5 Pemain Ini Berseteru dengan Zinedine Zidane di Real Madrid, Mayoritas Sudah Dijual

Jakarta - Rapor Zinedine Zidane sebagai nakhoda Real Madrid terbilang impresif. Dia mampu mempersembahkan gelar Liga Champions di musim debut. 

Bahkan Zidane mampu merebut titel itu selama tiga musim beruntun. Di kancah domestik, Zidane juga mampu mempersembahkan satu gelar La Liga dan satu Piala Super Spanyol. Namun, kiprah Zidane di periode pertama terhenti pada akhir musim 2017/2018.

Zidane memilih mundur dari kursi kepelatihan karena ada perselisihan dengan petinggi Real Madrid. Namun, belum genap satu tahun, Zidane kembali menempati kursi panas tersebut.

Selama dua periode kepelatihan di Real Madrid, tak selamanya berjalan mulus. Satu di antaranya, Zidane pernah terlibat perselisihan dengan sejumlah pemain.

Berikut lima pemain yang penah bermasalah dengan Zidane di Real Madrid dan bahkan ada yang masih menyimpan dendam dengan pelatih asal Prancis itu hingga sekarang.

1. Alvaro Morata

Alvaro Morata (Chelsea) – Striker berusia 24 tahun ini ditebus Chelsea dari Real Madrid dengan mahar 80 juta euro (1,22 triliun). Banderol tersebut menjadikannya sebagai pemain termahal sepanjang sejarah tim Matador. (AP /Francisco Seco)

Alvaro Morata kembali ke Real Madrid setelah dua musim yang bagus bersama Juventus. Ia berhasil mencetak 27 gol dan menjadi pemain kunci dalam hampir 100 pertandingan.

Zidane menyambut kepulangan Morata, yang membutuhkan sosok nomor sembilan lagi. Tetapi, Zidane tidak pernah memberikan menit bermain yang diinginkan.

Morata hanya bermain 43 kali dan mencetak 20 gol. Morata tak puas karena tak dimainkan dalam laga-laga besar dan akhirnya memutuskan pindah ke Chelsea pada 2017.

2. Mateo Kovacic

Pemain Real Madrid, Mateo Kovacic, mengendalikan bola saat menjamu Numancia pada leg kedua babak 16 besar Copa del Rey di Santiago Bernabeu, Kamis (11/1). Meski bermain imbang, Real Madrid lolos ke perempat final dengan agregat skor 5-2.(AP/Francisco Seco)

Mateo Kovacic bernasib sama dengan Morata. Pemain asal Kroasia itu merupakan pemain lapis kedua Real Madrid.

Sebetulnya Zidane menggangap Kovacic adalah pemain penting, tetapi ia belum cukup untuk menggantikan posisi Casemiro, Toni Kross atau Luka Modric di pertandingan besar.

Sang pemain pun kehilangan kesabaran dan memilih pindah ke Chelsea.

3. James Rodriguez

James Rodriguez - Kehebatan permainan Rodriguez di Piala Dunia 2014 membuat Real Madrid tertarik untuk mendatangkannya ke Santiago Bernabeu. Namun, kesulitannya berkembang di Real Madrid membuat Rodriguez lebih banyak dipinjamkan ke klub lain. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

James Rodriguez juga memiliki nasib serupa di bawah asuhan Zidane. Ia sempat dipinjamkan ke Bayern Munchen selama dua musim karena hubungan yang memburuk dengan Zidane.

Meski telah kembali dari masa pinjaman, Rodriguez tak juga menjadi pilihan utama Real Madrid.

4. Gareth Bale

Winger Real Madrid Gareth Bale tampak kecewa setelah golnya ke gawang Barcelona dianuli dalam lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou, Kamis (19/12/2019) dini hari WIB. Duel bertajuk El Clasico itu berakhir 0-0.(AP Photo/Joan Monfort)

Gareth Bale menjadi satu-satunya pemain Real Madrid yang tak hengkang, meski berselisih dengan pelatih. Zidane sempat menempatkan Bale dalam daftar pemain yang akan dijual.

Hanya, harga jual Bale terlalu tinggi dan membuat klub yang berminat menjadi keder. Meski bertahan, Bale tak menjadi prioritas Zidane di skuad utama.

5. Dani Ceballos

Dani Ceballos cetak dua gol saat Real Madrid mengalahkan Deportivo Alaves 2-1 (Foto: Marca)

Dani Ceballos menjadi pemain terbaru yang menderita di bawah Zidane. Pemain berpaspor Spanyol itu memilih hengkang ke Arsenal dengan status pinjaman daripada menjadi penghangat bangku cadangan.

Ceballos juga berharap Arsenal bisa membuat statusnya menjadi permanen di akhir musim. Pasalnya, jika tidak dipermanenkan, sang pemain akan kembali ke Santiago Bernabeu.

 

Sumber: Marca

Disadur dari: Bola.com (Penulis: Hanif Sri Yulianto/Editor: Aning Jati, published 29/4/2020)