5 Pemain Ini Kerap Membuat Mark Clattenburg Kesal, John Obi Mikel Bikin Sakit Hati

Bola.com, Jakarta - Mark Clattenburg bisa dibilang wasit papan atas Premier League. Namun, ia membuat kejutan pada awal 2017 dengan menjadi Kepala Wasit Arab Saudi.

Mark Clattenburg memiliki banyak momen hebat selama menjadi pengadil lapangan di kompetisi Eropa. Tercatat ia pernah memimpin pertandingan besar di dunia sepak bola seperti final Piala Eropa, Liga Champions, dan Piala FA.

Bahkan Clattenburg juga mendapat banyak pujian dari para pemain.

"Saya dulu suka Mark Cattenburg. Tidak ada keraguan, dia akan menyuruh Anda pergi jika menjadi pengacau," kata kiper Leicester City, Kasper Schmeichel, dikutip Give Me Sport, Kamis (14/5/2020).

Namun, sang wasiit juga kerap berselisih cukup keras dengan para pemain. Mereka seperti tidak puas dengan keputusan yang diambil oleh Clattenburg.

Di sisi lain, Martin Clattenburg juga memiliki lima pemain yang pernah sangat membuat dirinya kesal ketika melancarkan protes. Berikut lima pemain tersebut.

1. Craig Bellamy

Craig Bellamy - Pensiun pada tahun 2014, Craig membangun yayasan olahraga terutama sepakbola. Mantan pemain Liverpool tersebut memulai proyek yayasan nya dengan menyumbangkan dana £1,4 juta ke Sierra Leone. (AFP/Paul Ellis)

Craig Bellamy adalah pemain terkenal yang sulit dikendalikan. Ia senang berdebat dengan wasit atas keputusan yang dianggap merugikannya.

"Bellamy adalah mimpi buruk bagi wasit dan kebanyakan dari kami merasakan hal yang sama," kata Clattenburg.

"Dia akan terus merengek, terus-menerus menantang Anda. Bahasanya buruk dan kasar sekali," imbuhnya.

2. Roy Keane

Roy Keane- Keane menjadi andalan lini tengah Manchester United pada era Sir Alex Ferguson. Pemain asal Irlandia ini 469 kali dimainkan oleh Sir Alex Ferguson. (AFP/Andrew Yates)

Roy Keane juga menjadi pemain yang kerap membuat Clattenburg kesal. Mantan kapten Manchester United itu memang terkenal tempramental.

"Ketika dia bermain, dia sulit diatur. Ingat insiden dengan Andy D'Urso ketika dia berteriak di wajahnya? Ia lakukan hanya untuk menggertak wasit," ucap Clattenburg.

"Anda juga tidak bisa mempercayai Roy. Anda tidak pernah tahu apakah dia akan marah atau melakukan sesuatu yang jahat seperti tekel kepada Alf-Inge Haaland. Itu memalukan."

3. Jens Lehman

Jens Lehmann masuk daftar kepelatihan baru Arsenal bersama Unai Emery. Jens Lehman di plot sebagai First-team coach. (AFP/Glyn Kirk)

Jens Lehman ternyata masuk pemain yang kerap membuat Clattenburg kesal ketika memimpin laga. Menurutnya, Lehmann adalah kiper yang gampang tersinggung.

"Dia begitu mudah tersinggung dan akan selalu berteriak. Ia juga tak akan ragu melakukan protes keras jika merasa dirugikan," ujar Clattenburg.

4. Pepe

Pepe, penampilan bek tengah asal Portugal ini memang biasa saja, selain itu usianya yang sudah mencapai 33 tahun membuat dirinya lambat. (AFP/Gerard Julien)

Pepe merupakan bek berutal yang kerap membuat fans sepak bola kesal. Tak hanya fans, Clattenburg juga kesal dengan sikap pemain berpaspor Portugal tersebut.

"Semua orang selalu bertanya tentang kejadian di final Liga Champions 2016. Dia berguling-guling di lapangan dan berusaha akting. Di benak saya 'seberapa lemah Anda untuk pria besar?" kata Clattenburg.

"Dia melakukan aksi tersebut dua kali dalam pertandingan itu, dan mencoba membuat pemain Atletico Madrid mendapat kartu merah," imbuhnya.

5. John Obi Mikel

Gelandang tim nasional Nigeria, John Obi Mikel. (AFP/Pius Utomi Ekpei)

Insiden dengan John Obi Mikel ternyata masih menyakiti hati Clattenburg hingga hari ini. Ia dituduh mengucapkan kata rasis yang berujung dirumahkan FA selama beberapa pertandingan.

Kejadian itu terjadi pada 2012 ketika ia memimpin laga besar antara Chelsea melawan Manchester United di Stamford Bridge.

"Saya kecewa dengan Mikel karena dia tidak pernah memintan maaf, karena itu bisa menghancurkan hidup saya. Ia meninggalkan perasaan buruk yang melekat sampai sekarang," kata Clattenburg.

"Mikel hanya mendengar tuduhan dari rekan setimnya, Ramires, yang tidak bisa berbahasa Inggris. Setelah itu, para pemain Chelsea meminta maaf, tapi Mikel tidak," imbuhnya.

Sumber: Give Me Sport