Kelamaan Main Ponsel Picu Leher Kaku, Ini Penanganannya

Rochimawati, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Memakai gadget dalam waktu lama sepertinya sudah menjadi hal yang kerap dijalani berbagai kalangan saat ini, baik tua maupun muda. Meski dianggap wajar, nyatanya bisa berakibat buruk pada kesehatan khususnya kinerja leher dan bahu.

"Sering pakai hp bisa menyebabkan leher kaku. Ada yang disebut dengan texting syndrome, ini karena banyak pasien mengeluhkan nyeri leher," ujar Spesialis Kesehatan Fisik dan Rehabilitasi dr Ibrahim Agung, Sp.KFR., dalam acara Hidup Sehat di tvOne, beberapa waktu lalu.

Leher yang kaku diakibatkan terlalu lama menunduk saat melihat gadget. Jika rasa nyeri terasa, artinya tubuh sudah terlalu lama terpapar gadget sehingga butuh istirahat sejenak.

"Makin kepo akan makin nunduk lihatnya," katanya. "Bayangkan, otot (leher belakang) akan tertarik tapi dengan posisi kontraksi. Itu sebabkan cedera di otot leher dan pundak," sambung Ibrahim.

Lantaran otot yang ditarik dan memicu kondisi tegang, butuh untuk mengembalikan panjang otot dengan cara peregangan. Berikut enam tahapan meredakan leher kaku.

Posisi tegap

Duduk dengan posisi tegap. Agar posisi tegap bisa dipertahankan, tarik tangan ke belakang pinggang sehingga postur punggung lebih baik.

Nunduk

Perlahan menundukan kepala sampai terasa ada tarikan di leher belakang. Hitung sampai enam atau sampai terasa tak nyaman.

Mendengak

Posisikan kepala melihat ke langit-langit rumah atau ke atas kepala. Hitung sampai enam.

Menengok

Biarkan kepala menengok ke sisi kanan, hitung sampai enam. Kembali ke depan lalu menengok ke kiri, hitung kembali sampai enam.

Miring

Miringkan kepala ke sisi kanan, hitung sampai enam. Ulangi saat kepala miring ke sisi kiri. Untuk mencegah leher kembali kaku, maksimal menatap nunduk HP selama satu jam lalu istirahat.