5 Pemain Indonesia yang Punya Karier Singkat di Lur Negeri: Hanya Sempat Sekali Main

Bola.com, Jakarta - Saat ini cukup banyak pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri. Ada Saddil Ramdani yang betah bermain di Malaysia.

Ada pula Pratama Arhan di Jepang. Kemudian Asnawi Mangkualam yang semakin menemukan ritme karier di Korea Selatan.

Pun demikkian dengan Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Keduanya kini sama-sama bermain di Slovakia. Belum lagi ada Elkan Baggott di Inggris.

Di era sebelumnya, ada pula pemain Indonesia yang mencoba peruntungan bermain di luar negeri. Namun, mereka justru tidak bertahan lama. Bahkan ada pemain yang baru sempat sekali bermain di klub luar negeri.

Boaz Solossa

Boaz Solossa. Striker yang telah pensiun dari Timnas Indonesia pada 2018 ini mampu mencetak 1 gol saat melawan Malaysia di Piala AFF 2004. Gol tersebut dicetaknya di leg kedua babak semifinal (3/1/2005) dengan skor akhir 4-1 untuk kemenangan Timnas Indonesia. (Bola.com/Peksi Cahyo)
Boaz Solossa. Striker yang telah pensiun dari Timnas Indonesia pada 2018 ini mampu mencetak 1 gol saat melawan Malaysia di Piala AFF 2004. Gol tersebut dicetaknya di leg kedua babak semifinal (3/1/2005) dengan skor akhir 4-1 untuk kemenangan Timnas Indonesia. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Boaz Solossa adalah salah satu talenta terbaik yang pernah dilahirkan sepak bola Indonesia. Pemain satu itu sangat sering dikaitkan dengan klub luar negeri.

Boaz baru bermain di luar negeri pada 2016. Saat itu ia menerima tawaran dari klub Timur Leste bernama Carsae FC.

Boaz memutuskan bermain di Timor Leste karena sepak bola Indonesia sedang mendapatkan hukuman dari FIFA. Karier Boaz di Carsae pun hanya berlangsung empat bulan.

Dedi Kusnandar

Dedi Kusnandar serius menjalani latihan Timnas Indonesia di Stadion Manahan Solo Jawa Tengah, Sabtu (23/9/2016).  (Bola.com/Peksi Cahyo)
Dedi Kusnandar serius menjalani latihan Timnas Indonesia di Stadion Manahan Solo Jawa Tengah, Sabtu (23/9/2016). (Bola.com/Peksi Cahyo)

Dedi Kusnandar pun memiliki alasan serupa dengan Boaz Solossa ketika menerima tawaran dari Sabah FC pada 2016. Saat itu sepak bola Indonesia sedang mati suri karena sanksi dari FIFA.

Dedi tercatat membela Sabah sejak Januari 2016 hingga Desember pada tahun yang sama. Setelah itu Dedi kembali ke Persib.

Klub itu masih diperkuat Dedi Kusnandar sampai saat ini. Belum ada juga tanda-tanda Dedi akan hengkang dari Tim Maung Bandung dalam waktu dekat.

Achmad Jufriyanto

<p>Pemain Persib Bandung, Achmad Jufriyanto usai gagal mengeksekusi tendangan penalti saat laga perempat final Piala Presiden 2022 antara Persib Bandung melawan PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jumat (01/07/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Pemain Persib Bandung, Achmad Jufriyanto usai gagal mengeksekusi tendangan penalti saat laga perempat final Piala Presiden 2022 antara Persib Bandung melawan PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jumat (01/07/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Achmad Jufriyanto pernah mencoba peruntungan di Malaysia. Ia memperkuat Kuala Lumpur FC pada 2018 hingga 2019.

Tidak ada yang terlalu menarik dari karier Jupe di Malaysia. Pada April 2019, bek tengah satu itu memutuskan kembali ke Persib Bandung.

Jufriyanto kini masih memperkuat Persib. Di usianya yang sudah 35 tahun, ia masih bisa bersaing untuk mendapatkan posisi di tim utama Persib.

Ilham Jayakesuma

Ilham Jayakesuma (kanan)
Ilham Jayakesuma (kanan)

Ilham adalah striker legendaris di Indonesia. Ia menjadi bagian dari beberapa pemain Tanah Air yang mencoba sepak bola Malaysia pada 2006.

Saat itu, Ilham menerima tawaran dari MPPJ Selangor. Namun, Ilham hanya satu musim bermain di klub tersebut.

Legenda Persita Tangerang itu bahkan hanya mendapatkan satu kesempatan bermain. Sebab, saat itu Ilham langsung mendapatkan cedera parah di bagian lutut.

Budi Sudarsono

Budi Sudarsono, mesin gol Timnas Indonesia di Piala AFF 2008. (AFF)
Budi Sudarsono, mesin gol Timnas Indonesia di Piala AFF 2008. (AFF)

Budi sempat memperkuat banyak klub besar Tanah Air. Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Persik Kediri, Sriwijaya FC, hingga Persib Bandung pernah ia perkuat.

Beberapa gelar juara bergengsi di Tanah Air pun pernah diraih Budi Sudarsono. Termasuk juara Liga Indonesia bersama Persik Kediri.

Budi pernah juga bermain di Malaysia dengan memperkuat PDRM FA pada 2007. Namun, karier Budi di Negeri Jiran hanya bertahan satu tahun.