5 Momen Kontroversial Cristiano Ronaldo yang Bikin MU Geram

Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo merupakan satu di antara pemain bintang yang dimiliki Manchester United. Meski begitu, Ronaldo beberapa kali melakukan aksi kontroversial yang membuat MU geram.

Kapten Timnas Portugal tersebut kembali ke Tim Setan Merah pada 27 Agustus 2021. Cristiano Ronaldo ditebus Manchester United dari Juventus dengan banderol yang mencapai 12,85 juta poundsterling.

Musim pertama Ronaldo pada periode kedua berseragam MU berjalan dengan cukup baik. Pemain berusia 37 tahun tersebut berhasil mencetak 24 gol dan tiga assist dari 39 pertandingan di seluruh ajang.

Akan tetapi, Cristiano Ronaldo gagal membawa Manchester United merengkuh satu pun trofi juara pada musim lalu.

Memasuki musim ini, performa Ronaldo semakin menurun. Dia hanya mendulang tiga gol dan dua assist dari 16 pertandingan di seluruh ajang.

Selain penampilan yang menjadi sorotan, Cristiano Ronaldo juga melakukan sejumlah kontroversial yang menjadi sorotan dan membuat Manchester United geram. Berikut ini lima di antaranya.

 

Wawancara dengan Piers Morgan

CR7 terlihat menikmati setiap momen latihan bersama Portugal. Senyum lebar terlihat dari Ronaldo di sesi latihan. Piala Dunia 2022 di Qatar ini menjadi kesempatan kelima Ronaldo untuk unjuk gigi di ajang terakbar 4 tahunan tersebut. (Liputan6.com/IG/portugal)
CR7 terlihat menikmati setiap momen latihan bersama Portugal. Senyum lebar terlihat dari Ronaldo di sesi latihan. Piala Dunia 2022 di Qatar ini menjadi kesempatan kelima Ronaldo untuk unjuk gigi di ajang terakbar 4 tahunan tersebut. (Liputan6.com/IG/portugal)

Pemain berusia 37 tahun tersebut melakukan wawacara dengan durasi 90 menit dalam acara Piers Morgan Uncensored on TalkTV pada 14 November lalu. Sejumlah pihak di Manchester United menjadi sasaran kekesalan Cristiano Ronaldo.

Eks megabintang Real Madrid itu merasa dikhianati Tim Setan Merah. Ronaldo merasa sakit hati dengan perlakuan yang didapat dari pihak klub dan sejumlah orang.

Selain manajer Erik ten Hag, beberapa sosok yang turut menjadi sasaran serangan Ronaldo adalah eks manajer interim Ralf Rangnick, hingga mantan rekan setimnya, Wayne Rooney dan Gary Neville.

Wawancara Cristiano Ronaldo tersebut membuat ruang ganti Manchester United geger. Dia pun terancam dijatuhi sanksi, hingga ancaman pemutusan kontrak.

 

Ogah Tampil Lawan Tottenham

Cristiano Ronaldo saat pemanasan di laga MU vs Tottenham (AFP)
Cristiano Ronaldo saat pemanasan di laga MU vs Tottenham (AFP)

Manajer MU, Erik ten Hag, memutuskan untuk memarkir Ronaldo saat meladeni Tottenham Hotspur pada laga lanjutan Premier League di Old Trafford, 20 Oktober lalu. Ten Hag sama sakali tidak menurunkan CR7, bahkan sebagai pemain pengganti.

Ronaldo ngambek dengan keputusan Ten Hag tersebut. Dia langsung turun ke terowongan menuju ruang ganti sebelum pertandingan selesai.

Meski tak diperkuat Cristiano Ronaldo, Manchester United tampil impresif. MU berhasil membungkam The Lilywhites lewat gol Fred dan Bruno Fernandes pada babak kedua.

Tetapi belakangan diketahui bukan Erik ten Hag yang enggan memainkan Cristiano Ronaldo, melainkan sang striker yang ogah diturunkan. Alhasil, Ronaldo dijatuhi sanksi dicoret pada laga melawan Chelsea, 22 Oktober lalu.

"Kami adalah tim dan di dalam tim, kami memiliki nilai dan standar dan saya harus mengontrol itu. Setelah duel melawan Rayo Vallecano ketika Ronaldo pergi sebelum laga usai, saya mengatakan kepadanya itu tidak dapat diterima," kata Ten Hag.

"Tetapi sikap tersebut bukan hanya untuk dia, tetapi juga semua orang. Jadi saat untuk kedua kalinya dia melakukan hal serupa, akan ada konsekuensinya," tegas manajer asal Belanda itu beberapa waktu lalu.

 

Cabut Duluan pada Laga Versus Rayo Vallecano

<p>Striker Manchesters United Cristiano Ronaldo dalam pertandingan persahabatan melawan Rayo Vallecano di Old Trafford, Manchester, Minggu (31/7/2022). MU dan Rayo Vallecano bermain imbang 0-0. (Nigel Roddis / AFP)</p>

Striker Manchesters United Cristiano Ronaldo dalam pertandingan persahabatan melawan Rayo Vallecano di Old Trafford, Manchester, Minggu (31/7/2022). MU dan Rayo Vallecano bermain imbang 0-0. (Nigel Roddis / AFP)

Sebelum pertandingan kontra Tottenham Hotspur, Cristiano Ronaldo juga meninggalkan stadion saat bersua Rayo Vallecano pada partai persahabatan, 31 Juli lalu.

Bermain di Old Trafford, bintang asal Portugal itu tampil dalam 45 menit pertama. Ronaldo menjadi satu-satunya pemain yang digantikan oleh manajer Erik ten Hag saat turun minum.

Ketika pertandingan belum rampung, Cristiano Ronaldo diketahui telah meninggalkan ruang ganti. Tak hanya itu, dia juga kedapatan telah berada di luar Old Trafford.

Namun ketika itu, Manchester United tak mengambil sikap tegas kepada Ronaldo. Mereka hanya memberi peringatan kepada sang pemain.

 

Membanting Gawai Bocah Autis

<p>Cristiano Ronaldo ketika mencetak gol ke gawang Everton pada lanjutan pertandingan Liga Inggris 2022/2023. (OLI SCARFF / AFP)</p>

Cristiano Ronaldo ketika mencetak gol ke gawang Everton pada lanjutan pertandingan Liga Inggris 2022/2023. (OLI SCARFF / AFP)

Tindak kontroversial lainnya yang dilakukan Cristiano Ronaldo adalah membanting sebuah handphone seseorang yang diyakini miliki suporter. Insiden tersebut terjadi ketika Manchester United kalah 0-1 dari Everton di Goodison Park, 9 April lalu.

Hasil minor itu membuat Cristiano Ronaldo jengkel bukan main. Dalam sebuah video yang viral di media sosial, CR7 terlihat membanting sebuah handphone.

Kejadian itu terjadi saat Cristiano Ronaldo berjalan menuju lorong gantu usai pertandingan berakhir. Terdengar pula ejekan dari suporter ke arah megabintang asal Portugal tersebut.

Manchester United akhirnya memutuskan untuk tak menjatuhkan hukuman kepada Ronaldo. Namun, Kepolisian Merseyside sempat menyelidiki insiden tersebut.

"Kami dapat mengonfirmasi jika seorang pria berusia 37 tahun secara sukarela hadir dan diwawancarai dengan hati-hati sehubungan dengan tuduhan penyerangan dan perusakan kriminal," bunyi keterangan polisi.

"Masalah ini telah ditangani dengan kehati-hatian bersyarat. Masalahnya sekarang telah diselesaikan."

Belakangan diketahui sang anak bernama Jake Harding dengan usia 14 tahun. Kepada Liverpool Echo, ibunda Jake menyebut jika anaknya autis dan tangannya memar akibat dipukul Cristiano Ronaldo.

 

Ngotot Pindah ke Real Madrid

Selebrasi Cristiano Ronaldo usai mencetak gol untuk Real Madrid ke gawang Real Sociedad. (AP Photo/Francisco Seco)
Selebrasi Cristiano Ronaldo usai mencetak gol untuk Real Madrid ke gawang Real Sociedad. (AP Photo/Francisco Seco)

Cristiano Ronaldo ngotot untuk cabut dari Manchester United pada 2008. Dia disebut ingin melanjutkan kariernya ke Real Madrid.

Dalam sesi wawancara dengan sebuah televisi, Cristiano Ronaldo tak mengubah pendiriannya untuk pergi dari Old Trafford. Dia juga mendukung pernyataan Presiden FIFA ketika itu, Sepp Blatter, yang menyebut MU seperti melakukan perbudakan modern karena menahan CR7 untuk tak pergi.

"Saya setuju dengan apa yang dia katakan. Itu benar. Saya setuju dengan apa yang dikatakan presiden FIFA," kata Ronaldo.

Saya tahu apa yang saya inginkan dan apa yang saya inginkan. Kami harus melihat apa yang terjadi. Saya tidak tahu dari mana saya akan memulai musim depan," sambungnya.

Cristiano Ronaldo akhirnya resmi pergi dari Manchester United pada musim panas 2009. Dia ditebus Real Madrid dari MU dengan banderol 80 juta poundsterling.

Sumber: Daily Star

Simak Posisi Manchester United di Bawah Ini: