5 Pemain Belia Termahal Sepanjang Sejarah Liga Inggris: MU Royal Banget, Hobi Hamburkan Duit

Bola.com, Jakarta - Banyak klub Liga Inggris melakukan investasi jangka panjang. Mereka rela merogoh koceknya demi mendatangkan pemain muda belia minim prestasi.

Klub-klub Liga Inggris itu berharap pemain muda belia tersebut akan berkembang pesat, kemudian jadi bintang top pada masa mendatang.

Jika investasi mereka berhasil, sang pemain bisa jadi bintang di masa depan dan mempersembahkan banyak gelar. Selain itu, harga mereka juga pastinya meroket jika mampu berprestasi.

Namun, tidak sedikit kasus para klub yang gagal panen. Penyebabnya sang pemain belia yang dibeli secara mahal tidak berkembang permainannya.

Berikut lima pemain muda belia termahal dalam sejarah Liga Inggris. Bagaimana menurut kalian tentang permainan mereka saat sudah berusia matang?

 

5. Luka Shaw (Rp485 Miliar)

Luke Shaw menjadi lubang di lini pertahanan Manchester United kala berhadapan dengan Brighton & Hove Albion. Area yang dijaga Shaw acap kali menjadi awal serangan Brighton. (AFP/George Salpigtidis)
Luke Shaw menjadi lubang di lini pertahanan Manchester United kala berhadapan dengan Brighton & Hove Albion. Area yang dijaga Shaw acap kali menjadi awal serangan Brighton. (AFP/George Salpigtidis)

Luke Shaw merupakan lulusan akademi Southampton dan masuk dalam PFA Premier League Team of the Year pada 2013/2014. Manchester United tertarik mendatangkannya dengan harga 27 juta poundsterling atau sekitar Rp485 miliar.

Sayangnya, Shaw memimiliki awal yang sulit saat berkarier di Old Trafford karena cedera. Setelah pulih, Luke Shaw jadi pilihan utama, siapa pun pelatih di Manchester United.

Harga Shaw ini serupa saat Manchester United mendatangkan Wayne Rooney di usia belia. Kemudian sama saat Manchester City mendatangkan striker Palmeiras, Gabriel Jesus.

 

4. Moise Kean (Rp494 Miliar)

5. Moise Kean (27,5 juta euro) - Pemain asal Italia ini didatangkan Everton pada bursa transfer musim panas 2019. Everton menggelontorkan dana mencapai 27,5 juta euro untuk membawa Moise Kean dari Juventus. (AFP/Catherine Ivill/pool)
5. Moise Kean (27,5 juta euro) - Pemain asal Italia ini didatangkan Everton pada bursa transfer musim panas 2019. Everton menggelontorkan dana mencapai 27,5 juta euro untuk membawa Moise Kean dari Juventus. (AFP/Catherine Ivill/pool)

Everton sangat serius menghadapi Liga Inggris 2019/2020 saat mendatangkan Moise Kean. Pemain yang masih belia ini datang dari Akademi Juventus dengan harga Rp27,5 juta poundsterling atau sekitar Rp494 miliar.

Sayangnya, pemain yang dianggap sebagai calon bintang masa depan Italia ini hanya mencetak dua gol dalam 33 penampilan bersama Everton musim itu. Kean bahkan harus ditarik keluar di menit 18 saat Everton menghadapi Manchester United.

Pemain berusia 22 tahun itu menghabiskan musim 2020/2021 dengan status pinjaman di Paris Saint-Germain sebelum kembali ke Juventus dengan kontrak pinjaman dua tahun. Juventus memiliki opsi untuk membuat langkah permanen pada tahun 2023.

 

3. Wesley Fofana (Rp540 Miliar)

Bek Leicester City, Wesley Fofana berebut bola dengan penyerang Fulham, Ademola Lookman pada pekan 10 Liga Inggris 2020-2021 di Stadion King Power, Selasa (1/12/2020) dini hari WIB. Leicester City takluk 1-2 dari tamunya Fulham. (Michael Regan/Pool Photo via AP)
Bek Leicester City, Wesley Fofana berebut bola dengan penyerang Fulham, Ademola Lookman pada pekan 10 Liga Inggris 2020-2021 di Stadion King Power, Selasa (1/12/2020) dini hari WIB. Leicester City takluk 1-2 dari tamunya Fulham. (Michael Regan/Pool Photo via AP)

Pada usia yang masih 19 tahun, Wesley Fofana berhasil menembus skuad utama tim senior Saint-Etienne. Dia mampu membuat 30 penampilan sebagai pemain inti tim senior setelah promosi dari tim junior Saint-Etienne.

Leicester City tertarik mendatangkannya pada 2020. The Foxes rela mengeluarkan anggaran 30 juta pounds atau hampir Rp540 miliar untuk mendatangkan Fofana.

Dalam debutnya, pemain yang berposisi sebagai bek ini membantu Leicester mengalahkan Chelsea di Final Piala FA. Hal ini membuat Chelsea tertarik mendatangkannya musim ini.

 

4. Fabio Silva (Rp629 Miliar)

Fabio Silva. Striker berusia 19 tahun ini didatangkan Wolverhampton dari FC Porto pada awal musim 2020/2021. Di musim pertamanya di Liga Inggris, ia tampil dalam 32 laga dengan mencetak 4 gol dan 3 assist. Di musim ini ia baru tampil 9 kali dan sempat terkena COVID-19. (AFP/Pool/Nick Potts)
Fabio Silva. Striker berusia 19 tahun ini didatangkan Wolverhampton dari FC Porto pada awal musim 2020/2021. Di musim pertamanya di Liga Inggris, ia tampil dalam 32 laga dengan mencetak 4 gol dan 3 assist. Di musim ini ia baru tampil 9 kali dan sempat terkena COVID-19. (AFP/Pool/Nick Potts)

Wolverhampton Wanderers nekat mengeluarkan uang 35 juta pounds atau sekitar Rp629 miliar demi mendapatkan Fabio Silva pada 2020. Padahal striker berusia 18 tahun ini hanya bermain 12 kali di FC Porto.

Dia mendapat kesempatan bermain ketika Raul Jimenez absen panjang karena cedera. Sayangnya, dia hanya mencetak empat gol di Liga Inggris musim itu.

Silva kemudian gagal mencetak satu gol pun dalam 26 penampilan selama musim 2021/2022 dan turun kasta ke Tim U-23 Wolves. Kini, dia dipinjamkan ke klub Belgia, Anderlecht.

 

5. Anthony Martial (Rp647 Miliar)

Anthony Martial. Striker Prancis berusia 26 tahun yang baru saja kembali ke Manchester United usai dipinjamkan selama setengah musim ke Sevilla ini langsung tampil oke dalam pramusim 2022/2023 bersama Setan Merah. Dalam 3 laga awal, ia selalu menyumbang 1 gol tiap laga, masing-masing saat menang 4-0 atas Liverpool (12/7/2022), 4-1 atas Melbourne Victory dan 3-1 atas Crystal Palace. Di laga ke-4 (23/7/2022) saat MU ditahan imbang 2-2 Aston Villa, ia gagal menyumbang gol. Berkat ketajamannya, besar kemungkinan ia akan dijadikan striker utama di bawah Erik ten Hag menghadapi musim 2022/2023. (AFP/Manan Vatsyayana)
Anthony Martial. Striker Prancis berusia 26 tahun yang baru saja kembali ke Manchester United usai dipinjamkan selama setengah musim ke Sevilla ini langsung tampil oke dalam pramusim 2022/2023 bersama Setan Merah. Dalam 3 laga awal, ia selalu menyumbang 1 gol tiap laga, masing-masing saat menang 4-0 atas Liverpool (12/7/2022), 4-1 atas Melbourne Victory dan 3-1 atas Crystal Palace. Di laga ke-4 (23/7/2022) saat MU ditahan imbang 2-2 Aston Villa, ia gagal menyumbang gol. Berkat ketajamannya, besar kemungkinan ia akan dijadikan striker utama di bawah Erik ten Hag menghadapi musim 2022/2023. (AFP/Manan Vatsyayana)

Martial adalah remaja yang relatif tidak dikenal ketika Manchester United memutuskan mengontraknya dari AS Monaco. MU mengeluarkan 36 juta pounds atau hampir Rp647 miliar untuk mendatangkannya pada 2015.

Dia membuat kejutan pada laga debutnya saat Manchester United melawan Liverpool. Menjadi pemain pengganti, Martial mampu mencetak gol tunggal MU secara sensasional.

Martial secara total sudah mencetak 78 gol bagi Manchester United. Tetapi dia kerap mengalami masa sulit di MU bahkan kini dipinjamkan ke Sevilla di musim ini.

Sumber: Planet Football