5 Love Lessons dari YUMI’S CELLS, Bagaimana Sebuah Hubungan Bisa Bertahan Jika Nggak Saling Terbuka?

·Bacaan 4 menit

Fimela.com, Jakarta YUMI’S CELLS sukses menjadi salah satu drama Korea yang banyak diperbincangkan hingga episode terakhirnya ditayangkan pada 30 Oktober 2021 lalu. Menceritakan kehidupan Kim Yumi (Kim Go Eun) dan manisnya kisah cinta bersama Gu Woong (Ahn Bo Hyun), banyak yang baper dengan chemistry yang mereka tampilkan. Gimana perasaanmu sekarang setelah nonton episode terakhirnya minggu lalu, Sahabat Fimela? Sudah bisa move on?

Biarpun menghadirkan kisah kehidupan sehari-hari yang ringan serta kelakuan para sel Yumi yang menghibur, tapi jalan ceritanya sangat related dengan kehidupan sehari-hari. Bahkan, banyak love lessons yang bisa dipetik setelah nonton drakor yang satu ini. Gali lebih dalam yuk, Sahabat Fimela!

Perbedaan Jalan Pikiran Perempuan dan Laki-laki

Credit: Instagram/tvn_drama
Credit: Instagram/tvn_drama

Perempuan dan laki-laki memang memiliki pola pikiran yang berbeda, hal ini pasti sudah nggak asing dong. Tapi, dari Yumi dan Woong juga para penonton bisa belajar bahwa perbedaan tersebut bisa jadi masalah jika tidak dibicarakan dengan baik.

Misalnya saja di beberapa episode pertama, Yumi membutuhkan penjelasan tentang teh yuzu milik Woong atau mengapa Woong meminta Sae Yi memilih kalung untuknya. Tapi, sel dalam diri Woong yang lebih mengandalkan logic memilih penjelasan singkat dan seperlunya yang nggak membuat Yumi puas.

Bersahabat dengan Lawan Jenis, Yay or Nay?

Credit: Instagram/tvn_drama
Credit: Instagram/tvn_drama

Persahabatan lawan jenis memang sudah banyak terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, sebenarnya hal tersebut wajar nggak sih? Dari YUMI’S CELLS juga kita belajar bahwa sahabat pun bisa jadi sosok yang toxic kalau kamu nggak pandai memilih teman.

Woong dan Sae Yi sudah berteman sejak lama, bahkan mereka membangun bisnis yang sama. Tapi, hubungan mereka selalu ambigu. Kadang Sae Yi terlihat menyukai Woong, tapi di satu sisi dia nggak ingin memiliki hubungan yang lebih jauh dengan Woong. Saat tahu Woong berkencan dengan Yumi, ia pun menunjukkan gelagat toxic yang mengganggu hubungan pasangan tersebut.

Banyak yang bilang kalau pacar sebaiknya nggak menggantikan sahabat. Tapi, lihat-lihat dulu juga seperti apa karakter sahabatmu. Jika merugikan hubungan percintaan atau nggak menghargai pasanganmu, maka bisa dibilang bahwa dia bukanlah sahabat yang baik.

Jangan Berharap Pasangan Terbuka Jika Kamu Tidak Melakukan Hal yang Sama

Credit: Instagram/tvn_drama
Credit: Instagram/tvn_drama

Yumi dan Woong memang punya sifat yang bertolak belakang, tapi sebenarnya keduanya punya persamaan yang sama. Mereka sama-sama nggak bisa mengungkapkan perasaannya masing-masing. Akhirnya, banyak kesalahpahaman yang sering terjadi karena kurangnya komunikasi. Misalnya yang terjadi saat Woong tidak menceritakan bahwa ia menjual rumahnya karena bisnisnya nggak berjalan dengan baik.

Puncaknya adalah ketika Yumi membahas pernikahan bersama Woong. Woong yang memiliki banyak pikiran di kepalanya nggak bisa mengungkapkan alasannya kepada Yumi. Saat Woong ingin memberikan jawabannya, Yumi langsung menutup diri karena merasa ditolak oleh Woong.

Kesannya sepele, tapi kalau sama-sama nggak terbiasa saling terbuka, ujung-ujungnya bisa mengganggu hubungan. Yumi dan Woong pun tidak memiliki kesempatan menyelesaikan masalah ini dan malah berujung pada hubungan yang semakin renggang.

Tahu Kapan Saatnya Mempertahankan Harga Diri

Credit: Instagram/tvn_drama
Credit: Instagram/tvn_drama

Sebagai cowok, mempertahankan harga diri memang penting. Tapi, tetap harus mengetahui kapan saatnya mempertahankan harga diri atau menurunkan ego yang dimiliki. Dalam drakor ini, puncak retaknya hubungan Woong dan Yumi adalah ketika Woong memutuskan untuk pindah dari apartemen Yumi tanpa membicarakan alasan yang sebenarnya.

Bahkan, ketika mereka akhirnya berpisah pun, alasan utama masih tentang harga diri. Padahal sebenarnya baik Yumi dan Woong masih sama-sama saling mencintai. Hubungan yang baik adalah yang bisa memahami kapan saatnya mempertahankan harga diri, dan kapan waktunya terbuka dengan situasi yang ada. Jangan merasa gengsi dengan pasangan. Kalau dia adalah sosok yang berarti dalam hidupmu, sudah saatnya untuk mulai melibatkannya lebih jauh ke dalam hidupmu.

Pemeran Utama dalam Hidupmu adalah Dirimu Sendiri

Credit: Instagram/tvn_drama
Credit: Instagram/tvn_drama

Selain mengajarkan banyak pelajaran tentang hubungan dengan pasangan, YUMI’S CELLS juga menyadarkan penonton tentang pentingnya mencintai diri sendiri. Ada satu quote penuh makna di episode terakhirnya yang diucapkan oleh salah satu sel Yumi. Pemeran utama dalam hidupmu adalah dirimu sendiri.

Quote ini sekaligus menyadarkan para penonton bahwa siapapun pria utama yang mendampingimu saat ini, posisinya bisa berubah atau bergeser kapan saja. Tapi, pemeran utama dalam hidupmu tetap dirimu sendiri. Jadi, penting untuk memperhatikan diri sendiri. Daripada bersama seseorang karena hanya takut kesepian, lebih baik benar-benar memikirkan ulang apakah hubungan tersebut worth it dengan rasa bahagia yang kamu jalani.

YUMI’S CELLS mungkin memberikan kisah akhir yang nggak sesuai ekspektasi, tapi related banget dengan kehidupan sehari-hari yang memang nggak semuanya berjalan seperti apa yang diinginkan. Ada pelajaran hidup lainnya yang kamu petik dari drama ini, Sahabat Fimela?

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel