5 Pemain AC Milan Ini Bisa Jadi Mimpi Buruk AS Roma Asuhan Jose Mourinho di Liga Italia

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Kompetisi Liga Italia Serie A 2021/2022 akan kembali bergulir tengah pekan ini. Mereka mengawali tahun 2022 dengan sajian pertandingan antara klub-klub papan atas meski beberapa tim harus mengalami badai COVID-19.

Salah satu big match mempertemukan AC Milan dengan AS Roma di San Siro hari Jumat (07/01/2022) dini hari WIB.

Saat ini, AC Milan mengantongi 42 poin dan hanya berjarak empat angka dari rival sekotanya sekaligus pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan. Sementara AS Roma menduduki peringkat keenam dengan perolehan 32 poin.

Keduanya terpaut cukup jauh di klasemen. Namun bukan berarti Roma tak mampu mengalahkan Milan. Kehadiran Jose Mourinho di kursi kepelatihan bisa membuat klub berjuluk Rossoneri itu bertekuk lutut di hadapan fans setianya.

Akan tetapi, seperti Roma, Milan juga punya kans besar untuk keluar sebagai pemenang. Apalagi mereka memiliki lima sosok yang bisa diandalkan untuk mengacak-acak pertahanan Roma. Siapa saja mereka? Simak ulasannya di bawah ini.

vidio:Highlights Liga Italia, AC Milan Meraih Kemenangan di Kandang AS Roma

Mike Maignan

Pemain AC Milan Prancis Theo Hernandez (kiri), kiper AC Milan Mike Maignan (tengah) dan pemain Liverpool Alex Oxlade-Chamberlain bereaksi usai bertabrakan pada pertandingan sepak bola Grup B Liga Champions di Stadion San Siro, Milan, Italia, 7 Desember 2021. Liverpool menang 2-1. (MIGUEL MEDINA/AFP)
Pemain AC Milan Prancis Theo Hernandez (kiri), kiper AC Milan Mike Maignan (tengah) dan pemain Liverpool Alex Oxlade-Chamberlain bereaksi usai bertabrakan pada pertandingan sepak bola Grup B Liga Champions di Stadion San Siro, Milan, Italia, 7 Desember 2021. Liverpool menang 2-1. (MIGUEL MEDINA/AFP)

Klub takkan menelan kekalahan selama gawangnya bersih dari kebobolan. Itulah mengapa mereka perlu memiliki kiper yang berkualitas. Milan bisa 'move on' dari Gianluigi Donnarumma karena penampilan apik Mike Maignan di bawah mistar.

Kendati beberapa kali dirotasi dengan Ciprian Tatarusanu, tidak bisa dimungkiri kalau Maignan adalah kiper inti Milan di musim ini. Pria asal Prancis itu membalas kepercayaan itu dengan lima clean sheet dari 16 penampilan.

Ia juga baru kebobolan sebanyak 12 gol di Serie A. AC Milan perlu penampilan terbaik Maignan jika ingin mengalahkan AS Roma. Dan bukan tak mungkin pria berumur 26 tahun itu membuat Tammy Abraham dkk frustrasi di depan gawang Rossoneri.

Junior Messias

Penyerang AC Milan, Junior Messias berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Genoa pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Genoa Luigi Ferraris, Italia, Kamis (2/11/2021). Messias mencetak dua gol dan mengantar AC Milan menang atas Genoa 3-0. (Tano Pecoraro/LaPresse via AP)
Penyerang AC Milan, Junior Messias berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Genoa pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Genoa Luigi Ferraris, Italia, Kamis (2/11/2021). Messias mencetak dua gol dan mengantar AC Milan menang atas Genoa 3-0. (Tano Pecoraro/LaPresse via AP)

Messias bukanlah pemain inti AC Milan. Ia baru tampil sebagai starter sebanyak tiga kali di Serie A musim ini. Statusnya pun cuma sebagai pemain yang dipinjam dari Crotone pada tahun 2021 lalu untuk menambah kedalaman skuat.

Publik tidak menggantungkan harapan terlalu tinggi ketika Milan memperkenalkan Messias sebagai pemain baru. Tapi, pandangan mereka berubah ketika Messias berhasil mencetak gol yang membuat Milan mengalahkan Atletico Madrid 1-0.

Ia kembali menunjukkan performa gemilang dengan mencetak dua gol kala Milan mengalahkan Genoa 3-0 pada awal bulan Desember 2021 lalu. Messias bisa menghadirkan kejutan buat Roma, dan Mourinho harus siap meladeninya.

Sandro Tonali

Sandro Tonali sudah berlatih dengan AC Milan setelah didatangkan dari Brescia dengan status pinjaman. (foto: instagram.com/sandrotonali)
Sandro Tonali sudah berlatih dengan AC Milan setelah didatangkan dari Brescia dengan status pinjaman. (foto: instagram.com/sandrotonali)

Sulit untuk menemukan pengatur serangan sebagus Andrea Pirlo di zaman sekarang. Legenda Italia tersebut memiliki visi yang sulit ditandingi. Namun, bukan berarti para pemain muda tidak bisa berkembang dan menjadi seperti dirinya kelak.

Sandro Tonali dikenal sebagai titisan Pirlo ketika masih bermain buat Brescia. Milan merekrutnya pada 2020/21 lalu dan Tonali sempat mengalami kesulitan. Tapi di musim ini, performanya kerap mengundang decak kagum dari publik.

Kontrol permainan Milan akan dipegang oleh gelandang berusia 21 tahun tersebut. Dan kalau ingin menang, para pemain tengah Roma harus memastikan Tonali kesulitan berkreasi.

Rafael Leao

Penyerang AC Milan, Rafael Leao berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada pertandingan grup B Liga Champions di stadion San Siro, Italia, Rabu (29/9/2021). Dengan hasil ini, Atletico berada di posisi kedua sedangkan Milan di peringkat terakhir klasemen. (AP Foto/Antonio Calanni)
Penyerang AC Milan, Rafael Leao berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada pertandingan grup B Liga Champions di stadion San Siro, Italia, Rabu (29/9/2021). Dengan hasil ini, Atletico berada di posisi kedua sedangkan Milan di peringkat terakhir klasemen. (AP Foto/Antonio Calanni)

Seiring berjalannya waktu, bakat Rafael Leao semakin terasah dengan baik. Sekarang pemain berdarah Brasil tersebut sudah punya peran penting dalam starting XI Milan besutan Stefano Pioli meski usianya masih muda, 22 tahun.

Leao menempati peringkat kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak Milan musim ini. ia sudah memproduksi lima gol, dengan rincian empat di Serie A dan satu di Liga Champions. Dalam urusan ini, Leao cuma kalah dari Ibrahimovic.

Ia diprediksi akan kembali tampil sebagai winger dalam formasi 4-2-3-1 usungan Pioli. Sektor tersebut sudah menjadi wilayah kekuasaannya dalam beberapa musim terakhir. Rick Karsdorp akan menjadi penghalangnya dalam menembus kotak penalti Roma.

Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic - Ujung tombak AC Milan ini pernah menjadi andalan lini depan Ajax Amsterdam sejak didatangkan dari Malmo tahun 2001 silam. Tiga musim bersama Ajax, total 74 kali main dan 35 gol berhasil dicatatkan. (Spada/LaPresse via AP)
Zlatan Ibrahimovic - Ujung tombak AC Milan ini pernah menjadi andalan lini depan Ajax Amsterdam sejak didatangkan dari Malmo tahun 2001 silam. Tiga musim bersama Ajax, total 74 kali main dan 35 gol berhasil dicatatkan. (Spada/LaPresse via AP)

Ibrahimovic masih produktif dalam urusan mencetak gol kendati usianya jauh dari kata muda, 40 tahun. Terakhir, ia mempersembahkan satu gol kala Milan bermain imbang melawan Udinese 1-1 pada bulan Desember lalu.

Sejauh ini, Ibrahimovic sudah menghasilkan total tujuh gol dari 11 penampilan di Serie A. Seharusnya bisa lebih banyak, sayang cedera terlalu sering memaksanya menepi dari lapangan musim ini.

Pengalaman serta kehadiran Ibrahimovic sangat dibutuhkan untuk menghadapi lini pertahanan Roma. Sepertinya, Chris Smalling akan ditugaskan menjaga pemain berkebangsaan Swedia tersebut sepanjang pertandingan.

Sumber asli: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, Published 06/01/2021)

Di Mana Posisi AS Roma dan AC Milan Saat Ini?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel