5 Pemain Manchester United yang Jadi Biang Kerok Kepergian Ole Gunnar Solskjaer, Siapa Saja Sih?

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Manchester United resmi memecat Ole Gunnar Solskjaer pada Minggu (21/11/2021). Hanya meraih empat poin dari enam pertandingan terakhir di Liga Inggris jadi penyebabnya.

Manajemen klub Manchester United tampaknya sudah kehabisan kesabaran dan kekalahan telak dari Watford dengan skor 1-4 sehari sebelumnya, menjadi pemantiknya. Berakhir sudah kebersamaan selama tiga musim Ole di Old Trafford.

Manchester United lantas menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih sementara sembari menunggu manajer baru dalam waktu secepat mungkin. Maklum, jadwal padat bakal menghampiri sepanjang November-Desember.

Merosotnya performa Manchester United sebenarnya tidak mutlak ada pada kesalahan Ole Gunnar Solskjaer, namun juga penampilan para pemainnya di atas lapangan. Ada andil beberapa pemain yang tampil buruk, berujung pada kesalahan yang menimpa manajer asal Norwegia itu.

Siapa saja para pemain yang tampil mengecewakan itu? Berikut ini lima pemain Manchester United yang ikut menjadi biang kerok dipecatnya Ole Gunnar Solskjaer:

Victor Lindelof

Victor Lindelof. Beberapa kali kesulitan mengawal pergerakan Gabriel Jesus dan Bernardo Silva. Ia pun hampir membuat gol bunuh diri yang dapat diselamatkan oleh aksi gemilang David De Gea. Layak diberi nlai 4. (AFP/Oli Scarff)
Victor Lindelof. Beberapa kali kesulitan mengawal pergerakan Gabriel Jesus dan Bernardo Silva. Ia pun hampir membuat gol bunuh diri yang dapat diselamatkan oleh aksi gemilang David De Gea. Layak diberi nlai 4. (AFP/Oli Scarff)

Setelah merekrut Raphael Varane dari Real Madrid, Victor Lindelof diperkirakan menjadi pemain rotasi skuad di Manchester United. Namun, Lindelof tampil secara reguler setelah Varane mengalami cedera.

Akan tetapi, Lindelof tampil sangat buruk di jantung pertahanan. Penampilan pemain internasionmal Swedia tersebut terlihat menurun drastis jika dibandingkan pada musim 2020/2021.

Lindelof telah membuat 13 penampilan di semua kompetisi musim ini dan hanya membantu timnya mencatat satu clean sheet musim ini. MU kebobolan 27 gol saat Lindelof bermain.

Aaron Wan-Bissaka

Aaron Wan-Bissaka memainkan 11 pertandingan penuh pada musim ini dengan mecatatkan 990 menit bermain. Ia bermain kokoh saat bertahan dengan membuat 1,4 intersep, 1,3 sapuan, dan 0,6 pelanggaran. Namun, kontribusinya dalam penyerangan hanya membuat 0,5 umpan silang per laga. (AFP/Paul Ellis)
Aaron Wan-Bissaka memainkan 11 pertandingan penuh pada musim ini dengan mecatatkan 990 menit bermain. Ia bermain kokoh saat bertahan dengan membuat 1,4 intersep, 1,3 sapuan, dan 0,6 pelanggaran. Namun, kontribusinya dalam penyerangan hanya membuat 0,5 umpan silang per laga. (AFP/Paul Ellis)

Aaron Wan-Bissaka telah menjadi andalan di pertahanan Manchester United selama dua musim terakhir. Tetapi, performa Wan-Bissaka saat musim ini jauh dari harapan.

Wan-Bissaka terlalu bimbang saat menguasai bola dan umpan silangnya buruk. Dia jarang mendapatkan posisi bagus saat Man United juga menguasai bola.

Pemain berusia 23 tahun tersebut juga belum mencetak gol maupun assist dari 15 penampilan musim ini. Dia layak untuk dilepas, tetapi Man United tidak memiliki alternatif yang lebih baik.

Scott McTominay

Scott McTominay. Diplot sebagai pemain tambahan untuk membantu lini pertahanan Manchester United, nyatanya ia gagal dengan beberapa kali melakukan salah umpan dan kehilangan bola. Layak diberi nilai 4. (AFP/Oli Scarff)
Scott McTominay. Diplot sebagai pemain tambahan untuk membantu lini pertahanan Manchester United, nyatanya ia gagal dengan beberapa kali melakukan salah umpan dan kehilangan bola. Layak diberi nilai 4. (AFP/Oli Scarff)

Scott McTominay adalah salah satu pemain yang diandalkan Ole Gunnar Solskjaer berulang kali. Tetapi pemain asal Skotlandia tersebut telah mengecewakan manajernya beberapa kali.

McTominay diharapkan mampu tampil mendominasi di lini tengah untuk klub seperti Manchester United. Namun, dia tidak bisa bertahan dengan baik.

McTominay menyebabkan penalti melawan Watford. Dia juga tampil buruk saat Man United menelan kekalahan berat melawan tim seperti Leicester City, Watford, Liverpool, dan Manchester City.

Luke Shaw

Bek Manchester United, Luke Shaw, berusaha mengawal pergerakan dari Gabriel Jesus dalam laga melawan Manchester City di Premier League 2021/2022.  (AP Photo/Jon Super)
Bek Manchester United, Luke Shaw, berusaha mengawal pergerakan dari Gabriel Jesus dalam laga melawan Manchester City di Premier League 2021/2022. (AP Photo/Jon Super)

Luke Shaw mampu menjelma sebagai salah satu bek sayap terbaik di Premier League musim lalu. Penampilannya di posisi bek kiri Manchester United terlihat sangat konsisten.

Namun, pemain berusia 26 tahun itu tampil buruk di semua pertandingan besar musim ini. Dia membuat Man United kebobolan dari Liverpool dan Manchester City.

Kontribusi Shaw di pertahanan lawan juga cukup minim. Shaw hanya memiliki dua assist dalam 15 penampilan di semua kompetisi musim ini.

Harry Maguire

Harry Maguire melakukan kesalahan fatal saat Manchester United bertamu ke markas Watford di Vicarage Road. (AFP/Ian Kington)
Harry Maguire melakukan kesalahan fatal saat Manchester United bertamu ke markas Watford di Vicarage Road. (AFP/Ian Kington)

Harry Maguire merupakan sosok yang penting bagi Manchester United. Selain berstatus sebagai kapten, Maguire adalah pemain utama di jantung pertahanan Setan Merah.

Akan tetapi, Maguire justru menjadi titik lemah di lini belakang Setan Merah. Maguire kerap melakukan kesalahan sehingga berujung pada gol yang bersarang di gawang David de Gea.

Maguire juga diusir dari lapangan saat Setan Merah dibantai tim papan bawah Watford. Meski tampil bagus di timnas Inggris, Maguire kini menjadi pemain terburuk di Manchester United.

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, published 23/11/2021)

Yuk Intip Posisi Manchester United di Liga Inggris

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel