5 Momen Klub Comeback Hingga Jadi Juara Premier League

Bola.com, Jakarta - Kompetisi Premier League 2019-2020 akan memasuki paruh musim. Hingga pekan ke-16 Liverpool masing berada di puncak klasemen dengan raihan 46 poin.

Tim besutan Jurgen Klopp itu sukses meraih 15 kemenangan, sekali imbang, dan belum terkalahkan. The Reds unggul delapan poin atas Leicester City yang berada di urutan kedua.

Liverpool juga unggul jauh atas juara Premier League musim lalu, Manchester City. Klub yang bermarkas di Anfield itu mempunyai 14 poin lebih banyak ketimbang The Citizens.

Kekalahan atas rival sekota, Manchester United, membuat poin skuat asuhan Pep Guardiola kian menjauh. Pada laga lainnya Liverpool sukses mengalahkan Bournemouth dengan skor 3-0.

Kondisi tersebut membuat Liverpool unggul lumayan jauh di puncak klasemen sementara. Alhasil, banyak yang memprediksi Liverpool bisa dengan mudah meraih gelar juara Premier League 2019-2020.

Meskipun begitu, peluang klub lain meraih gelar juara Premier League 2019-2020 belum tertutup. Ada beberapa klub yang pernah  mematahkan dominasi sang pemimpin klasemen hingga menjadi juara. Hal itu pernah terjadi di Premier League.

Musim kapan saja kira-kira? Berikut Bola.com merangkum dari Sportskeeda, (9/12/2019), 5 momen klub berhasil comeback jadi juara Premier League.

 

 

 

1. Manchester United 1995-1996

7. Eric Cantona (1996-1997), pemain iconic bagi publik Old Trafford. Meski tak lama namun gelandang asal Prancis ini cukup memberikan kesan mendalam bagi para pecinta Manchester United. (www.ryangiggs.cc)

Newcastle United menjadi satu di antara tim kuat yang ada di Premier League pada musim 1995-1996. Klub tersebut bersaing sangat sengit dengan Manchester United demi meraih gelar juara Premier League.

Kala itu, Setan Merah sempat tertinggal hingga 12 poin dari sang pemimpin klasemen. Untungnya, Manchester United mampu menyegel 12 kemenangan dari 15 pertandingan terakhir.

Termasuk menaklukkan Newcastle United untuk menghambat meraih gelar Premier League. Pada akhir musim, Manchester United berhasil mengumpulkan 82 poin sekaligus menjadi juara Premier League 1995-1996..

Setan Merah unggul empat poin atas Newcaste United yang berada di urutan kedua klasemen akhir Premier League 1995-1996.

2. Arsenal 1997-1998

Arsene Wenger berhasil membawa Arsenal meraih tiga trofi juara Premier League, yakni musim 1997-1998, 2001-2002, dan 2003-2004. (AFP/Martin Hayhow)

Arsenal pernah meraih kejayaan di Premier League pada musim 1997-1998. Namun, jalan The Gunners meraih gelar juara Premier League tak mudah.

Kala itu, Arsenal sempat sempat tertinggal 11 poin dari Manchester United yang berada di puncak klasemen sementara. Namun, The Gunners tak pantang menyerah.

Setelah itu, Arsenal sukses meraih 30 poin dari 10 pertandingan secara beruntun, termasuk mengalahkan Setan Merah dengan skor 1-0 di Old Trafford.

Arsenal secara dramatis unggul satu angka atas Manchester United di tabel klasemen akhir Premier League 1997-1998. Pencapaian tersebut menjadi satu di antara terbaik The Gunners saat dilatih Arsene Wenger.

3. Manchester United 2002-2003

David Beckham (Manchester United). (AFP/Odd Andersen)

Manchester United pernah merengkuh gelar Premier League dengan cara comeback. Torehan manis Setan Merah itu dilakukan pada musim 2002-2003.

Kala itu, skuat asuhan Sir Alex Ferguson tertinggal sembilan poin dari Arsenal yang berada di puncak klasemen. Setelah itu pada Maret 2003, The Gunners justru tampil kurang apik.

Dari sembilan pertandingan Arsenal hanya mampu meraih empat kali kemenangan. Sementara Manchester United tampil superior sejak sejak boxing day.

Kondisi tersebutlah yang membuat Setan Merah mampu menyalip Arsenal dan menjadi juara Premier League 2002-2003.

4. Manchester City Musim 2011-2012

Manchester City merayakan gelar Premier League 2011-2012. (AFP/Paul Ellis)

Musim ini, Manchester City mungkin harus melihat torehan pada 2011-2-12. Kala itu, The Citizens tertinggal 8 poin dari Manchester United dan hanya menyisakan 9 pertandingan.

Beruntung dalam perjalanan meraih gelar Premier League, Manchester United mengalami kekalahan dari Wigan Athletic dan Everton.

Setelah itu, pasukan Sir Alex Ferguson harus kehilangan poin saat Derbi Manchester dengan skor tipis 0-1 di Etihad Stadium. Kondisi tersebut membuat Manchester United dan Manchester City mempunyai poin sama, yakni 89.

Namun, The Citizens unggul selisih gol 64. Sementara, Manchester United hanya mempunyai selisih gol 56.

Pada laga terakhir, Setan Merah menang dengan skor tipis 1-0. Pada saat yang bersamaan Manchester City juga mampu mengatasi lawannya Queen Park Rangers dengan skor 3-2.

Kedua klub mengakhir musim 2011-2012 dengan poin yang sama. Beruntung Manchester City mempunyai selisih gol yang lebih baik ketimbang Setan Merah.

Alhasil, Manchester City yang dinobatkan sebagai juara Premier League 2011-2012.

5. Manchester City 2013-2014

Manchester City. (EPA/Peter Powell)

Manchester City kembali melakukan comeback dan menjadi juara pada musim 2013-2014. Namun, kali ini The Citizens ditukangi Manuel Pellegrini.

Manchester City terpaut sembilan poin dari Liverpool. Tak hanya itu, The Reds berhasil mengalahkan klub yang bermarkas di Etihad itu dengan skor 3-2 dan kompetisi menyisakan enam pertandingan lagi.

Setelah itu, skuat asuhan Pellegrini itu justru hanya meraih hasil imbang saat bertemu Sunderland. Namun, Manchester City berhasil melibas lima laga tersisa dengan kemenangan.

Di sisi lain, Liverpool menemui laga berat saat menghadapi Chelsea yang juga masuk dalam perburuan juara Premier League. Kondisi tersebut sangat menguntungkan Manchester City dalam meraih gelar juara.

Machester City akhirnya mengakhiri musim 2013-2014 sebagai pemuncak klasemen. The Citizens berhasil mengumpulkan 86 poin, diikuti Liverpool 84 pon dan Chelsea 82 poin.