5 Kru Yamaha Jalani Isolasi Mandiri akibat Covid-19

Lewis Duncan
·Bacaan 1 menit

Sebelumnya, saat sesi latihan bebas, Jumat (7/11/2020), Maverick Vinales membocorkan bahwa salah satu anggota timnya positif terpapar virus corona. Dia sendiri masih menunggu hasil tes PCR yang dilakukan pada pagi hari.

Hilangnya satu kru merupakan kabar buruk kedua yang didapat Vinales, setelah ia dijatuhi sanksi memulai balapan dari pit lane untuk balapan Minggu nanti, karena bakal menggunakan mesin keenam. Itu sudah melewati jatah yang diperbolehkan MotoGp, yakni lima mesin tiap musim.

Yamaha telah mengonfirmasi kabar tersebut. Pabrikan asal Jepang itu menegaskan bahwa staf yang positif segera dipulangkan dari Sirkuit Ricardo Tormo dan wajib melakukan isolasi mandiri. Mereka juga melakukan penilaian risiko untuk mengetahui apakah ada anggota lain yang mungkin berisiko terinfeksi.

Setelah dilakukan analisis, ada empat orang, termasuk Meregalli, yang harus dikarantina hingga 16 November. Walaupun berdasarkan hasil swab test, Jumat kemarin, sudah dinyatakan negatif.

Dari lokasi isolasi, mereka menyatakan akan terus berhubungan dengan tim di sirkuit dan memberi dukungan maksimal untuk koleganya.

Baca Juga:

Marquez Tuding Pembalap Yamaha Sadar Ada Kecurangan Pakai Mesin Keenam, Vinales Start dari Pit Lane

Pabrikan garpu tala itu juga menyatakan bahwa tidak ada lagi, termasuk Vinales atau Valentino Rossi, yang baru kembali dari isolasi mandiri, berisiko terkena Covid-19. Ini sebagai hasil dari ketegasan Yamaha mematuhi protokol pencegahan.

Yamaha MotoGP diterpa gelombang kedua Covid-19, sebulan setelah enam kru, termasuk M1 project leader Takahiro Sumi, dinyatakan positif. Mereka tak bisa membantu di MotoGP Prancis dan Aragon.

Juara dunia MotoGP sembilan kali, Valentino Rossi, juga tak bisa melaju di kedua edisi tersebut karena gagal dalam tes PCR di Italia. Ia akhirnya dapat lampu hijau terbang ke Valencia setelah terbebas dari Covid-19.