5 Mantan Presiden Amerika Serikat dengan Masa Jabatan Terpanjang

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Warga Amerika Serikat sedang melakukan pesta demokrasi. Donald Trump dan Joe Biden bertarung memperebutkan kursi nomor satu di Negeri Paman Sam tersebut.

Kondisi pandemi Corona COVID-19 tak membuat pemilu AS ditunda dan tetap berlangsung pada Selasa, 3 November 2020.

Jika Donald Trump menang, maka ini akan jadi periode keduanya memimpin Amerika Serikat. Ia akan menambah masa jabatan tersebut.

Tercatat, ada sejumlah presiden AS yang pernah memimpin dalam kurun waktu yang cukup lama. Seperti dikutip dari laman hitc.com, Rabu (4/11/2020), berikut 5 presiden Amerika Serikat dengan masa jabatan paling lama:

1. Franklin Delano Roosevelt - 4.422 hari

Mantan Presiden Franklin Delano Roosevelt dia AS adalah seorang pengidap polio hnigga lumpuh. (Sumber Library of Congress via UPI)
Mantan Presiden Franklin Delano Roosevelt dia AS adalah seorang pengidap polio hnigga lumpuh. (Sumber Library of Congress via UPI)

Roosevelt (FDR) adalah presiden terlama di Amerika, menjabat dari tahun 1933 sampai kematiannya pada tahun 1945 sebagai seorang Demokrat.

Setelah mengalahkan Republik Herbert Hoover dalam pemilihan 1932, FDR mendahului perintah eksekutif yang melembagakan Kesepakatan Baru setelah Depresi Hebat tahun 1929.

Ini terdiri dari berbagai program yang dirancang untuk memberikan bantuan kepada petani dan pemulihan melalui Administrasi Pemulihan Nasional.

Dia memberikan reformasi dengan mengakhiri larangan alkohol. Banyak programnya seperti Jaminan Sosial dan Undang-Undang Hubungan Perburuhan Nasional tetap ada hingga hari ini.

2. George W. Bush 2.922 hari

George W. Bush (AFP)
George W. Bush (AFP)

George W. Bush memenangkan pemilu 2000 yang sengit melawan wakil presiden Preseiden Clinton, Al Gore, yang berakhir dengan kontroversi Florida.

Bush menanggapi serangan 9/11 tahun 2001 di World Trade Center dengan Perang Melawan Teror. Ini dimulai dengan invasi Afghanistan untuk menangkap bin Laden dan membebaskan negara itu dari rezim Taliban yang membantunya.

Perang berlanjut dengan invasi Irak pada tahun 2003 yang menyebabkan penangkapan dan kematian Saddam Hussein.

Di dalam negeri, Bush mengesahkan pemotongan pajak pada 2001 dan 2003, Patriot Act yang memperkuat keamanan nasional setelah 9/11, No Child Left Behind Act yang menetapkan tujuan untuk meningkatkan hasil pendidikan individu, memperluas manfaat obat resep Medicare untuk warga lanjut usia dan mendanai AIDS. program bantuan yang disebut PEPFAR.

3. Grover Cleveland 2.922 hari

Grover Cleveland
Grover Cleveland

Grover Cleveland unik di antara presiden Amerika, pernah menjabat sebagai presiden ke-22 dan ke-24 negara itu. Cleveland berasal dari sayap Demokrat Bourbon, yang menentang tarif tinggi dan subsidi untuk bisnis.

Ini menarik dukungan substansial dari sayap 'Mugwumps' dari Republik, yang berbagi keyakinannya, dan membantunya memenangkan pemilu tahun 1884.

Cleveland juga memenangkan suara populer dalam pemilihan umum tahun 1888, tetapi kalah di Electoral College dari Benjamin Harrison dari Partai Republik.

Setelah terpilih kembali pada tahun 1892, pemerintahan Cleveland diganggu oleh kepanikan tahun 1893, yang memicu depresi nasional. Dia tidak dapat membalikkannya, menyebabkan Partai Republik menyerbu Kongres pada tahun 1894.

4. Bill Clinton 2.922 hari

Mantan Presiden AS, Bill Clinton dan George Bush pada upacara pembukaan pertandingan golf President Cup di New Jersey, Kamis (28/9). Selain George W Bush dan Bill Clinton, turnamen juga dihadiri mantan Presiden AS, Barack Obama. (AP/Julio Cortez)
Mantan Presiden AS, Bill Clinton dan George Bush pada upacara pembukaan pertandingan golf President Cup di New Jersey, Kamis (28/9). Selain George W Bush dan Bill Clinton, turnamen juga dihadiri mantan Presiden AS, Barack Obama. (AP/Julio Cortez)

Setelah pelantikannya pada tahun 1993, dari Partai Demokrat Bill Clinton memimpin ekspansi ekonomi terbesar dalam sejarah Amerika.

Namun, dia gagal melewati reformasi perawatan kesehatan. Dalam pemilihan paruh waktu 1994, Partai Republik memenangkan kendali atas kedua Dewan untuk pertama kalinya dalam 40 tahun.

Pada tahun 1996, bagaimanapun, Clinton menjadi Demokrat pertama sejak Roosevelt yang memenangkan dua masa jabatan.

Dia mengesahkan Program Asuransi Kesehatan Anak Negara Bagian, kemitraan antara pemerintah negara bagian dan pemerintah federal untuk menyediakan asuransi kesehatan bagi anak-anak.

Clinton menyetujui tindakan deregulasi keuangan seperti Gramm-Leach-Bliley Act, yang menghilangkan hambatan di pasar di antara perusahaan perbankan.

5. Barack Obama 2.922 hari

Presiden AS Barack Obama didampingi Wapres AS, Joe Biden memberikan pidato kemenangan capres dari Partai Republik, Donald Trump di Pilpres AS di Gedung Putih, Washington, DC (9/11).  (AFP PHOTO/Nicholas Kamm)
Presiden AS Barack Obama didampingi Wapres AS, Joe Biden memberikan pidato kemenangan capres dari Partai Republik, Donald Trump di Pilpres AS di Gedung Putih, Washington, DC (9/11). (AFP PHOTO/Nicholas Kamm)

Barack Obama memenangkan dua masa jabatan pada tahun 2008 dan 2012. Dia menandatangani Undang-undang Perawatan Terjangkau untuk memperluas cakupan perawatan kesehatan, Undang-Undang Dodd-Frank untuk mengatur industri.

Obama juga menambah jumlah pasukan AS di Afghanistan, mengakhiri keterlibatan militer di Irak dan memerintahkan invasi ke Libya yang menyebabkan jatuhnya Kolonel Gaddafi. Dia juga mengawasi operasi militer yang menyebabkan kematian bin Laden.

Setelah mengalahkan Republikan Mitt Romney pada 2012, Obama dilantik pada 2013. Pernikahan sesama jenis dilegalkan pada 2015 oleh Mahkamah Agung selama masa jabatan keduanya.