5 Pemain Asing dengan Koleksi Gol Terbanyak Dalam Sejarah Liga Inggris : Ojo Dibandingke Erling Haaland Lho Ya

Bola.com, Jakarta - Striker Manchester City, Erling Haaland, menempati tempat teratas daftar pencetak gol terbanyak sementara Liga Inggris 2022/2023. Eks Borussia Dortmund itu mengemas 10 gol.

Terbaru, pemilik paspor Norwegia itu menyumbang satu gol kala timnya melawat ke markas Aston Villa. Pada laga sebelumnya kontra Nottingham Forest, Haaland memahat hat-trick.

 

Pesona Haaland

The Cityzens akhirnya mampu bangkit selepas kembali dari ruang ganti. Mereka mampu menyamakan kedudukan lewat gol Bernardo Silva (53') dan Erling Haaland (62'). (AP/PA/Nick Potts)
The Cityzens akhirnya mampu bangkit selepas kembali dari ruang ganti. Mereka mampu menyamakan kedudukan lewat gol Bernardo Silva (53') dan Erling Haaland (62'). (AP/PA/Nick Potts)

Walhasil, Haaland jadi pemain ketujuh yang mampu melakukan hat-trick beruntun di Premier League. Tak hanya itu, ia juga yang pertama sejak tombak Tottenham Hotspur, Harry Kane, melakukannya pada Desember 2017. Joss!

Akankah Haaland mampu menambah panjang daftar pemain asing tersubur di Premier League musim ini? Musim lalu, dua pilar impor yakni Mohamed Sala dan Son Heung-min sukses mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak. Keduanya sama-sama mengepak 23 gol.

Nah, sekarang yuk kita lihat deretan pemain asing yang pernah menorehkan catatan gol fantastis di Liga Inggris. Siapa tahu ada idola kamu.

 

Sadio Mane (Senegal)

Pemain Liverpool Sadio Mane (kanan) berebut bola dengan penjaga gawang Newcastle United Martin Dubravka pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Sabtu (24/4/2021). Pertandingan berakhir imbang 1-1. (David Klein, Pool via AP)
Pemain Liverpool Sadio Mane (kanan) berebut bola dengan penjaga gawang Newcastle United Martin Dubravka pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Sabtu (24/4/2021). Pertandingan berakhir imbang 1-1. (David Klein, Pool via AP)

Pemain yang saat ini memperkuat Bayern Munchen merupakan satu di antara pemain yang paling konsisten di Premier League. Dia terus berproses menjadi pemain sayap tajam kelas dunia sejak tiba di Liverpool dari Southampton pada musim panas 2016.

Total, Mane mengemas 100 gol dan 44 assist. Hebatnya, tidak ada satu pun golnya di liga papan atas Inggris berasal dari penalti.

Pemain berkebangsaan Senegal itu mampu mencetak sedikitnya 10 gol dalam setiap musim. Dia memainkan peran kunci di Liverpool kala mengangkat trofi Premier League pada musim 2019/2020, dengan tabungan 18 gol.

 

Didier Drogba (Pantai Gading)

Didier Drogba. Striker Pantai Gading yang kini berusia 44 tahun dan telah pensiun pada Juli 2008 bersama Arizona United ini menempati posisi ketiga sebagai pemain Chelsea dengan raihan gol terbanyak di musim debutnya pada 2004/2005. Ia mampu mencetak total 16 gol, dengan rincian 10 gol dicetaknya di Liga Inggris, 5 gol di Liga Champions dan 1 gol di Piala Liga. Ia didatangkan Chelsea dari Marseille dengan nilai transfer 38,5 juta euro dan bertahan hingga 2011/2012. (AFP/John D McHugh)
Didier Drogba. Striker Pantai Gading yang kini berusia 44 tahun dan telah pensiun pada Juli 2008 bersama Arizona United ini menempati posisi ketiga sebagai pemain Chelsea dengan raihan gol terbanyak di musim debutnya pada 2004/2005. Ia mampu mencetak total 16 gol, dengan rincian 10 gol dicetaknya di Liga Inggris, 5 gol di Liga Champions dan 1 gol di Piala Liga. Ia didatangkan Chelsea dari Marseille dengan nilai transfer 38,5 juta euro dan bertahan hingga 2011/2012. (AFP/John D McHugh)

Tak mudah mendulang banyak gol di Liga Inggris. Tapi itu pengucualian buat striker tajam bernama Drogba. Galak mendobrak, Drogba sukses mengemas 104 gol.

Dia mengemas statistik itu selama sembilan musim yang indah bersama Chelsea. Licin dan sulit tebak serta punya tembakan mematikan, Drogba merupakan momok yang mengerikan bagi bek-bek lawan.

Atas pencapaiannya yang cemerlang, Drogba mengepak dua Sepatu Emas Premier League. Pada 2012, dia mengukuhkan diri sebagai pemain ber-KTP Afrika pertama yang mampu mengantungi 100 gol di Premier League. Sadis!

 

Mohamed Salah (Mesir)

Usai tertinggal, Liverpool merespon dengan terus menekan pertahanan Newcastle United di sisa babak pertama. Namun serangan-serangan yang dilancarkan Mohamed Salah dkk nyatanya masih mampu diredam barisan pertahanan The Magpies. (AP/Jon Super)
Usai tertinggal, Liverpool merespon dengan terus menekan pertahanan Newcastle United di sisa babak pertama. Namun serangan-serangan yang dilancarkan Mohamed Salah dkk nyatanya masih mampu diredam barisan pertahanan The Magpies. (AP/Jon Super)

Tak menawan di Chelsea, malah meledak di Liverpool. Salah diboyong Liverpool dari AS Roma pada 2017. Sebelumnya dia tercatat sebagai pemain Chelsea.

Akan tetapi, The Blues membuangnya ke Fiorentina dan Roma sebagai pemain pinjaman sebelum akhirnya dipermanenkan I Lupi. Dalam balutan Si Merah, Salah membara.

Sebanyak 106 lesakan sudah dia torehkan bersama The Reds. Musim lalu, pemain asal Mesir itu menjadi pencatak gol terbanyak bersama striker Tottenham Hotspur, Son Heung-min. Kini, di lemari koleksinya, Salah memiliki dua Sepatu Emas Premier League.

Romelu Lukaku (Belgia)

Romelu Lukaku meninggalkan Inter Milan dan kembali ke Chelsea pada awal musim 2021/2022. The Blues merekrut Lukaku dengan biaya yang mencapai 115 juta euro. Namun, kembalinya Lukaku ke Stamford Bridge tidak berjalan sesuai rencana. Penyerang asal Belgia tersebut mengalami kesulitan di bawah asuhan Thomas Tuchel. Lukaku tidak betah di Chelsea dan akhirnya kembali ke Inter pada musim panas ini. Lukaku balik ke Giuseppe Meazza dengan status pinjaman selama semusim ke depan. (AFP/Paul Pogba)
Romelu Lukaku meninggalkan Inter Milan dan kembali ke Chelsea pada awal musim 2021/2022. The Blues merekrut Lukaku dengan biaya yang mencapai 115 juta euro. Namun, kembalinya Lukaku ke Stamford Bridge tidak berjalan sesuai rencana. Penyerang asal Belgia tersebut mengalami kesulitan di bawah asuhan Thomas Tuchel. Lukaku tidak betah di Chelsea dan akhirnya kembali ke Inter pada musim panas ini. Lukaku balik ke Giuseppe Meazza dengan status pinjaman selama semusim ke depan. (AFP/Paul Pogba)

Antara Inggris dan Italia, Lukaku tak pernah lepas dari percakapan. Grafiknya turun naik, kadang di atas kadang di bawah. Satu yang pasti, dia bomber tokcer.

Pemain asal Belgia itu mendulang 116 gol di Premier League bersama empat klub berbeda: Chelsea, West Bromwich Albion, Everton, dan Manchester United. Sebanyak 68 lesakan di antaranya dia persembahkan kepada Everton.

Sayang musim ini Lukaku harus kembali ke Inter Milan sebagai pemain pinjaman karena dia tak masuk rencana besar pelatih Chelsea, Thomas Tuchel.

 

Robbie Keane (Irlandia)

<p>Robbie Keane. Striker asal Irlandia yang telah pensiun pada November 2018 bersama klub ATK di Liga Super India ini pernah berseragam Tottenham Hotspur dalam dua periode. Periode pertama selama 6 musim mulai 2002/2003 hingga 2007/2008 dan periode kedua selama 3 musim mulai tengah musim 2008/2009 hingga tengah musim 2010/2011, keduanya diselingi saat ia hijrah ke Liverpool. Selama 9 musim ia total tampil dalam 306 laga di semua ajang dengan torehan 122 gol dan 26 assist. (AFP/Chris Ratcliffe)</p>

Robbie Keane. Striker asal Irlandia yang telah pensiun pada November 2018 bersama klub ATK di Liga Super India ini pernah berseragam Tottenham Hotspur dalam dua periode. Periode pertama selama 6 musim mulai 2002/2003 hingga 2007/2008 dan periode kedua selama 3 musim mulai tengah musim 2008/2009 hingga tengah musim 2010/2011, keduanya diselingi saat ia hijrah ke Liverpool. Selama 9 musim ia total tampil dalam 306 laga di semua ajang dengan torehan 122 gol dan 26 assist. (AFP/Chris Ratcliffe)

Jauh sebelum Son Heung-min dan Harry Kane dibicarakan banyak orang, Tottenham Hotspur sudah punya penyerang wahid kelas jempolan. Dia adalah Robbie Keane.

Merantau dari Irlandia, Keane tak hanya memperkuat Spurs. Wolverhampton Wanderers, Leeds United, Liverpool, Celtic, West Ham United, dan Aston Villa merupakan klub lain yang pernah dibelanya selama berkarier di Inggris, 1999 hingga 2012.

Selama itu, Keane memanen 125 gol. Dengan demikian, Keane adalah satu di antara pemain asing paling produktif dalam sejarah Liga Inggris.

 

Nicolas Anelka (Prancis)

Tahu nggak, Anelka merupakan terbanyak ke-15 dalam sejarah Liga Inggris dengan tabungan 126 gol. Semua gol itu dia cetak untuk enam klub berbeda yang pernah memakai jasanya.

Banyak yang bilang, Anelka seorang 'finisher' hebat di depan gawang. Dia segelintir pemain yang memenangkan gelar Liga Inggris dengan banyak klub. Nggak percaya?

Anelka memenangkan kompetisi dengan Arsenal pada tahun 1998 dan dengan Chelsea 12 tahun kemudian. Pemain asal Prancis itu memenangkan Sepatu Emas Liga Premier berkat 19 golnya.

Selisih Arsenal - MU?