5 Pemain Real Madrid Paling Moncer saat Jungkalkan Liverpool di Final Liga Champions: Thibaut Courtois Sempurna

Bola.com, Jakarta Real Madrid berhasil membungkam Liverpool pada laga final Liga Champions musim ini. Kemenangan yang diraih Madrid atas The Reds tak lepas dari performa moncer Thibaut Courtois di bawah mistar gawang.

Duel El Real versus Liverpool di Stade de France, Minggu (29/5/2022) dini hari WIB, sempat tertunda selama 36 menit. Laga terpaksa molor akibat adanya kekisruhan di luar stadion.

Real Madrid akhirnya menjadi juara setelah menang 1-0 atas The Reds. Gol tunggal kemenangan Madrid disarangkan Vinicius Junior pada menit ke-59.

Berkat hasil tersebut, Los Blancos berhak atas trofi juara Liga Champions musim ini. Madrid juga mempertegas statusnya sebagai raja di turnamen tersebut dengan mengoleksi 14 titel juara atau La Decimocuarta.

Sebelumnya, Los Blancos sukses mengangkat trofi Si Kuping Besar pada musim 1955/1956, 1956/1957, 1957/1958, 1958/1959, 1959/1960, 1965/1966, 1997/1998, 1999/2000, 2001/2002, 2013/2014, 2015/2016, 2016/2017, dan 2017/2018.

Lantas, siapa saja pemain Real Madrid yang tampil gemilang dalam duel melawan Liverpool di final Liga Champions? Berikut ini adalah ulasannya.

 

Federico Valverde

Federico Valverde merupakan salah satu pemain yang terlihat paling bekerja ekstra. Dia punya energi yang luar biasa saat bertahan maupun menyerang. Selain memberi assist untuk gol yang dicetak Vinicius, ia juga punya dua shots, dua sapuan, dua tekel. (AP/Frank Augstein)
Federico Valverde merupakan salah satu pemain yang terlihat paling bekerja ekstra. Dia punya energi yang luar biasa saat bertahan maupun menyerang. Selain memberi assist untuk gol yang dicetak Vinicius, ia juga punya dua shots, dua sapuan, dua tekel. (AP/Frank Augstein)

Valverde harus mendapat apresiasi atas kerja keras yang dilakukan. Valverde selalu ada dalam setiap momen penting Real Madrid, baik bertahan maupun menyerang. Dia punya energi yang luar biasa.

Valverde memberi assist untuk gol yang dicetak Vinicius. Tapi, bukan hanya itu kontribusinya. Valverde juga punya dua shots, dua sapuan, dua tekel, dan sekali melakukan intersep.

Valverde juga melakukan empat dribel sepanjang laga (2 sukses). Sungguh, performa yang bagus dari pemain asal Uruguay.

 

Karim Benzema

<p>Penyerang Real Madrid, Karim Benzema, menyebut kemenangan atas Liverpool tak mudah diraih pada laga final Liga Champions 2021/2022. (AFP/Franck Fife)</p>

Penyerang Real Madrid, Karim Benzema, menyebut kemenangan atas Liverpool tak mudah diraih pada laga final Liga Champions 2021/2022. (AFP/Franck Fife)

Benzema tidak mencetak gol pada laga final. Tapi, bukan berarti Benzema tampil buruk. Benzema memainkan peran yang sangat penting di atas lapangan dan bermain sebagai sebuah tim.

Benzema sempat mencetak gol pada akhir babak pertama, tetapi dianulir wasit karena offside. Sebelum gol offside, dia sebenarnya bisa mencetak gol tapi kehilangan momen untuk menendang bola.

Benzema bukan hanya menjadi tumpuan di lini depan. Dia juga melakukan tugas bertahan dengan baik. Benzema melakukan tiga kali sapuan bola, hanya kalah banyak dari bek Eder Militao.

 

Eder Militao

Eder Militao jadi sosok tembok di lini belakang Real Madrid. Pemain asal Brasil ini tampil disiplin, solid dan sulit ditembus para penyerang Liverpool. (AP/Manu Fernandez)
Eder Militao jadi sosok tembok di lini belakang Real Madrid. Pemain asal Brasil ini tampil disiplin, solid dan sulit ditembus para penyerang Liverpool. (AP/Manu Fernandez)

Selain Courtois, Militao juga tampil luar biasa di lini belakang. Militao sangat solid dan sulit ditembus, bahkan ketika Liverpool mengganti komposisi lini depan pada babak kedua.

Militao adalah pemain yang paling sering melakukan sapuan di kubu Madrid, delapan kali. Militao juga melakukan tiga intersep dan dua tekel. Militao sangat tangguh dalam duel-duel bola udara.

Satu hal yang unik dari Militao adalah dia tercatat melakukan 61 umpan, hanya kalah dari Toni Kroos dibanding pemain Madrid lain.

 

Vinicius Junior

Vinicius sangat kesulitan pada babak pertama. Dia beberapa kali punya opsi untuk melakukan serangan balik. Tapi, pemain asal Brasil kesulitan melewati Konate dalam duel satu lawan satu.

Tapi, pada akhirnya Vinicius datang pada momen yang tepat dan mencetak gol penentu kemenangan Real Madrid. Dia lepas dari posisi offside saat menerima bola tendangan Valverde.

Sepanjang laga, Vinicius hanya mampu melepas satu shot. Tapi, peluang itu yang menjadi gol.

 

Thibaut Courtois

Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois (tengah) melakukan selebrasi bersama rekannya usai berhasil menepis tendangan dari pemain Liverpool, Mohamed Salah saat laga final Liga Champions antara Liverpool melawan Real Madrid yang berlangsung di Stade de France, Saint Denis, Sabtu, 28 Mei 2022 waktu setempat. (AFP/Paul Ellis)
Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois (tengah) melakukan selebrasi bersama rekannya usai berhasil menepis tendangan dari pemain Liverpool, Mohamed Salah saat laga final Liga Champions antara Liverpool melawan Real Madrid yang berlangsung di Stade de France, Saint Denis, Sabtu, 28 Mei 2022 waktu setempat. (AFP/Paul Ellis)

UEFA menobatkan Courtois sebagai Man of the Match final Liga Champions. Gelar yang sangat layak didapatkan kiper asal Belgia itu. Courtois bermain sangat bagus dan membuat frustrasi para pemain lawan.

Courtois menepis tendangan keras Sadio Mane pada menit ke-21. Pada babak kedua, Mohamed Salah dibuat frustrasi oleh aksi-aksi brilian eks kiper Chelsea itu. Total, Courtois membuat sembilan penyelamatan.

Gelar juara Liga Champions 2021/2022 yang hanya mungkin diraih Madrid jika kipernya Courtois. Jika tidak, mungkin situasinya bakal berbeda.

Sumber: Berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin/Published: 29/05/2022)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel