5 Manfaat Daun Katuk Bagi Kesehatan, Tingkatkan Vitalitas Pria

·Bacaan 3 menit

Daun katuk tumbuh memiliki bentuk perdu dan bisa mencapai tinggi 2-3 meter, dengan cabang-cabang yang cukup lunak. Ada zat dan senyawa yang terkandung di dalamnya seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamkn B, vitamin C, metil piroglutamat, serta p-dodesil fenol sebagai komponen minor.

Berdasarkan kandungan yang ada didalam daun katuk, tidak mengherankan jika daun ini memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Sebagai contohnya, manfaat daun katuk sudah sangat populer digunakan untuk memperlancar ASI. Namun, siapa sangka ternyata ada manfaat daun katuk bagi pria. Pada pria, manfaat yang bisa didapatkan untuk meningkatkan vitalitas pria.

Manfaat daun katuk bagi pria tak hanya untuk meningkatkan vitalitas saja. Masih ada manfaat lainnya yang bisa dirasakan, karena adanya kandungan nutrisi di dalamnya yang baik untuk menjaga kesehatan.

Untuk itu, Fimela.com kali ini akan mengulas 5 manfaat daun katuk bagi kesehatan, salah satunya tingkatkan vitalitas pria. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Meningkatkan Vitalitas Pria

Ilustrasi Pria Credit: pexels.com/Burst
Ilustrasi Pria Credit: pexels.com/Burst

Jika daun katuk memiliki manfaat utama untuk memperlancar ASI pada ibu menyusui, lain halnya dengan manfaat daun katur bagi pria yang utama adalah untuk meningkatkan vitalitas pria.

Para ahli menganjurkan dan merekomendasikan agar pria mengonsumsi daun katuk. Pria bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma dengan mengonsumsi daun katuk. Hal ini bisa terjadi karena daun katuk memiliki kandungan fitokimia.

Meningkatkan Sistem Imun

Ilustrasi Tubuh Sehat Credit: pexels.com/Chloe
Ilustrasi Tubuh Sehat Credit: pexels.com/Chloe

Adanya kandungan zat antioksidan tinggi pada daun katuk, menjadikan daun ini dapat sebagai bentuk pertahanan untuk tubuh. Hal ini terbukti karena daun katuk memiliki kemampuan untuk menyembuhkan bisul, menghilangkan darah kotor, serta menyembuhkan demam, dan flu.

Kandungan lainnya yang terdapat pada daun katuk seperti vitamin C yang tinggi. Zat ini sangat dibutuhkan oleh tubuh guna meningkatkan ketahanan tubuh, membentuk kolagen, mengangkut lemak, mengatur tingkat koletserol, menyembuhkan luka, serta meningkatkan fungsi otak agar bekerja maksimal.

Meredakan Penyakit Flu

Ilustrasi Penyakit Flu Credit: pexels.com/Lily
Ilustrasi Penyakit Flu Credit: pexels.com/Lily

Manfaat daun katuk bagi pria juga bisa dirasakan untuk mengobati flu. Hal ini dikarenakan daun katuk memiliki kandungan efedrin yang sangat baik untuk penderita flu.

Lainnya, daun katuk juga dapat mengatasi gejala penyakit seperti anemia karena kandungan zat besi yang cukup tinggi. Daun katuk juga mengandung efedrin, merupakan zat yang sangat bermanfaat untuk penderita flu.

Mempercepat Penyembuhan Diabetes

Ilustrasi Alat Kesehatan Credit: pexels.com/Gizz
Ilustrasi Alat Kesehatan Credit: pexels.com/Gizz

Manfaat daun katuk bagi kesehatan lainnya adalah mampu membantu proses penyembuhan diabetes. Daun katuk memiliki pengaruh terhadap kadar gula darah manusia.

Hal ini telah terbukti oleh penderita diabetes yang mengonsumsi daun katuk. Di mana penderitanya akan mendapatkan indeks glikemik yang rendah daripada tidak mengonsumsi sama sekali.

Menjaga Kekuatan Tulang

Ilustrasi Berlari Credit: pexels.com/Tina
Ilustrasi Berlari Credit: pexels.com/Tina

Daun katuk juga mampu untuk menguatkan tulang dan gigi. Hal ini dikarenakan daun katuk memiliki kandungan kalsium tinggi yang memiliki peran untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Selain itu, daun katuk juga dipercaya mampu mencegah osteoporosis dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan kesehatan tulang.

Aturan Memanfaatkan Daun Katuk

Ilustrasi Konsumsi Daun Katuk Credit: pexels.com/Massimo
Ilustrasi Konsumsi Daun Katuk Credit: pexels.com/Massimo

Ada banyak sekali manfaat daun katuk bagi kesehatan. Walaupun begitu, jangan mengonsumsinya secar berlebihan. Pasalnya, daun katuk yang dikonsumsi berlebihan hisa memiliki dampak buruk pada paru-paru yang mengakibatkan penyakit brokbronchiolitis permanen.

Daun katuk bisa memberikan efek buruk dikarenakan adanya kandungan papaverina. Zat ini merupakan alkaloid yang juga terkandung dalam opnium. Jadi, jika dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan keracunan bahkan kematian.

Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk membatasi jumlah asupan daun katuk. Selain itu, cara mengolah daun katuk harus direbus sebelum dimakan karena pemanasan dapat menghancurkan sifat anti-protozoa.

Cara ini akan membunuh dan mengurangi racun pada daun katuk. Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi daun katuk yang belum diolah atau mentah.