5 Olahraga Teraneh di Olimpiade: Dari Duel Pistol Hingga Balap Merpati

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pada bulan Desember 2020 silam, Komite Olimpiade Internasional (IOC) membuat publik terheran-heran ketika mereka mengumumkan bahwa breakdance akan melakukan debut Olimpiade di Paris 2024.

Tapi ini tentu bukan pertama kalinya olahraga yang tidak terduga muncul di Olimpiade. Sejak Olimpiade modern pertama di Athena pada tahun 1896, Olimpiade telah memasukkan segalanya, mulai dari duel pistol hingga menembak merpati.

Jika menurut Anda olahraga breakdance adalah pilihan yang aneh, dikutip dari berbagai sumber, berikut ini 5 cabang olahraga Olimpiade aneh yang sempat dilombakan di Olimpiade, namun tidak dilanjutkan:

Duel Pistol

Kedengarannya mengerikan, tetapi duel pistol tidak memaksa dua atlet untuk saling menembak. Sebaliknya, dua pesaing mengenakan perlengkapan pelindung berat dan menembakkan peluru karet satu sama lain. Itu tidak berdarah, tetapi masih mengacungkan topinya ke olahraga ilegal. Ini memulai debutnya pada tahun 1908, tetapi tidak bertahan lama.

Balap Merpati

Pertandingan ini ditampilkan sebagai program tidak resmi di Olimpiade Paris 1900. Belum diketahui, apa yang melatarbelakangi diadakannya lomba ini. Apalagi tidak hanya satu, tapi ada tujuh kategori di olahraga balap merpati.

Tarik Tambang

Olahraga ini pertama kali muncul di Olimpiade Paris 1900 dan berlangsung hingga 1920 sebagai bagian dari program atletik lintasan dan lapangan. Lomba terdiri dari dua tim yang berisi delapan orang. Untuk menang, mereka harus menarik sejauh 1,82 meter dalam waktu lima menit. Jika tidak, tim dengan jarak tarikan terjauh yang menang.

Menariknya, jurnalis Denmark Edgar Aaybe yang sedang meliput lomba ini secara mendadak direkrut ke dalam tim gabungan Swedia/Denmark pada tahun 1900 untuk menggantikan salah satu anggota yang sakit. Dan mereka akhirnya meraih medali emas.

Menembak Merpati
Selama Olimpiade 1900 di Paris, lebih dari 300 merpati ditembak dan dibunuh dalam lomba menembak merpati hidup. Merpati dilepaskan dari kotak pegas yang ditempatkan di tengah cincin berpagar. Jika ingin mencetak poin, burung yang peserta tembak harus jatuh ke dalam ring.

Para peserta tersingkir jika melewatkan dua burung berturut-turut. Ini dalah lomba yang serius, dengan hadiah 20 ribu franc (sekitar $120 ribu dalam kurs saat ini). Namun lomba ini tidak dilanjutkan lagi di Olimpiade berikutnya.

Menembak Rusa
Jangan khawatir, ini tidak seperti lomba menembak merpati. Sebaliknya, lomba ini menggunakan rusa buatan. Lomba ini pertama kali memulai debutnya di Olimpiade 1908 di London. Namun lomba ini tidak bertahan lama digelar di Olimpiade.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel