5 Obat Tradisional Penyakit Lupus, Bantu Kurangi Gejalanya

Liputan6.com, Jakarta Obat tradisional penyakit lupus bisa digunakan untuk mengurangi gejalanya. Pasalnya, penyakit lupus memang tidak bisa disembuhkan secara total.

Tujuan pengobatan yang tersedia adalah untuk mengurangi tingkat keparahan gejala, mencegah kerusakan organ, serta meminimalkan dampaknya pada kehidupan penderita penyakit lupus. Obat tradisional penyakit lupus akan semakin efektif jika diimbangi dengan obat medis yang dianjurkan oleh dokter.

Setiap obat dan dosis yang diberikan untuk penderita penyakit lupus akan berbeda antara satu dan lainnya dan dapat berganti dari waktu ke waktu tergantung dari gejalanya. Namun, sebelum menggunakan obat tradisional, penyakit lupus sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang menangani kamu.

Berikut Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber lima obat tradisional penyakit lupus yang bisa dijadikan sebagai terapi untuk meringankan gejalanya, Jumat (15/11/2019).

Mengenal tentang Penyakit Lupus

Lupus, Penyakit yang Selalu Mengintai Wanita

Lupus atau biasa disebut Sistemik Lupus Eritematosus (SLE) merupakan penyakit peradangan kronik yang terjadi karena sistem daya tahan tubuh seseorang menyerang sel dan jaringan tubuhnya sendiri.

Peradangan yang terjadi akibat lupus dikenal memiliki seribu wajah, karena bisa menyerang berbagai sistem organ tubuh seperti kulit, ginjal, sel darah, otak, jantung, dan paru-paru.

Lupus disebut sebagai penyakit autoimun. Pada kondisi normal, sistem imun akan melindungi tubuh dari infeksi. Berbeda dengan penderita lupus, sistem imun justru menyerang tubuh sendiri.

Penyebab Penyakit Lupus

Lupus, Gangguan Autoimun yang Perlu Anda Tahu

Sejauh ini sebagian besar kasus lupus belum diketahui secara pasti penyebabnya. Kemunculannya didiga kombinasi antara faktor genetik dan faktor lingkungan. Penderita lupus lebih sering terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki.

Ada individu yang terlahir dengan kecenderungan mengalami lupus, ada juga yang terpicu oleh faktor infeksi, penggunaan obat-obat tertentu, atau karena dipengaruhi kondisi stres.

Penyebab penyakit lupus yang diakibatkan oleh faktor genetik karena seringkali ditemukan adanya faktor keluarga penderita yang juga merupakan penderita lupus.

Faktor penyebab penyakit lupus karena hormon lebih besar menyerang perempuan. Hal ini dikarenakan perempuan menghasilkan hormon estrogen lebih banyak dibandingkan laki-laki.

Hormon estrogen merupajan hormon yang memperkuat sistem kekebalan tubuh, yang artinya perempuan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dibanding laki-laki. Alasan ini melihat perempuan lebih mudah terserang penyakit autoimun. Perubahan hormon di masa pubertas atau kehamilan juga dapat memicu timbulnya lupus.

Faktor penyebab penyakut lupus terakhir, yaitu lingkungan. Penyebab penyakit lupus oleh oleh lingkungan diakibatkan oleh infeksi bakteri dan virus (salah satunya virus Epstein Barr), stres, paparan sinar matahari, merokok, merkuri, dan silika.

Gejala Penyakit Lupus

Lupus | via: greenrushdaily.com

Gejala penyakit lupus bisa timbul secara tiba-tiba dan sering kali mengejutkan serta memengaruhi kualitas hidup penderita penyakit lupus. Terlebih gejala penyakit lupus sangat bervariasi dan berbeda pada masing-masing individu, bergantung dari organ tubuh yang terkena.

Gejala penyakit lupus dapat muncul dan berkembang secara perlahan, mulai dari ringan hingga parah. Walaupun gejala penyakit lupus bervariasi, namun ada tiga gejala utama penyakit lupus mulai dari ringan hingga parah.

Ruam Kulit

Ruam kulit paling sering terjadi pada wajah, pergelangan tangan, dan tangan. Gejala penyakit lupus yang cukup khas adalah ruam di pipi dan batang hidung, yang dikenal dengan istilah ‘butterfly rash’ atau ‘malar rash’. Ruam  kulit juga bisa terasa gatal, nyeri, atau meradang yang bisa diperparah oleh sinar matahari.

Mudah Lelah

Lelah berat merupakan salah satu gejala SLE yang cukup sering ditemui. Pada pasien dengan lupus, melakukan aktivitas sehari-hari pun bisa menimbulkan kelelahan. Banyak penderita lupus yang menyatakan bahwa kelelahan yang dialami ini sangat memengaruhi kualitas hidup mereka.

Nyeri Sendi

Nyeri sendi merupakan gejala penyakit lupus yang sangat umum dirasakan. Gejala ini umumnya muncul pada persendian tangan dan kaki penderita yang biasanya memburuk di pagi hari. Rasa nyeri kemungkinan dapat berpindah dengan cepat dari sendi satu ke sendi lainnya.

Obat Tradisional Penyakit Lupus

Kunyit (Foto: iStockphoto)

Penyakit lupus tidak bisa disembuhkan secara total. Namun, kamu bisa menangani penyakit lupus sesuai dengan gejala dan keluhan yang dialami.

Ada beberapa obat tradisional penyakit lupus yang bisa digunakan untuk mengurangi gejalanya. Berikut ada lima obat tradisional penyakit lupus yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber:

Kunyit

Kunyit bisa dijadikan sebagai obat tradisional penyakit lupus. Kunyit dipercaya efektif menyembuhkan penyakit seperti batuk atau panas, dan bermanfaat untuk penyakit lupus juga.

Kunyit bisa bekerja untuk meringankan penyakit lupus karena memiliki kandungan yang mengandung anti-inflamatory yang dapat menyembuhkan ruam-ruam pada kulit serta anti-kanker.

Konsumsi Makanan Tinggi Nutrisi

Mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh dengan mengonsumsi makanan tinggi vitamin, antioksidan, dan nutrisi lainnya mampu menekan atau meringankan gejala penyakit lupus.

Vitamin E

Sebuah studi yang dilakukan pada seekor tikus menunjukkan bahwa pengobatan penyakit lupus dengan vitamin E dapat menunda timbulnya autoimunitas dan memperpanjang hidup. Namun, penemuan ini belum direplikasi pada manusia dan mengobati lupus dengan vitamin E masih kontroversial.

Untuk itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki efektivitas klinis vitamin E pada penderita penyakit lupus, baik untuk kuoit maupun penyembuhan secara total.

Selenium

Radikal bebas dan antioksidan rendah merupakan salah satu penyebab penyakit lupus. Sejumlah penelitian menyarankan bahwa suplemen antioksidan dapat memulihkan penyakit lupus.

Selenium merupakan antioksidan alami. Sumber makanan dengan selenium tinggi bisa ditemukan pada ikan mas dan ikan haring. Namun, jangan sampai kelebihan mengonsumsi selenium. Hal ini justru akan menjadi penyebab munculnya penyakit lain.

Produk Teh Hijau

Teh hijau mengandung polifenol yang mampu meringankan kondisi penyakit lupus. Hal ini dikarenakan polifenol dapat memberikan efek perlindungn terhadap reaksi autoimun pada kelenjar saliva dan kulit dengan menekan autoantigen dan menurunkan regulasi sitokin inflamasi.

Namun, penelitian lebih lanjut terkait keefektifan produk teh hijau mampu meringankan gejala penyakit lupus perlu dilakukan lagi.

Penderita penyakit lupus yang ingin menggunakan obat tradisional penyakit lupus harus mengimbanginya dengan pengobatan medis agar hasil maksimal. Tentunya tetap dengan dosis yang dianjurkan oleh para ahli professional.

Apabila tetap ingin mengonsumsi obat trasisional saja, pastikan bahwa obat tersebut diproses secara baik alias tidak terkontaminasi jamur.