5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan yang Wajib Diketahui

Jakarta Kulit manggis jangan dianggap enteng. Meski tidak dimakan tapi kulit manggis ternyata banyak manfaatnya karena bisa dijadikan obat alternatif berbagai macam penyakit. 

Kulit manggis punya segudang khasiat untuk kesehatan tubuh. Buah manggis (Garcinia mangostana Linn.) merupakan satu di antara tanaman budidaya yang tumbuh subur di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Kulit manggis memiliki sifat antioksidan, terutama xanthone. Sifat antioksidan pada kulit manggis jumlahnya 27 kali lebih banyak daripada daging buahnya.

Zat Xanthones yang ada di dalam kulit manggis menjadi bahan alami dalam mengatasi masalah kesehatan, seperti mencegah diabetes, kanker, dan melawan radikal bebas. Kulit manggis juga mampu mencegah sekaligus mengatasi penyakit jantung koroner dan penyakit kulit.

Ekstra kulit manggis sudah banyak digunakan dalam produk obat-obatan. Ekstrak kulit manggis bisa Anda temukan dalam bentuk pil, teh herbal, atau losion.

Ekstrak kulit manggis juga kaya akan vitamin, mineral, hingga asam amino.  Kulit manggis menjadi semakin populer dikonsumsi sebagai obat herbal.

Apa saja manfaat dari kulit manggis? Bola.com telah merangkum dari berbagai sumber, beberapa manfaat kulit manggis bagi kesehatan, Minggu (3/5/2020).

Menurunkan Kadar Gula Darah

Ilustrasi: Mengecek kadar gula dalam darah (Sumber: The Verge)

1. Menurunkan Kadar Gula Darah

Keunggulan dan manfaat dari buah manggis dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Kulit manggis memiliki kandungan kalori yang sangat sedikit.

Ini membuat manfaat kulit manggis juga sangat aman bagi penderita diabetes. Kandungan serat di dalam kulit manggis bisa membantu menjaga gula darah dalam tingkat normal.

Selain itu, juga mampu mengikat gula berlebihan di usus dan mencegahnya diserap ke dalam darah. Namun, perlu diingat bahwa cara terbaik untuk mengendalikan diabetes adalah menjaga hidup sehat, seperti makan-makanan sehat dan aktivitas fisik yang teratur.

2. Mencegah Penyakit Jantung

Kandungan beragam mineral di dalam kulit manggis dipercaya dapat mencegah penyakit jantung. Kandungan mineral, seperti angan, tembaga, kalium, dan magnesium merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh.

Mineral-mineral tersebut berperan dalam mengontrol detak jantung dan tekanan darah selanjutnya adalah dapat mencegah penyakit jantung. Kaya akan serat, kulit manggis memiliki kemampuan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida.

Kondisi inilah yang diduga bisa memberikan tubuh perlindungan dari stroke dan penyakit jantung koroner.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

©Shutterstock

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Vitamin C pada kulit manggis dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin C akan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh kapan saja saat tubuh bertemu agen infeksi, sehingga seseorang tidak mudah sakit.

Kulit manggis juga baik untuk dikonsumsi oleh orang sakit. Karena kulit manggis mampu  mempercepat proses penyembuhan.

Kulit manggis juga memiliki sifat anti-mikroba yang sangat efektif terhadap Staphylococcus aureus yang baik dikonsumsi oleh orang-orang dengan kekebalan rendah, seperti pasien tuberkulosis dan HIV/AIDS.

4. Mengatasi Jerawat

Manfaat kulit manggis selanjutnya adalah dapat membantu atasi jerawat. Kulit manggis memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi jerawat dan jerawat yang meradang.

Selain itu, kulit manggis mampu mencegah munculnya jerawat baru. Memiliki sifat antimikroba, kulit manggis dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Di samping itu, kulit manggis dipercaya juga mampu menekan produksi radikal bebas yang berkontribusi pada pembentukan jerawat.

5. Mencegah Kanker

Cegah Kanker dengan CERDIK dan WASPADA

Mengonsumsi ekstrak kulit manggis dipercaya dapat melindungi tubuh dari kanker. Sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh orang-orang yang rentan terhadap kanker atau mereka yang sudah memiliki kanker.

Kaya sifat antioksidan pada kulit manggis sangat penting untuk melawan radikal bebas penyebab kanker. Studi Gifu International Institute of Biotechnology di Jepang menyatakan bahwa, zat xanthones pada kulit manggis dapat menghambat pertumbuhan dan proliferasi sel leukimia dan mencegah proliferasi sel kanker.

Namun, bukan berarti ekstrak kulit manggis dapat membunuh sel kanker sepenuhnya. Kulit manggis hanya dijadikan suplemen makanan disamping pengobatan kanker lainnya tetap dijalani.

Sumber: Berbagai Sumber

Disadur dari Bola.com (Alif Yuda/Yus Mei Sawitri,published 3/5/2020)