5 Negara Favorit Juarai Piala Dunia 2022: Ada Argentina dan Inggris Nih, Siapa Jagoanmu?

Bola.com, Jakarta Sebanyak 32 negara memastikan berpartisipasi pada Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Qatar pada 21 November hingga 18 Desember. Dari 32 negara ini, hanya ada satu negara yang bakal pulang bersama trofi Piala Dunia.

Siapa yang bakal membawa pulang trofi Piala Dunia 2022? Publik memiliki favoritnya masing-masing misalnya juara bertahan Prancis, Brasil hingga Argentina.

Namun ada sejumlah tim kuda hitam yang bisa mengejutkan seperti yang Kroasia lakukan pada Piala Dunia 2018. Luka Modric dkk mampu mencapai babak final dan bahkan hampir memenangkannya sebelum akhirnya kalah 2-4 dari Prancis di laga pamungkas.

Negara-negara yang tidak menjadi unggulan bisa saja tampil mengejutkan dan jadi ancaman bagi negara-negara favorit juara. Misalnya saja Senegal yang baru saja meraih trofi Piala Afrika 2021 hingga muncul nama Kroasia yang bisa saja membuat kejutan lagi.

Meski demikian, negara-negara yang sudah pernah juara masih menjadi favorit untuk memenangkan turnamen di Qatar. Berikut 5 negara yang menjadi favorit peraih gelar Piala Dunia 2022, seperti dikutip dari The Guardian.

 

1. Argentina

Lionel Messi menyumbangkan satu gol saat Timnas Argentina menang 3-1 atas Venezuela pada laga ke-17 kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL di Estadio Alberto J. Armando, Sabtu (26/3/2022) pagi WIB. (AP Photo/Natacha Pisarenko)
Lionel Messi menyumbangkan satu gol saat Timnas Argentina menang 3-1 atas Venezuela pada laga ke-17 kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL di Estadio Alberto J. Armando, Sabtu (26/3/2022) pagi WIB. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Empat tahun lalu Argentina pulang dari Rusia dengan kecewa berat. Namun, kini mereka dalam kepercayaan diri tinggi.

Argentina baru saja meraih gelar Copa America 2021. Gelar ini melepas dahaga mereka karena terakhir kali juara pada 1993 atau 29 tahun yang lalu.

Gelar ini juga menjadi gelar internasional bergengsi bagi Lionel Messi. Kini, dia mengincar gelar trofi Piala Dunia untuk tim nasional Argentina yang La Albiceleste raih terakhir kali pada 1986 atau 36 tahun yang lalu.

 

2. Spanyol

<p>Timnas Spanyol era Luis Enrique ini dihuni pemain muda berkualitas dengan rata-rata umur 25 tahun. Besaran harga total tim Matador itu mencapai 784 juta euro atau setara dengan Rp12,3 miliar.&nbsp;(AFP/Jorge Guerrero)</p>

Timnas Spanyol era Luis Enrique ini dihuni pemain muda berkualitas dengan rata-rata umur 25 tahun. Besaran harga total tim Matador itu mencapai 784 juta euro atau setara dengan Rp12,3 miliar. (AFP/Jorge Guerrero)

Penampilan Spanyol di ajang internasional terus membaik saat Luis Enrique didapuk jadi pelatih. Setelah hanya menjadi semifinalis di Euro 2020, mereka mampu jadi runner-up di UEFA Nations League 2021.

Kini mereka akan menuju Piala Dunia 2022 dengan banyak pemain muda lebih berpengalaman karena sudah merasakan kekecewaan gagal juara. Pengalaman tersebut yang bakal jadi pelecut bagi mereka untuk tampil lebih baik lagi.

Namun, Enrique masih belum menemukan sosok striker penerus yang berbakat yang seangkatan dengan Pedri. Kemungkinan dia masih akan menggunakan muka lama seperti Alvaro Morata.

 

3. Brasil

Timnas Brasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Peru dan berhak melaju ke final Copa America 2021. (AFP/Mauro Pementel)
Timnas Brasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Peru dan berhak melaju ke final Copa America 2021. (AFP/Mauro Pementel)

Di setiap edisi Piala Dunia, nama Brasil selalu masuk dalam daftar favorit juara. Tim Samba hingga saat ini juga menjadi pengoleksi gelar Piala Dunia paling banyak dengan lima gelar.

Sayangnya, dalam dua dekade ini, mereka belum lagi meraih gelar Piala Dunia. Terakhir kali mereka mendapatkannya pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang.

Mengandalkan skuad muda bertalenta serta nama senior seperti Neymar Jr hingga Marcelo, Brasil masih layak jadi favorit. Akankah benua Asia masih akan menjadi tuah bagi mereka?

 

4. Inggris

Gelandang Timnas Inggris, Jordan Henderson, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Ukraina pada laga perempat final Euro 2020, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB. (AFP/Alberto Pizzoli)
Gelandang Timnas Inggris, Jordan Henderson, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Ukraina pada laga perempat final Euro 2020, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB. (AFP/Alberto Pizzoli)

Ekspetasi warga Inggris supaya tim nasional menjadi juara Piala Dunia tentu sangat besar. Apalagi, Inggris mengklaim bahwa olahraga nomor satu di dunia ini berasal dari negara mereka.

Warga Inggris juga belum lama ini merasakan kekecewaan besar karena gagal meraih gelar di Euro 2020. Padahal mereka menjadi tuan rumah saat laga final melawan Italia berlangsung.

Gareth Southgate harus mampu mengubah kekecewaan tersebut menjadi pemompa semangat skuadnya yang masih muda untuk tampil lebih baik di Piala Dunia 2022. Hal tersebut bakal membuat Inggris jadi tim berbahaya bagi lawan-lawannya di Qatar.

 

5. Prancis

Prancis. Timnas Prancis sebagai peringkat ke-3 FIFA lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar dengan nilai skuat mencapai 978,80 juta euro atau setara sekitar Rp15,7 triliun. Di antara para pemain berusia emas, Kylian Mbappe menjadi yang paling tinggi nilainya mencapai 160 juta euro. (AFP/Franck Fife)
Prancis. Timnas Prancis sebagai peringkat ke-3 FIFA lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar dengan nilai skuat mencapai 978,80 juta euro atau setara sekitar Rp15,7 triliun. Di antara para pemain berusia emas, Kylian Mbappe menjadi yang paling tinggi nilainya mencapai 160 juta euro. (AFP/Franck Fife)

Juara bertahan Prancis masih menjadi favorit peraih gelar juara Piala Dunia 2022 di Qatar. Mereka memiliki kedalaman skuad yang baik dan pelatih Didier Deschamps yang memiliki strategi matang.

Sayangnya pada empat laga UEFA Nations League 2022/2023 bulan Juni lalu, skuad Prancis tanpa kemenangan di empat laganya. Mereka kalah dua kali dari Denmark dan Kroasia, lalu imbang dua kali dari Kroasia dan Austria.

Ini menjadi alarm bagi Kylen Mbappe dkk untuk berbenah sebelum Piala Dunia 2022 berlangsung. Didier Deschamps harus lebih memadukan skuadnya yang sudah luar biasa ini.

Sumber: The Guardian 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel