsi kecil namun berkali-kali serta berjalan setelah makan untuk meredakan rasa sakit yang kamu alami.

Sakit Punggung

Ilustrasi Sakit Punggung Credit: pexels.com/Harry
Ilustrasi Sakit Punggung Credit: pexels.com/Harry

Meningkatnya bobto bayi bisa membuat postur tubuh jadi memburuk. Hal ini bisa memberi tekanan pada punggung dan tulang belakang. Selain itu, perubahan hormon yang terjadi juga menyebabkan persendian menjadi lebih longgar.

Sejumlah faktor tersebut bisa berujung menjadi sakit punggung. Hal ini sangat umum terjadi dan seharusnya tidak terlalu ditakutkan asal kamu menjaga kesehatan dan tidur dengan cukup.

Sejumlah masalah kesehatan tersebut rentan kamu alami pada trimester ketiga kehamilan. Pastikan untuk menjaga kesehatan dengan tepat agar terhindar dari masalah kesehatan yang bisa berbahaya untukmu dan buah hati.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel