5 Nama Yang Bakal Terus Terngiang di Panggung Liga Champions : Ternyata Dunia Sempit Lho

Bola.com, Jakarta - Seperti sudah menjadi tradisi seperti sebelumnya, Liga Champions 2022/2023 juga bikin penasaran. Selain kepo tim mana yang bakal juara, kita juga tebak-tebak buah manggis siapa kira-kira yang menyegel status sebagai pemain terbaik.

Musim lalu, Real Madrid tampil sebagai juara. Pencapaian Los Blancos kian mentereng karena sang bintang, Karim Benzema, berstatus sebagai pemain terbaik. Benzema mengemas 15 gol yang sekaligus membuanya jadi striker tersubur saat itu.

Sembari menanti tim mana yang bakal juara dan siapa pemain terbaik Liga Champions musim ini, ada baiknya kita melihat lima pemain terbaik Liga Champions UEFA sepanjang masa, seperti dilansir sportskeeda. Ternyata, namanya ya itu-itu saja, memang dunia sempit nih.

 

Xavi

2. Xavi Hernandez - Xavi merupakan salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Barcelona. Ia merasakan trebele winner saat membawa Barcelona meraih juara Liga Champions, Spanish Champion, Spanish Cup pada 2009 dan 2015. (AFP/Christof Stache)
2. Xavi Hernandez - Xavi merupakan salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Barcelona. Ia merasakan trebele winner saat membawa Barcelona meraih juara Liga Champions, Spanish Champion, Spanish Cup pada 2009 dan 2015. (AFP/Christof Stache)

Xavi Hernandez, sosok yang sekarang melatih Barcelona, adalah satu di antara pemain terhebat di masanya. Dia sudah memenangkan empat gelar Liga Champions bersama Blaugrana.

Pada 157 pertandingan Liga Champions, pemenang Piala Dunia 2010 dalam balutan jersey Timnas Spanyol itu, mengepak 12 gol dan 33 asis. Dia adalah pemain pertama yang membuat 150 penampilan di Liga Champions, jumlah yang sejak itu hanya dikalahkan dua pemain lainnya.

Xavi, Andres Iniesta, Sergio Busquets merupakan trio lini tengah terkuat Barca di bawah asuhan Pep Guardiola dengan sistem permainan tiki taka. Bersama Xavi, Barca memenangkan Liga Champions 2005/2006, 2008/2009, 2010/2011, dan 2014/2015.

 

Clarence Seedorf

<p>Clarence Seedorf. Gelandang Belanda yang kini berusia 46 tahun dan telah pensiun pada Januari 2014 bersama Botafogo ini total 5 kali berlaga di final Liga Champions, 1 kali bersama Ajax Amterdam pada musim 1994/1995, 1 kali bareng Real Madrid (1997/1998) dan 3 kali bersama AC Milan (2002/2003, 2004/2005 dan 2006/2007). Ia berhasil memenangkan 4 di antaranya. Satu-satunya kekalahan di final terjadi di musim 2004/2005 saat AC Milan takluk dari Liverpool lewat adu penalti. (AFP/Odd Andersen)</p>

Clarence Seedorf. Gelandang Belanda yang kini berusia 46 tahun dan telah pensiun pada Januari 2014 bersama Botafogo ini total 5 kali berlaga di final Liga Champions, 1 kali bersama Ajax Amterdam pada musim 1994/1995, 1 kali bareng Real Madrid (1997/1998) dan 3 kali bersama AC Milan (2002/2003, 2004/2005 dan 2006/2007). Ia berhasil memenangkan 4 di antaranya. Satu-satunya kekalahan di final terjadi di musim 2004/2005 saat AC Milan takluk dari Liverpool lewat adu penalti. (AFP/Odd Andersen)

Dia dalah playmaker yahud di Liga Champions. Gelandang kreatif asal Belanda ini pernah memperkuat beberapa klub elit Eropa, termasuk Ajax, Real Madrid, dan AC Milan.

Dia memainkan peran penting dalam empat kemenangan Liga Champions di tiga klub itu. Dalam 131 pertandingan Liga Champions, Seedorf mengemas 12 gol dan 27 asis.

Kini, pria berusia 46 tahun itu dikenang sebagai bintang yang pernah menghiasi Liga Champions. Setelah menukang Timnas Kamerun dari 2018 hingga 2019, nama Seedorf perlahan menghilang.

 

Andres Iniesta

Andres Iniesta mencetak gol ke gawang Chelsea sekaligus memastikan langkah Barcelona ke final Liga Champions 2009. (AFP/Lluis Gene)
Andres Iniesta mencetak gol ke gawang Chelsea sekaligus memastikan langkah Barcelona ke final Liga Champions 2009. (AFP/Lluis Gene)

Iniesta adalah gelandang serang brilian dan elegan dalam sejarah Liga Champions. Bersama Xavi, Iniesta memainkan peran penting pada 2009.

Pemenang Piala Dunia 2010 ini memiliki kecenderungan naik jauh ke depan jantung pertahanan lawan. Contoh utamanya adalah gol kemenangannya di semifinal Liga Champions 2008/2009 melawan Chelsea.

Penampilan Iniesta di Liga Champions yang paling berkesan bisa dibilang pada musim 2010/2011. Kala itu, ia menyumbang tujuh asis dan mencetak gol untuk memenangkan gelar keduanya dalam tiga tahun.

 

Lionel Messi

Lionel Messi (kiri) bersama rekannya Andres Iniesta melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Chelsea pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, London (20/2). (AP Photo/Frank Augstein)
Lionel Messi (kiri) bersama rekannya Andres Iniesta melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Chelsea pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, London (20/2). (AP Photo/Frank Augstein)

Eks Barcelona, yang kini memperkuat Paris Saint-Germain itu, mendominasi sepak bola Eropa selama dua dekade terakhir. Publik tak bisa memungkiri, ia adalah pemain yang prolifik.

Kapten Timnas Wizard Argentina itu merupakan pencetak gol terbanyak kedua dalam kompetisi, mencetak 120 gol hanya dalam 149 penampilan. La Pulga adalah pemegang rekor hat-trick terbanyak (8) di Liga Champions dan telah mencetak rekor 17 musim berturut-turut untuk Blaugrana.

Lionel Messi telah memenangkan empat gelar Liga Champions dalam kariernya yang termasyhur bersama Barcelona.

 

Cristiano Ronaldo

Striker Real Madrid, Cristiano Ronaldo, melakukan tendangan salto saat mencetak gol ke gawang Juventus pada laga Liga Champions di Stadion Allianz, Selasa (3/4/2018). Juventus takluk 0-3 dari Real Madrid. (AFP/Alberto Pizzoli)
Striker Real Madrid, Cristiano Ronaldo, melakukan tendangan salto saat mencetak gol ke gawang Juventus pada laga Liga Champions di Stadion Allianz, Selasa (3/4/2018). Juventus takluk 0-3 dari Real Madrid. (AFP/Alberto Pizzoli)

Tidak diragukan lagi, pemain Manchester United ini adalah pemain terbesar yang pernah ada dalam sejarah kompetisi klub utama sepak bola Eropa. Pemilik paspor Portugal ini menyabet hampir setiap rekor besar di Liga Champions.

Dia adalah pencetak gol dan pemberi asis terdepan serta pengoleksi hat-trick terbanyak Liga Champions sejauh ini. Selain itu, CR7 merupakan satu-satunya pemain yang mencetak gol di tiga final Liga Champions.

Pemenang lima kali Ballon d'Or ini mengepak 176 penampilan di Liga Champions, yang merupakan penampilan terbanyak dari pemain mana pun. Sayang, musim ini Ronaldo harus absen di Liga Champiosn karena MU babak belur di Premier League musim lalu.