5 Momen Menarik Ketika Merah Putih Berkibar di Lokasi Tak Biasa Saat HUT RI

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi hal yang wajib dilakukan saat merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Di usianya yang telah menginjak 76 tahun, Sang Saka Merah Putih tak hanya berkibar di Istana Negara, tapi juga di berbagai penjuru Tanah Air.

Dan sebagai bentuk kecintaan masyarakat Indonesia di hari jadi kemerdekaan, banyak hal yang dilakukan di luar kebiasaan. Salah satunya saat pengibaran bendera.

Banyak momen-momen menarik, bahkan bisa dikatakan cukup berbahaya yang dilakukan saat bendera merah putih dikibarkan di hari jadinya pada Selasa, 17 Agustus kemarin.

Tidak hanya dikibarkan di darat, tetapi juga dilakukan di bukit hingga dasar laut Indonesia. Salah satunya di laut Pantai wisata Jikomalamo, Ternate, Maluku Utara.

Ada pula komunitas Sungai Ciliwung yang membentangkan bendera di atas permukaan sungai dengan ukuran yang tak biasa. 33 meter panjangnya.

Berikut momen pengibaran bendera Merah Putih di berbagai wilayah untuk merayakan HUT ke-76 RI dihimpun Liputan6.com:

1. Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Jember

Bendera merah putih dengan panjang 150 meter dan lebar 15 meter dikibarkan oleh warga Desa Lampeji, Kabupaten Jember, Jawa Timur di Bukit Lampeji. Pengibaran bendera tersebut dalam rangka memperingati HUT ke-76 RI.

Bendera merah putih itu dibawa warga dengan mengendarai sepeda motor ke atas Bukit Lampeji, di Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari.

"Kami mengibarkan bendera merah putih raksasa dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus 2021, dan pengibaran ini baru pertama dilaksanakan," kata Kepala Desa Lampeji Ary Wahyudi di Jember, Selasa, 17 Agustus dilansir Antara.

Menurutnya pengibaran bendera merah putih raksasa tersebut dilakukan di Bukit Lampeji dengan menerapkan protokol kesehatan, sehingga tidak banyak orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Kalau dikibarkan di bawah akan menimbulkan kerumunan, sehingga kami memilih Bukit Lampeji untuk menekan keramaian, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19 dan jumlah yang hadir juga tidak banyak," ujarnya pula.

Dia menjelaskan, warga bersama perangkat desa dan pihak muspika membentangkan bendera merah putih raksasa di Bukit Lampeji sebagai wujud dari kecintaan terhadap Tanah Air.

"Kami mencintai Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati, sehingga kegiatan itu merupakan rasa cinta kami kepada nusa dan bangsa," kata Ary.

Bendera merah putih raksasa tersebut dibuat oleh warga di Desa Lampeji yang diselesaikan dalam kurun waktu selama 20 hari, sehingga setelah selesai langsung dikibarkan di Bukit Lampeji

2. Komunitas Ciliwung Bogor Bentangkan Merah Putih 33 Meter di Sungai

Pegiat lingkungan di Kota Bogor membentangkan bendera sepanjang 33 meter di aliran Sungai Ciliwung.(Foto:Liputan6/chmad Sudarno)
Pegiat lingkungan di Kota Bogor membentangkan bendera sepanjang 33 meter di aliran Sungai Ciliwung.(Foto:Liputan6/chmad Sudarno)

Sementara itu, pegiat lingkungan di Kota Bogor dengan membentangkan bendera sepanjang 33 meter di aliran Sungai Ciliwung.

Lokasi itu menjadi pilihan aksi pembentangan bendera merah putih yang dilakukan oleh Komunitas Peduli Ciliwung (KPC), Satgas Naturalisasi Sungai Ciliwung Kota Bogor, BPBD, komunitas pegiat alam Genk Rass Fams (GRF) dan warga sekitar, pada Selasa, 17 Agustus pagi.

Untuk membentangkan bendera merah putih berukuran 33 x 1,5 meter itu dibutuhkan 12 orang dibantu dua perahu karet.

Komandan Sektor 5 Satgas Naturalisasi Sungai Ciliwung Kota Bogor, Ozi mengatakan, aksi membentangkan bendera merah putih di aliran sungai ini baru kali pertama dilakukan.

"Sebelumnya memang pernah membentangkan bendera di ketinggian, namun tahun ini memilih untuk di aliran Sungai Ciliwung. Karena supaya pesannya dapat," kata Ozi.

Tim sempat menghadapi tantangan saat harus melawan arus yang cukup kuat meskipun kedalamannya hanya 1 meter. Sebab bendera harus dibentangkan di atas permukaan air.

Sementara itu, anggota KPC, Omar Abdillah mengatakan, pesan yang ingin disampaikan dalam aksi pembentangan bendera merah putih ini agar semua pihak menjaga Sungai Ciliwung tetap terjaga dengan baik.

3. Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Kers Ciampea

Doc: Istimewa
Doc: Istimewa

Tyo Survival, beberapa komunitas pencinta alam lainnya, serta Arei Outdoor Gear produsen perlengkapan alat para penggiat alam melakukan pengibaran bendera Merah Putih berukuran raksasa di tebing Kars Ciampea, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 15 Agustus 2021.

Kegiatan ini didasari oleh iniasi bersama Tyo Survival dan Arei, sebagai bentuk kecintaan menjaga alam Indonesia khususnya pegunungan di Tanah Air yang memiliki keindahan dan terkenal di dunia.

Kegiatan ini juga menerapkan protokol kesehatan dan juga bertujuan sebagai bentuk solidaritas sesama penggiat alam yang survival menghadapi masa pandemi saat ini.

Tercatat sekitar 50 pendaki ikut terlibat dalam pengibaran bendera Merah Putih yang berdampingan dengan bendera Arei, yang mampu diselesaikan dengan memakan waktu 4 jam lamanya.

Dalam kegiatan ini beberapa komunitas pecinta alam turut serta terlibat yakni dari Spirit Nusantara, Spirit The Mother Nature, Kwartir Ranting Ciawi, Kwartir Cabang Kabupaten Bogor, Pramuka Peduli Kwarran Ciawi, Pramuka Peduli Kabupaten Bogor, Saka Wana Bakti, Saka Wirakartika, Po2rose, Rimba serta Perhutani KPH Bogor.

"Hal ini menunjukkan kecintaan kami terhadap NKRI, selain itu kita semua ingin menjaga kelestarian alam Indonesia dan menumbuhkan kecintaan yang lebih terhadap potensi pendakian di berbagai gunung yang tersebar di wilayah Indonesia. Meskipun situasi saat ini tidak menguntungkan dengan adanya pandemi Covid-19, bukan bearti memadamkan kecintaan kami terhadap alam. Rasa solidaritas ini kami juga ingin persembahkan kepada seluruh garda terdepan petugas kesehatan dan aparat lainnya yang sedang berjuang menghadapi pandemi Covid-19," kata Billy Andrias Budijanto selaku owner dari Arei Outdoor Gear, dalam keterangan tertulis yang disampaikan bertepatan dengan HUT ke-76 Republik Indonesia pada Selasa, 17 Agustus kemarin.

4. Kibarkan Bendera di Laut Tanjung Kajuwulu Sikka

Bendera merah putuh, dibawah oleh 20 penyelam untuk dikibarkan dibawah laut Tanjung Kajuwulu. (Liputan6.com/ Dionisius Wilibardus)
Bendera merah putuh, dibawah oleh 20 penyelam untuk dikibarkan dibawah laut Tanjung Kajuwulu. (Liputan6.com/ Dionisius Wilibardus)

Pengibaran Bendera Merah Putih di dalam laut kembali digelar oleh Maumere Diver Community (MDC), dalam rangka HUT ke-76 Republik Indonesia (RI).

Tahun ini, pengibaran Bendera Merah Putih di dalam laut dilaksanakan di Pantai Wisata Tanjung Kajuwulu di Desa Magepanda, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh 20 penyelam dari kedalaman 8 meter Perairan Tanjung Kajuwulu.

Pantai Kajuwulu, dipilih sebagai lokasi pengibaran bendera di dalam laut karena merupakan salah satu lokasi wisata andalan Kabupaten Sikka.

Ketua Panitia Pengibaran Bendera, Susantri Florence Mandona menjelaskan alasan dipilihnya Tanjung Kajuwulu sebagai tempat dilaksanakannya pengibaran bendera di dalam laut.

"Keindahan Tanjung Kajuwulu menjadi aset pariwisata yang menghasilkan pendapatan bagi pemerintah daerah dan bagi makhluk hidup, tentunya dengan dijaganya ekosistem alam dari kerusakan maka akan berlimpah oksigen yang dihasilkan oleh tumbuhan di darat maupun di laut, dan ikan yang berlimpah bagi masyarakat," jelas Susantri kepada Liputan6.com, Jumat, 13 Agustus 2021.

Susantri memaparkan, kegiatan ini bertujuan memeriahkan HUT ke-76 Negara Republik Indonesia. Selain itu, memperkenalkan Tanjung Kajuwulu sebagai spot penyelaman yang menantang dan menarik.

5. Kibarkan Bendera di Dasar Laut Ternate

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 dengan pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut Pantai wisata Jikomalamo, Ternate, Maluku Utara. (Dok. Askrindo)
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 dengan pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut Pantai wisata Jikomalamo, Ternate, Maluku Utara. (Dok. Askrindo)

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) untuk ikut merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76.

Mereka mengibarkan bendera merah putih di bawah laut Pantai wisata Jikomalamo, Ternate, Maluku Utara oleh anggota holding Perasuransian dan Penjaminan Indonesia Financial Group (IFG) ini.

Menariknya, salah satu personel putri, Vitrah Ramadhanti Albugis adalah mantan Paskibraka Nasional perwakilan dari Maluku Utara pada tahun 2015.

Ada pesan yang tersirat dengan perayaan ini bahwa Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh dapat diwujudkan dengan terus menggelorakan semangat cinta bahari. Karena Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki kawasan laut yang sangat luas.

Direktur Utama PT Askrindo, Priyastomo, menyatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk menyemarakkan HUT RI ke-76, juga memiliki pesan pada khalayak tentang makna kemerdekaan di tahun kedua pandemi ini.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan pesan kepada khalayak, meski dalam situasi pandemi jangan sampai kita kehilangan makna kemerdekaan, kita harus mampu bangkit dengan penuh optimisme bahwa dibalik kesulitan pasti ada kemudahan sepanjang kita terus berjuang bersama membangun negeri," kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 16 Agustus 2021.

Lesty Subamin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel