5 Makanan yang Harus Dihindari Saat Terinfeksi Virus Corona

·Bacaan 2 menit

DREAMERS.ID - Selama masih dalam proses pemulihan, para pasien yang terinfeksi virus corona harus menjaga pola makan supaya imunitas tetap tejaga dengan baik. Selain itu, para pasien covid-19 juga harus menghindari makanan-makanan tertentu yang dapat memperlambat proses penyembuhan.

The Center for Disease Control and Prevention (CDC) telah menyarankan pada saat terkena covid-19, para pasien harus tetap mengkonsumsi makanan yang tinggi akan vitamin C, Vitamin D, mineral, dan zinc. Makanan yang memiliki nutrisi tersebut bisa membantu memulihkan covid-19 lebih cepat.

Melansir dari Eat This via Detik Health, berikut 5 makanan yang sebaiknya dihindari pasien covid-19:

Makanan dalam kemasan

Makanan dalam kemasan mengandung natrium, pengawet, aditif, dan tambahan gula yang dapat menyebabkan peradangan. "Makanan olahan dengan kadar gula tinggi, asam lemak omega-6, natrium, dan aditif bermutu rendah dapat memicu peradangan," ujar ahli diet Sydney Greene.

Greene menjelaskan saat tubuh mengalami peradangan, sistem kekebalan akan terbebani sehingga membuatnya lebih rentan terhadap penyakit. Hindari makan dalam kemasan yang memiliki natrium dan zat aditif tinggi, seperti keripik kentang maupun makanan kemasan lainnya.

Terlalu banyak daging merah

Meskipun tidak terinfeksi virus corona, konsumsi daging merah sebaiknya dibatasi karena kandungan lemak jenuhnya yang tinggi. Kandungan tersebut dapat meningkatkan peradangan. Pada saat dalam proses penyembuhan COVID-19, penting untuk mengonsumsi makanan yang mengurangi peradangan.

Ganti asupan lemak dari daging dengan mengonsumsi lemak nabati seperti alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan salmon.

Makanan yang digoreng

Makanan yang digoreng termasuk makanan cepat saji mengandung banyak lemak. Jika dikonsumsi berlebihan, makanan yang digoreng dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Selain itu, juga dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL), yang terkait dengan penyakit kardiovaskular.

"Saat digoreng, makanan menjadi lebih padat secara kalori, karena bagian luar makanan kehilangan air dan menyerap lemak (atau) minyak," kata ahli diet Ashley Kitchens.

Minuman manis

Gula tambahan dalam minuman dapat menyebabkan peradangan pada tubuh. Soda dan minuman manis lainnya harus dihindari saat mengikuti diet anti-inflamasi. Jika kamu ingin cepat pulih, maka hindari meminum minuman manis.

Makanan pedas

Hindari makanan pedas karena bumbu dapat mengiritasi tenggorokan atau memperparah batuk. Jika mengalami hidung tersumbat cobalah untuk mengonsumsi minuman hangat maupun sup untuk meringankan gejalanya.

Berita Lainnya :

Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Protein Hingga Picu Kanker

4 Golongan Ini Tidak Bisa Mendapatkan Vaksin COVID-19