5 Pelatih Calon Pengganti Unai Emery di Arsenal

Bola.com, Jakarta Arsenal resmi mendepak Unai Emery, Jumat (29/11/2019). Sederet hasil buruk yang menimpa Arsenal menjadi satu di antara alasan manajemen klub memutus kontrak Unai Emery.

Terbaru, Arsenal gagal meraih poin penuh saat menjamu Eintracht Frankfurt pada matchday kelima Liga Europa 2019-2020, Jumat (29/11/2019). Berstatus tuan rumah, tim besutan Unai Emery itu takluk dengan skor 1-2.

Arsenal unggul lebih dulu melalui Pierre-Emerick Aubameyang pada akhir babak pertama. Namun, selepas turun minum, Eintracht Frankfurt berbalik unggul 2-1 lewat dua gol yang dicetak Daichi Kamada pada menit ke-55 dan 64'.

Kekalahan tersebut membuat Arsenal harus menunda lolos ke babak 32 besar. Saat ini, The Gunners masih memuncaki klasemen Grup F dengan raihan 10 poin dan bisa lolos jika menang di pertandingan terakhir.

Meskipun masih berpeluang lolos, kekalahan dari Eintracht Frankfurt menambah deretan hasil minor Arsenal. Klub yang bermarkas di Emirates Stadium itu tak meraih kemenangan dalam tujuh laga beruntun.

Untuk sementara, The Gunners ditangani mantan pemainnya, Freddie Ljungberg. Selain Ljungberg, ada 5 calon pelatih lain yang diprediksi mengambil kendali di Emirates setelah Emery dipecat Arsenal. Berikut Bola.com merangkum dari Talksport lima calon pelatih Arsenal pengganti Unai Emery.

1. Eddie Howe

Pelatih Bournemouth, Eddie Howe adalah yang termuda pada jajaran pelatih klub Premier League. Howe lahir di Amersham, Inggris 29 Noveber 1977 (40 tahun). Debut Howe di Premier League pada Agustus 2015. (AFP/ Paul Ellis)

Eddie Howe telah melakukan pekerjaan luar biasa di Bournemouth selama beberapa musim terakhir. Howe membawa Bournemouth ke Liga Premier setelah menjuarai Kejuaraan EFL pada musim 2014/15.

Sementara pencapaian tertingginya ialah membawa klub tersebut ke peringkat sembilan klasemen pada 2016-17. Di sisi lain, Eddie Howe juga bisa menyusun skuat yang mumpuni dengan anggaran yang minim.

Kualifikasi Howe tersebut tentunya sangat cocok untuk Arsenal yang jarang mendatangkan pemain bintang.

2. Massimilliano Allegri

Massimilliano Allegri (GIUSEPPE CACACE / AFP)

Mantan pelatih Juventus, Massimilliano Allegri, banyak dikaitkan dengan klub-klub eropa seperti Manchester United, Real Madrid dan Arsenal.

Torehan apik bersama Nyonya Tuan tentunya menjadi alasan klub tersebut ingin meminang Allegri. Selama menukangi Juventus pada 2014-2019, Allegri mampu mempersembahkan delapan gelar domestik.

Selain itu, Bianconeri juga dua kali menembus final Liga Champions. Sementara persentase kemenangan bersama klub asal Turin itu sebesar 70,4 persen dan menjadi satu di antara yang tertinggi di Juventus.

Jika Arsenal menginginkan Allegri tentunya harus bergerak secepat mungkin. Ada klub lain, yakni Bayern Munchen yang sama-sama belum menunjuk nakhoda baru.

3. Mauricio Pochettino

Banyak fans Arsenal yang menginginkan Mauricio Pochettino menjadi pelatih Dani Ceballos dkk. Pelatih asal Argentina itu baru saja didepak Tottenham Hotspur.

Pochettino belum pernah mengantarkan Spurs juara. Namun raihan Pochettino mengantarkan klub tersebut ke final Liga Champions 2019 bisa menjadi pertimbangan.

Pochettino juga membawa Spurs tak pernah absen dari perhelatan Liga Champions dalam empat tahun berturut-turut.

Pelatih berusia 52 tahun itu juga kerap memberikan kesempatan pemain muda untuk berkembang. Kondisi tersebut tentunya yang bisa menjadi pertimbangan Arsenal jika ingin mendatangkannya.

4. Patrick Vieira

Patrick Viera

Patrick Vieira mengawali karier kepelatihannya bersama New York City FC. Setelah itu, Viera menjadi pelatih klub Ligue 1, Nice.

Pada musim pertamanya, Vieira sukses mengantarkan Nice finis di posisi ketujuh. Torehan tersebut tentunya cukup apik mengingat usianya masih muda untuk ukuran pelatih.

Sebelum Arsenal menunjuk Unai Emery, pihak klub sudah mengadakan pembicaraan singkat dengan Vieira. Ia tentunya sangat berpeluang menukangi The Gunners setelah Emery dipecat.

5. Mikel Arteta

Mikel Arteta sempat menjadi kandidat suksesor Arsene Wenger di Arsenal. (doc. Manchester City FC)

Seperti Patrick Vieira, Mikel Arteta juga pernah dikaitkan menangani Arsenal. Namun, saat itu The Gunners lebih memilih Unai Emery untuk menjadi pelatih.

Sejak memutuskan gantung sepatu, Arteta banyak belajar saat menjadi asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City. Bekal tersebut tentunya sangat bagus jika Arsenal ingin mendatangkannya.

Jika Arsenal merekrut Arteta, klub tersebut akan mengikuti jejak tim-tim Premier League yang memilih mantan pemain sebagai pelatih. Satu-satunya kekurangan Arteta ialah pengalaman.

Kondisi tersebut tentunya sedikit berisiko jika Arsenal menunjuk Mikel Arteta.