5 Nama yang Tak Seharusnya Lepas dari Kandang Sir Alex Ferguson : Jeblok atau Malah Nyungsep ?

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) menjadi satu di antara klub besar berkat Sir Alex Ferguson, yang membentuk era baru di Old Trafford. Kakek asal Skotklandia yang kini berusia 80 tahun itu menukangi Setan Merah dari 1986 hingga 2013.

Di bawah telunjuknya, MU memenangkan banyak gelar. Namun, Sir Alex Ferguson bukan tanpa kesalahan. Keputusannya melepas sejumlah pemain, termasuk pemain bintang, dinilai merupakan keputusan yang tidak tepat.

Dia pernah salah menilai kemampuan pemain dan seharusnya tak melepas pemain-pemain yang justru masih sangat dibutuhkan kontribusinya. Mau tahu siapa saja pemain bintang yang pernah dilego Ferguson yang membuat fans marah?

 

1. Jaap Stam

Jaap Stam merupakan bek andalan Setan Merah karena memiliki kemampuan yang mumpuni dan didukung dengan posturnya yang tinggi dan besar. Namun, hal tersebut berubah saat Stam mengalami cedera achilles. Performanya menurun dan ia dijual ke Lazio dan mampu tampil menjanjikan. (AFP/Adrian Dennis)
Jaap Stam merupakan bek andalan Setan Merah karena memiliki kemampuan yang mumpuni dan didukung dengan posturnya yang tinggi dan besar. Namun, hal tersebut berubah saat Stam mengalami cedera achilles. Performanya menurun dan ia dijual ke Lazio dan mampu tampil menjanjikan. (AFP/Adrian Dennis)

Jaap Stam menjadi satu di antara bek paling sukses di era Premier League. Dia adalah bagian integral dari MU yang memenangkan treble di musim 1998/1999. Dia juga memenangkan Premier League tiga musim beruntun yakni 1998/1999, 1999/2000, dan 2000/2001.

Dia cepat, kuat secara fisik, dan sangat baik dalam duel bola-bola atas. Dia sosok yang menakutkan di lini belakang United.

Bek tengah itu ditakdirkan menjadi yang terbaik di Old Trafford, tetapi kariernya di MU berakhir prematur. Dia terpaksa meninggalkan klub karena salah paham dengan Alex Ferguson.

 

Bintang kala Pensiun

Stam pindah ke Lazio dalam kesepakatan 16,5 juta pounds pada 2001. Dia mencapai hal-hal besar di Italia dan merupakan pemain utama saat AC Milan bersua Liverpool di final Liga Champions UEFA 2005 di Istanbul, Turki. Milan kalah 2-3 dalam drama adu tendangan penalti.

Dia lalu pindah ke Ajax sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2007 dengan membawa status satu di antara bek tengah terbaik di dunia. Ferguson mengakui membiarkan Stam meninggalkan MU adalah keputusan terburuk yang pernah dia buat.

 

2. Gerard Pique

3. Gerard  Pique - Sejak bergabung dengan Barcelona, Gerard  Pique menjelma menjadi bek papan atas dunia. Pique hijrah ke Barcelona pada 2008. Ini mungkin jadi salah satu kesalahan terbesar Alex Ferguson. (AFP/Filippo Monteforte)
3. Gerard Pique - Sejak bergabung dengan Barcelona, Gerard Pique menjelma menjadi bek papan atas dunia. Pique hijrah ke Barcelona pada 2008. Ini mungkin jadi salah satu kesalahan terbesar Alex Ferguson. (AFP/Filippo Monteforte)

Gerard Pique adalah satu di antara bek muda paling menarik di Premier League ketika dia melakukan debutnya bersama MU pada tahun 2004. Dua tahun kemudian, dia baru bisa tampil penuh sepanjang pertandingan.

Hanya saja, Pique tidak pernah mampu menembus tim utama secara konsisten. Akhirnya, dia pindah dari MU ke klub masa kecilnya, Barcelona, pada tahun 2008.

 

Pilihan Tepat

Bersama Barcelona, Pique jadi pemain penting selama bertahun-tahun. Di timnas, si ganteng itu memenangkan Piala Dunia bersama Spanyol pada 2010 dan Euro 2012.

Keluarnya Pique dari Old Trafford adalah pilihannya dan bukan kesalahan siapa pun. Tapi, tetap saja, banyak penggemar MU menyesal mereka melepaskannya tanpa perlawanan.

 

3. David Beckham

David Beckham bergabung dengan MU saat berusia 16 tahun dengan banyak potensi dan menjadi satu di antara gelandang terbaik di Eropa. Dia melakukan debutnya di MU pada usia 17 tahun.

Dia bersama MU selama 12 tahun sebelum pindah ke Real Madrid pada tahun 2003. Beckham memiliki pencapaian yang sangat sukses kala di MU.

 

Ragam Catatan

David Beckham (Manchester United) – Kekalahan dari Arsenal pada ajang Piala FA 2002-2003 membuat Sir Alex Ferguson murka dan mengamuk di ruang ganti. Mantan pemain Real Madrid ini menjadi korban salah sasaran dari amarah sang pelatih. (AFP/Odd Andersen)
David Beckham (Manchester United) – Kekalahan dari Arsenal pada ajang Piala FA 2002-2003 membuat Sir Alex Ferguson murka dan mengamuk di ruang ganti. Mantan pemain Real Madrid ini menjadi korban salah sasaran dari amarah sang pelatih. (AFP/Odd Andersen)

Dia memenangkan enam gelar Premier League dam satu gelar Liga Champions. Becks membuat 394 penampilan untuk MU dan mencetak 85 gol.

Selama hari-harinya di Old Trafford, ia terkenal sebagai satu di antara spesialis bola mati terbaik di Eropa. Dia memiliki kaki kanan yang fantastis. Tendangan bebasnya sangat menyenangkan untuk ditonton.

 

Kontra CR7

Beckham sempat mengalami keretakan hubungannya dengan Ferguson sebelum akhirnya pindah ke Real Madrid. Dia memiliki empat tahun yang sukses dengan Real Madrid dengan gelar La Liga pada tahun 2007. Lalu pindah ke LA Galaxy selama musim panas 2007.

Sepanjang kariernya, Beckham dikenal sebagai pemain beken dan kharismatik di dunia sepak bola. MU berjuang keras mendapat penggantinya sampai mereka menemukan permata dalam diri Cristiano Ronaldo.

 

4. Paul Pogba

<p>Pemain top pertama yang pernah menjadi kliennya adalah Paul Pogba. Ia pernah meyakinkan Pogba untuk hengkang dari Manchester United dari Juventus pada 2012 silam. Gara-gara transfer tersebut, Sir Alex Ferguson murka dan melarang MU untuk&nbsp;berurusan dengannya. Selain itu, Raiola juga menjadi sosok kepulangan sang gelandang ke Old Trafford pada tahun 2016 dengan harus merogoh kocek sebesar 100 juta Euro. (AFP/Oli Scarff)</p>

Pemain top pertama yang pernah menjadi kliennya adalah Paul Pogba. Ia pernah meyakinkan Pogba untuk hengkang dari Manchester United dari Juventus pada 2012 silam. Gara-gara transfer tersebut, Sir Alex Ferguson murka dan melarang MU untuk berurusan dengannya. Selain itu, Raiola juga menjadi sosok kepulangan sang gelandang ke Old Trafford pada tahun 2016 dengan harus merogoh kocek sebesar 100 juta Euro. (AFP/Oli Scarff)

Paul Pogba adalah kesalahan fatal yang dilakukan Ferguson. Manchester United menjualnya seharga 800.000 pounds sebagai kompensasi kepada Juventus ketika gelandang itu meninggalkan Old Trafford pada 2012.

Pogba bergabung dengan MU pada 2009 dan melakukan debutnya di Premier League pada 2012. Dia bermain tiga kali untuk klub dan pindah ke Juventus pada musim panas 2012 setelah menolak menandatangani perpanjangan kontrak dengan Setan Merah.

Agen Pogba, Mino Raiola, memainkan peran penting dalam kisah transfernya dan itu membuat Ferguson marah. Dalam bukunya, Ferguson mengatakan, "Ada satu atau dua agen sepak bola yang saya tidak suka dan Mino Raiola, agen Paul Pogba, adalah salah satunya".

 

5. Cristiano Ronaldo

<p>Penyerang Manchester United atau MU Cristiano Ronaldo dalam pertandingan Liga Inggris melawan Brentford di Stadion Old Trafford, Manchester, Selasa (3/5/2022). (AP Photo/Jon Super)</p>

Penyerang Manchester United atau MU Cristiano Ronaldo dalam pertandingan Liga Inggris melawan Brentford di Stadion Old Trafford, Manchester, Selasa (3/5/2022). (AP Photo/Jon Super)

Jika ada transfer yang tidak akan lenyap begitu saja oleh penggemar Manchester United, itu adalah soal Ronaldo.

Ronaldo meninggalkan MU ke Real Madrid pada musim panas 2009 setelah menghabiskan enam tahun yang sukses di Old Trafford. Ini adalah satu di antara momen paling disesalkan bagi semua orang di MU.

 

Semakin Oke

Setan Merah membayar 12 juta pounds untuk Cristiano Ronaldo pada 2003 ketika dia baru berusia 18 tahun. Dia matang di bawah asuhan Ferguson serta kemudian memenangkan tiga gelar Premier League dan satu gelar Liga Champions.

Dia memantapkan dirinya sebagai satu di antara pemain sayap terbaik di dunia sepak bola dan pada usia 24 tahun. Ia memiliki dunia di kakinya saat mengklaim penghargaan Ballon d'Or pertamanya.

 

Mimpi Besar

Dia memiliki mimpi yang jauh lebih besar, dan Ferguson tidak bisa menghalanginya, saat dia bergabung dengan Real Madrid dalam kesepakatan memecahkan rekor senilai £80 juta. Dia mencapai lebih banyak di Santiago Bernabeu dengan memenangkan empat gelar Liga Champions.

Sejak saat itu, CR7 bermain bareng Juventus dan sekarang kembali ke MU setelah transfernya musim panas lalu. Pemain berusia 37 tahun ini juga merupakan pencetak gol terbanyak dalam sepak bola internasional dengan torehan 115 gol.

Video Menarik MU

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel