5 Pemain Hijau Daun di Timnas Indonesia Proyeksi SEA Games 2021

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-19 menjadi tim nasional level usia yang paling serius dibina oleh PSSI sebelum dua turnamen penting, Piala Dunia U-20 dan Piala AFC U-20 2021 dibatalkan. Praktis, tim berjulukan Garuda Muda itu nihil kegiatan selama sebulan ke depan.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tidak ingin mubazir dengan apa yang dilakukannya di Timnas Indonesia U-19 dalam setahun belakangan. Dia menyiasatinya dengan mengajak delapan pemain dari tim tersebut untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2021.

Delapan pemain tersebut meliputi Erlangga Setyo, Rizky Ridho, Pratama Arhan, Bagas Kaffa, Genta Alparedo, Irfan Jauhari, Braif Fatari, dan Saddam Gaffar.

Kecuali Erlangga Setyo dan Genta Alparedo, nama-nama di atas adalah pemain andalan Shin Tae-yong ketika Timnas Indonesia U-19 menimba ilmu di Kroasia pada Agustus hingga Oktober 2020.

Judulnya adalah pemusatan latihan untuk SEA Games 2021, mengapa Shin Tae-yong begitu banyak memanggil pemain senior? Padahal sejak 2017, regulasi menyebutkan setiap tim hanya diperbolehkan mendaftarkan dua nama di atas 22 tahun.

"Kami belum memegang handbook SEA Games 2021 tentang regulasi pertandingan termasuk umur peserta. Ini bukan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22, tapi pemusatan latihan Timnas Indonesia untuk SEA Games 2021," kata Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mencoba mengungkapkan alasannya kepada Bola.com.

"Kami sedang menunggu kapan handbook SEA Games 2021 keluar. Saat ini, pemain yang dipanggil juga dari Timnas Indonesia U-19 dan beberapa pemain dari SEA Games 2019," jelas mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 dan U-22 itu.

Bola.com merangkum pemain hijau daun di Timnas Indonesia. Berikut lima di antaranya:

Bagas Kaffa

Pemain Timnas Indonesia, Hanif Sjahbandi dan Bagas Kaffa, mendengarkan arahan pelatih saat sesi latihan di Lapangan D Senayan, Jakarta, Rabu, (10/2/2021). Latihan tersebut untuk persiapan SEA Games 2021 di Vietnam. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain Timnas Indonesia, Hanif Sjahbandi dan Bagas Kaffa, mendengarkan arahan pelatih saat sesi latihan di Lapangan D Senayan, Jakarta, Rabu, (10/2/2021). Latihan tersebut untuk persiapan SEA Games 2021 di Vietnam. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Tidak sia-sia perjuangan Bagas Kaffa selama membela Timnas Indonesia U-19. Dia dipromosikan pelatih Shin Tae-yong ke timnas senior.

Bagas Kaffa menjadi satu dari delapan pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipromosikan oleh Shin Tae-yong.

Bagas Kaffa adalah langganan Timnas Indonesia kelompok usia, mulai dari U-16 dan U-19. Dia kini memiliki kesempatan untuk bersaing di timnas senior.

Bagas Kaffa punya kualitas seimbang. Sebagai bek sayap kanan, ia bisa menyerang dan bertahan sama baiknya.

Pratama Arhan

Bek Timnas Indonesia U-19, Pratama Arhan. (PSSI)
Bek Timnas Indonesia U-19, Pratama Arhan. (PSSI)

Pratama Arhan punya jurus yang paling mudah diingat; lemparan jarak jauhnya yang kerap membahayakan gawang lawan.

Cara ini selalu dipakainya ketika mengikuti pemusatan latihan dengan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia pada Agustus-Oktober 2021.

Pratama Arhan juga dikenal sebagai bek sayap kiri yang agresif. Dia gemar menusuk ke pertahanan lawan.

Rizky Ridho

Shin Tae-yong berharap Jack Brown bisa meningkatkan lagi penampilannya di lini depan Timnas Indonesia U-19. (dok. PSSI)
Shin Tae-yong berharap Jack Brown bisa meningkatkan lagi penampilannya di lini depan Timnas Indonesia U-19. (dok. PSSI)

Rizky Ridho adalah bek tangguh kepunyaan Timnas Indonesia U-19. Bersama tujuh rekannya yang lain, ia naik kasta ke timnas senior.

Di Timnas Indonesia U-19, Rizky Ridho berstatus sebagai wakil kapten setelah David Maulana. Dia membentuk tandem yang kokoh bersama Elkan Baggott di lini belakang.

Di Timnas Indonesia, Rizky Ridho harus siap bersaing dengan pemain yang lebih senior seperti Andy Setyo dan Bagas Adi. Positifnya, ia bisa mencuri ilmu dari dua rekannya itu.

Irfan Jauhari

Penyerang Timnas Indonesia U-19, Irfan Jauhari, mengaku diinstruksikan untuk fokus sepanjang pertandingan saat menghadapi Kroasia di International U-19 Friendly Tournament 2020. (dok. PSSI)
Penyerang Timnas Indonesia U-19, Irfan Jauhari, mengaku diinstruksikan untuk fokus sepanjang pertandingan saat menghadapi Kroasia di International U-19 Friendly Tournament 2020. (dok. PSSI)

Irfan Jauhari adalah pemain multiposisi sewaktu di Timnas Indonesia U-19. Selain penyerang, ia juga bisa diplot sebagai gelandang sayap.

Shin Tae-yong adalah pelatih yang menyukai pemain serbabisa. Faktor itu diyakini menjadi penyebab Irfan naik kelas ke Timnas Indonesia.

Irfan bisa menyerap banyak ilmu dari seniornya di Timnas Indonesia, seperti Osvaldo Haay dan Miftahul Hamdi. Namun untuk masuk skuad, kans pemain Bali United itu tipis.

Erlangga Setyo

Kiper Diklat Persib, Erlangga Setyo. (Foto Instagram Erlangga Setyo, atas izin yang bersangkutan)
Kiper Diklat Persib, Erlangga Setyo. (Foto Instagram Erlangga Setyo, atas izin yang bersangkutan)

Keputusan Shin Tae-yong melibatkan Erlangga Setyo cukup dipertanyakan. Pasalnya, kiper berusia 17 tahun itu berstatus sebagai penjaga gawang pelapis di Timnas Indonesia U-19.

Shin Tae-yong malah tidak memberikan kesempatan bagi Adi Satrio, kiper utama Timnas Indonesia U-19.

Sebagai penjaga gawang, Erlangga punya postur yang ideal. Pada usianya yang belum menginjak kepala dua, ia telah memiliki tinggi 192 cm. Masa depannya sebagai kiper cukup cerah.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini