5 Makanan yang Banyak Mengandung Kolagen untuk Kulit, Efektif Cegah Penuaan Dini

·Bacaan 3 menit

Kolagen menjadi suatu istilah dalam dunia kecantikan yang kini sering didengar dan mudah dijumpai di banyak produk kecantikan. Kolagen sendiri merupakan protein yang memberi struktur, kekenyalan, dan elastisitas kulit. Kolagen menjadi protein yang paling melimpah dan penting dalam tubuh dengan ada lebih dari 28 jenis, dari kepala hingga kaki.

Kolagen sebenarnya diproduksi alami pada tubuh. Namun, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen semakin menurun. Oleh karena itu, kamu bisa mengonsumsi makanan dan suplemen untuk mencukupinya. Tentunya makanan kaya nutrisi menjadi pilihan yang lebih aman dan sehat.

Makanan yang banyak mengandung kolagen bisa dikonsumsi jadi menu sehari-hari. Mengonsumsi makanan kaya kolagen atau makanan yang meningkatkan produksi kolagen juga dapat membantu menciptakan asam amino yang dibutuhkan kulit.

Oleh karena itu, Fimela.com kali ini akan mengulas 5 makanan yang banyak mengandung kolagen untuk kulit. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Beragam Sayuran Hijau

Ilustrasi Sayuran Hijau Credit: pexels.com/Rodolfo
Ilustrasi Sayuran Hijau Credit: pexels.com/Rodolfo

Sayuran hijau bayam, kangkung, dan sawi kaya akan nutrisi seperti vitamin C dan zat besi. Hal ini tentunya juga baik dijadikan makanan yang banyak mengandung kolagen. Klorofil dalam sayuran hijau ini dapat meningkatkan jumlah prokolagen (prekursor kolagen). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi klorofil meningkatkan prekursor kolagen di kulit.

Vitamin C dalam sayuran hijau juga mengandung kolagen yang baik untuk tubuh. Sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam, kaya akan zat besi. Sebuah studi dalam edisi 2009 "Journal of Korean Society of Food Science and Nutrition", mengatakan zat besi dapat membantu dalam pembentukan kolagen. Besi adalah blok penyusun dan co-faktor, bersama dengan asam askorbat, silikon, prolin dan lisin, dalam produksi kolagen.

Putih Telur

Ilustrasi Telur Credit: pexels.com/Yusuf
Ilustrasi Telur Credit: pexels.com/Yusuf

Makanan yang banyak mengandung kolagen berikutnya adalah putih telur. Meskipun telur tidak mengandung jaringan ikat seperti banyak produk hewani lainnya, putih telur memiliki prolin dalam jumlah besar, salah satu asam amino yang diperlukan untuk produksi kolagen.

Putih telur tinggi protein tetapi rendah kalori. Bahkan, putih telur mengemas sekitar 67% dari semua protein yang ditemukan dalam telur.

Konsumsi putih telur secara teratur dapat membantu peremajaan jaringan dan sel yang menghasilkan kulit lebih halus. Putih telur adalah sumber yang luar biasa untuk mencegah tanda-tanda awal penuaan seperti keriput dan garis-garis halus.

Daging Ikan dan Kulitnya

Ilustrasi Daging Ikan Credit: pexels.com/Marry
Ilustrasi Daging Ikan Credit: pexels.com/Marry

Ikan merupakan makanan yang banyak mengandung kolagen selanjutnya. Seperti hewan lainnya, ikan dan kerang memiliki tulang dan ligamen yang terbuat dari kolagen. Beberapa orang mengklaim kolagen laut adalah salah satu yang paling mudah diserap.

Ikan, secara umum, sudah merupakan pilihan yang bagus karena kaya akan asam amino yang dibutuhkan untuk memproduksi kolagen. Bagian ikan yang kaya kolagen diantaranya adalah kepala, sisik, atau bola mata.

Faktanya, para peneliti telah menggunakan kulit ikan sebagai sumber peptida kolagen. Kulit ikan begitu halus setelah dibuang sisiknya karena ada konsentrasi tinggi kolagen tipe I yang menyumbang mayoritas kolagen di kulit.

Daging Ayam

Ilustrasi Daging Ayam Credit: pexels.com/Omar
Ilustrasi Daging Ayam Credit: pexels.com/Omar

Makanan yang banyak mengandung kolagen berikutnya adalah ayam. Bahkan, beberapa suplemen kolagen berasal dari ayam. Ini karena ayam memiliki jaringan ikat di dalamnya. Jaringan ini menjadikan ayam sumber kolagen dari makanan yang melimpah.

Beberapa penelitian telah menggunakan leher dan tulang rawan ayam sebagai sumber kolagen yang paling besar. Ayam mengandung kolagen tipe 2 yang bermanfaat bagi kulit, dan bekerja dengan menyebabkan tubuh menghasilkan zat yang melawan rasa sakit dan bengkak.

Kolagen pada ayam juga sering digunakan untuk mengobati nyeri sendi yang terkait dengan banyak jenis radang sendi dan pembedahan, serta nyeri punggung, nyeri leher, dan nyeri setelah cedera.

Kaldu Tulang

Ilustrasi Kaldu Tulang Credit: pexels.com/Jenvit
Ilustrasi Kaldu Tulang Credit: pexels.com/Jenvit

Kaldu tulang terbuat dari tulang dan jaringan ikat, ia mengandung kalsium, magnesium, fosfor, kolagen, glukosamin, kondroitin, asam amino, dan banyak nutrisi lainnya. Kaldu tulang dibuat dengan mendidihkan tulang sapi, ayam, kambing, atau bahkan ikan dalam air, proses ini diyakini mengekstraksi kolagen.

Memasak kolagen dalam kaldu tulang kolagen mengubahnya menjadi gelatin, menyediakan asam amino bagi tubuh yang merupakan bahan pembangun protein. Maka, tidak heran bahwa kaldu tulang bisa dijadikan makanan yang banyak mengandung kolagen.

Selain itu, kaldu tulang dikatakan baik untuk usus, karena gelatin meningkatkan keseimbangan dan pertumbuhan probiotik. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa kolagen menenangkan dan melindungi lapisan saluran pencernaan.