5 Kue Khas Imlek yang Wajib untuk Disajikan

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Tahun baru kalender China kali ini jatuh di tanggal 12 Februari 2021. Tahun ini dipercaya sebagai tahun Kerbau Logam Putih, yang memiliki makna bangkit dari keterpurukan, setelah melalui berbagai macam rintangan di tahun lalu.

Saat merayakan Imlek, banyak keluarga yang menyibukkan diri dengan menyiapkan berbagai macam sajian khas Imlek, yang wajib disajikan saat Imlek karena memiliki makna yang berbeda-beda.

Salah satu sajian yang wajib ada saat perayaan Imlek adalah kue. Berikut kue khas Imlek yang wajib untuk disajikan, dilansir dari berbagai sumber:

Manisan Segi Delapan

ilustrasi kue imlek/fotohunter/shutterstock
ilustrasi kue imlek/fotohunter/shutterstock

Manisan segi delapan ini sangat wajib disajikan saat merayakan Imlek. Manisan ini disajikan dalam wadah yang bersekat delapan, yang bentuknya menyerupai bunga teratai.

Angka delapan dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan, sedangkan bunga teratai memiliki arti kesuburan. Kotak set ini memiliki 8 varian manisan, yang maknanya berbeda-beda.

Manisan melon memiliki arti kesehatan dan perkembangan hidup, manisan jeruk kumquat memiliki arti kemakmuran dan emas, manisan kelapa kering atau kelapa segar memiliki arti persatuan dan persahabatan, manisan kelengkeng memiliki arti banyak anak, biji teratai memiliki arti kesuburan, manisan buah leci memiliki arti ikatan keluarga kuat, kacang tanah memiliki arti panjang umur, dan manisan semangka merah artinya kebahagiaan dan kejujuran.

Kue Lapis Legit

ilustrasi kue imlek/Kristina Ismulyani/shutterstock
ilustrasi kue imlek/Kristina Ismulyani/shutterstock

Kue lapis legit adalah kue primadona yang banyak disuguhkan saat perayaan Imlek. Kue lapis legit ini dibuat secara berlapis-lapis, yang memiliki rasa manis dan terbuat dari bahan yang mahal.

Karena bentuknya yang berlapis-lapis, kue lapis legit ini dipercaya bisa mendatangkan kemakmuran, kekayaan dan hoki yang berlapis-lapis dan tidak habis.

Tak heran jika kue lapis legit ini, akan sangat laris di pasaran saat menjelang perayaan Imlek, yang bisa dijadikan sebagai bingkisan Imlek.

Kue Mangkok

ilustrasi kue imlek/Noor fitriah/shutterstock
ilustrasi kue imlek/Noor fitriah/shutterstock

Kue yang selanjutnya adalah kue mangkok. Kue mangkok memiliki bentuk yang seperti mangkok, yang bagian atasnya berbentuk mekar.

Kue ini merupakan kue tradisional yang sering dijual juga di jajanan pasar. Kue mangkok ini memiliki rasa yang manis, yang mudah dibuat dan hampir mirip dengan kue bolu.

Karena memiliki bentuk yang mekar, maka kue mangkok ini dipercaya sebagai lambang kekayaan atau rejeki, yang akan bermekaran disepanjang tahun ini

Kue Bulan

ilustrasi kue imlek/jiao2020/shutterstock
ilustrasi kue imlek/jiao2020/shutterstock

Kue bulan atau yang disebut dengan moon cake, adalah kue khas Imlek yang bentuknya bulat, yang mirip dengan bakpia.

Kue bulan ini memiliki isian biji teratai, kacang merah, jujube dan five kernel, atau diisi dengan 5 macam kacang-kacangan yang dicampur menjadi satu dalam kue bulan.

Kue bulan ini bertuliskan aksara Tionghoa, yang dipercaya sebagai lambang harmoni dan panjang umur, bagi orang yang menikmati kue bulan ini saat perayaan Imlek.

Kue Keranjang

ilustrasi kue imlek/Ika Rahma H/shutterstock
ilustrasi kue imlek/Ika Rahma H/shutterstock

Kue keranjang atau Nian Gao memang sudah tidak asing lagi dalam perayaan Imlek. Karena kue ini selalu dijadikan sajian saat Imlek, yang bisa juga dijadikan sebagai sajian untuk para leluhur.

Kue yang memiliki tekstur lengket dan rasa yang manis ini, terbuat dari garam, beras ketan, gula merah dan tepung gandum.

Kue keranjang memiliki arti sebagai lambang keluarga yang erat, memiliki harapan yang baik di tahun ini, serta mendapatkan kemakmuran dan berkah yang melimpah.