5 Momen Kocak International Chef Gordon Ramsay di Sumatra Barat, Dari Pacu Jawi sampai Makan Durian

Liputan6.com, Jakarta Januari tahun ini, Gordon Ramsay untuk pertama kali menjejakkan kakinya di Sumatra Barat. Namanya juga chef, tujuan Gordon Ramsay datang ke tempat ini tak jauh-jauh dari soal kuliner.

Ia tampil dalam acara Uncharted dari National Geographic, yang bertujuan mencari kekayaan kuliner dari berbagai pelosok dunia.

Dalam episode di Indonesia, Gordon Ramsay belajar memasak rendang bersama maestro masakan Indonesia, William Wongso. Tapi ia tak mendapatkan resep begitu saja.

Bahan Rendang

Gordon Ramsay (Twitter/ NatGeoChannel)

Gordon Ramsay harus mempelajari satu demi satu bahan makanan untuk memasak rendang. Tak sekadar beli caben dan lengkuas, ia ikut melakoni langsung tradisi lokal dan berkeliling mencicipi kudapan khas di Sumatra Barat.

Tak sedikit dari pengalaman ini yang melahirkan momen lucu dan bikin geleng-geleng kepala. Dilansir dari sejumlah unggahan di media sosial National Geographic, ini lima di antaranya:

1. Pacu Jawi

Gordon Ramsay di Sumatera (Instagram/ gordongram - National Geographic)

Bersama penulis kuliner Ade Putri Paramadita yang bertindak sebagai pemandu, Gordon Ramsay mendatangi sebuah arena Pacu Jawi atau pacu sapi. Ini adalah permainan rakyat balapan sapi di area berlumpur.

Gordon Ramsay ditantang melakukan hal ini demi mendapatkan daging berkualitas super, modal memasak rendang. Meski ngeri, ia lantas menyanggupi tantangan ini.

"Ini kulakukan demi rendang," kata Gordon sebelum memasuki arena yang berlumpur. Sayang, tak sampai beberapa langkah sapi ini melangkah, Gordon Ramsay tak kuat menahan tali kekang dan jatuh dalam kubangan lumpur.

Kocaknya, Gordon Ramsay punya "pembelaan" diri. "Sapinya bisa merasakan kalau aku seorang chef. Mereka pasti kayak, 'Ini pembalasanku'," kata Gordon Ramsay.

2. Gagal Masak Bika

Gordon Ramsay di Sumatra. (YouTube/ National Geographic)

Gordon Ramsay juga mendatangi sebuah warung kue tradisional bika, bahkan mencoba membuatnya. Ia meniru sang penjual yang menemplokkan adonan ke bagian dalam dandang tanah liat.

Saat ditantang untuk "melempar" adonan ke dandang, ternyata Gordon Ramsay beberapa kali gagal. "(Jadi) kayak (maaf) kotoran burung di jendela mobilku," kata dia, seperti terlihat di unggahan YouTube National Geographic.

Ia juga kaget mendengar sang penjual membuat 2 ribu bika per hari. "Seminggu?" kata Gordon Ramsay yang salah menangkap pesan.

"Bukan, sehari," Ade Putri Paramadita menukas, yang dijawab dengan kekaguman oleh juri masterchef ini.

3. Keok di Hadapan Durian

Gordon Ramsay di Sumatra. (Instagram/ misshotrodqueen oleh National Geographic)

Gordon Ramsay terkenal tak takut mencoba beragam kuliner yang tak biasa. Tapi ia tetap saja keok di depan durian. Ini terlihat dalam petikan video yang diunggah Ade Putri Paramadita di akun Instagram-nya.

"Oh my God," kata dia saat mencium bau durian.

"Ini beda. Ini durian Sumatra, ini yang terbaik," kata Ade Putri.

"Jadi ini enggak bau?" tanya Gordon Ramsay.

"Bau, sih," jawab Ade Putri.

Gordon Ramsay pun takut-takut saat menyantap buah ini. "Kelihatannya kayak otak manusia," kata dia.

 

4. Ngulek

Chef Gordon Ramsay Belajar Masak Rendang Padang dari William Wongso. (dok.Instagram @williamwongso/https://www.instagram.com/p/CAgY5wElutV/Henry)

Untuk mencari bumbu rendang, Gordon Ramsay menyempatkan diri untuk masuk ke pasar tradisional. Ia bahkan mencoba menghaluskan bawang dengan ulekan batu.

Rupanya pemandangan ini menarik perhatian ibu-ibu di pasar. Chef berusia 53 tahun ini lantas meminta tolong kepada penerjemahnya dengan nada canda, "Bisa minta tolong ibu ini berhenti tertawa, enggak? Aku malu."

 

5. Tak Ada Payung, Wajan pun Jadi

Chef Gordon Ramsay Belajar Masak Rendang Padang dari William Wongso. (Instagram/ gordongram -https://www.instagram.com/p/CB3-JN0DcPD/)

Saat tiba waktunya memasak bersama William Wongso, ada satu insiden yang membuatnya ketar-ketir. Kala itu sempat turun hujan, padahal mereka memasak di tempat terbuka.

"Kita enggak bisa berhenti, gubernur mau datang untuk makan malam," kata Gordon Ramsay.

Kocaknya, ia buru-buru mengambil dua kuali bergagang besar yang masih bersih. Satu diserahkan untuk William Wongsom dan satu lagi untuknya. Bukan digunakan untuk masak, tapi sebagai payung.

Sambil ngakak, William Wongso pun terus memasak di bawah naungan wajan bergagang itu.

Ada-ada saja...