5 Pemain One Hit Wonder di Piala Dunia: Populer Sekejap, Lalu Terlupakan Begitu Saja

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2022 menjadi ajang yang bisa mengubah nasib seseorang pemain dalam sekejap. Sang pemain awalnya tak dikenal, hingga dunia akhirnya mengetahui dan mengingat nama itu.

Nama seorang pemain sepak bola bisa saja melejit saat mampu tampi apik di ajang Piala Dunia. Warga dunia bisa jadi langsung mengelu-elukan namanya ketika tampil menakjubkan meski sebelumnya banyak yang tidak tahu nama itu.

Sejumlah klub besar di Eropa kemudian tertarik untuk merekrutnya. Selain untuk memanfaatkan jasanya karena mampu tampil bagus di Piala Dunia, klub juga ingin meningkatkan promosinya dengan merekrut sang pemain.

Sayangnya setelah mendapat perhatian banyak orang karena tampil baik di Piala Dunia, ada sejumlah pemain yang namanya kemudian tenggelam cepat karena penampilannya yang menurun. Publik menganggapnya sebagai pemain one hit wonder atau populer dalam sekejap.

Berikut 5 nama pemain one hit wonder yang namanya mulai populer dalam sekejap karena tampil apik di Piala Dunia. Simak juga momen yang membuatnya meraih kepopuleran sesaat.

 

1. Asamoah Gyan

6. Asamoah Gyan, striker asal Ghana itu pindah dari Al Ain ke Shanhai SIPG dengan harga 6,75 juta poundsterling dan gaji 227.000 poundsterling per pekan. (AFP/Khaled Desouki)
6. Asamoah Gyan, striker asal Ghana itu pindah dari Al Ain ke Shanhai SIPG dengan harga 6,75 juta poundsterling dan gaji 227.000 poundsterling per pekan. (AFP/Khaled Desouki)

Ghana sangat dekat untuk melangkah ke semifinal Piala Dunia 2010. Jika lolos ke babak semifinal maka Ghana jadi tim Afrika pertama yang berhasil lolos ke 4 besar turnamen bergengsi ini.

Pencapaian Ghana di Piala Dunia 2010 tidak lepas dari peran seorang Asamoah Gyan. Dia mampu mencetak tiga gol untuk Ghana pada turnamen ini.

Sayangnya di laga perempatfinal melawan Uruguay, pada momen yang bisa membuatnya jadi pahlawan malah membuatnya jadi pecundang. Dia gagal mengeksekusi penalti di menit-menit akhir hingga akhirnya Ghana kalah adu penalti dari Uruguay.

 

2. El-Hadji Diouf

El Hadji Diouf  - Diouf didatangkan Liverpool karena terpukau dengan aksinya di Piala Dunia 2002 bersama Senegal. Namun, Diouf ternyata biasa-biasa saja ketika baru bergabung bahkan Diouf tak mencetak satu gol pun di dua musimnya bersama Liverpool. (AFP/Odd Andersen)
El Hadji Diouf - Diouf didatangkan Liverpool karena terpukau dengan aksinya di Piala Dunia 2002 bersama Senegal. Namun, Diouf ternyata biasa-biasa saja ketika baru bergabung bahkan Diouf tak mencetak satu gol pun di dua musimnya bersama Liverpool. (AFP/Odd Andersen)

Penampilan Diouf bersama Senegal di Piala Dunia 2002 Korea Selatan dan Jepang memang sangat brilian. Bahkan dia terpilih masuk ke tim All-Star FIFA setelah Piala Dunia 2002.

Pada Piala Dunia 2002, Senegal bisa mengeliminasi Prancis di babak penyisihan grup hingga membuat Uruguay dan Swedia tersingkir. Nama Diouf kemudian tenar hingga menjadi incaran tim besar Eropa.

Setelah Senegal tersingkir dari Turki di perempat final, Diouf kemudian resmi berseragam Liverpool. Namun penampilan Diouf di Liga Inggris tidak secemerlang di Piala Dunia dan dia dianggap sebagai rekrutan terburuk Liverpool.

 

3. Oleg Salenko

Sebelum Piala Dunia 1994, Oleg Salenko belum pernah mencetak gol untuk Rusia. Namun penampilannya berubah drastis saat bermain di Piala Dunia edisi Amerika Serikat ini.

Dia mencetak satu gol dari titik penalti melawan Swedia meski timnya akhirnya kalah 1-3 di laga penyisihan grup. Selang beberapa hari, dia juga menyungbangkan lima gol saat menang 6-1 atas Kamerun, namun gagal mengantarkan Rusia ke 16 besar.

Enam gol yang dia cetak membuatnya menjadi top skor bersama pemain Bulgaria, Hristo Stoichkov. Akan tetapi, setelah itu namanya tenggelam karena tidak pernah tampil lagi bersama Rusia dan pensiun pada usia 31 karena masalah berat badan.

 

4. Salif Diao

Bersama dengan El-Hadji Diouf, Salif Diao juga memiliki peran penting saat Senegal membuat Prancis tidak lolos dari babak penyisihan grup Piala Dunia 2022. Dia juga mencetak gol saat menahan Denmark dan membuat Senegal lolos ke 16 besar.

Sayangnya dia harus keluar dari lapangan di laga melawan Denmark karena mendapat dua kartu kuning. Meski demikian, Liverpool tetap ngebet untuk merekrut gelandang pekerja keras ini.

Namun selama tiga musim di Anfield, dia hanya bermain dalam 37 laga. Salif Diao tidak mampu memperlihatkan penampilannya yang garang di Piala Dunia saat berseragam Liverpool.

 

 

5. Kleberson

Kleberson. Gelandang berusia 42 tahun ini tampil cemerlang bersama Timnas Brasil di Piala Dunia 2002 Jepang dan Korea. Sukses menjadi juara usai menang 2-0 atas Jerman, ia tampil dalam 5 laga termasuk partai final dengan torehan dua assist. (AFP/Pedro Ugarte)
Kleberson. Gelandang berusia 42 tahun ini tampil cemerlang bersama Timnas Brasil di Piala Dunia 2002 Jepang dan Korea. Sukses menjadi juara usai menang 2-0 atas Jerman, ia tampil dalam 5 laga termasuk partai final dengan torehan dua assist. (AFP/Pedro Ugarte)

Kleberson merupakan pemain penting saat Brasil menjadi juara Piala Dunia 2002. Meski berusia muda, dia mampu menunjukan kualitasnya menjadi pemain inti saat Brasil menghadapi Inggris.

Dia juga mampu menggagalkan setiap serangan Jerman di laga final Piala Dunia 2002 hingga memberikan umpan bagi gol Ronaldo. Hal ini membuat Manchester United untuk mendatangkannya ke Old Trafford.

Manchester United mendatangkan Kleberson bersama Cristiano Ronaldo. Namun nasib keduanya berbeda karena Ronaldo jadi superstar baru, sedangkan Kleberson dianggap suporter sebagai pembelian yang gagal.

Sumber: Goal Internasional

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel